Satelit Adalah

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Satelit? Mungkin anda pernah mendengar kata Satelit? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, fungsi, cara, posisi, kecepatan, kegunaan, manfaat dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Satelit: Pengertian Jenis, Fungsi Serta Cara Kerja Satelit

Pengertian Satelit

Satelit ialah sebuah benda yang mengitari atau mengelilingi pada benda lain dengan periode rotasi dan revolusi tertentu. Menurut KBBI, Satelit ialah bintang beredar yang mengelilingi bintang beredar yang lebih besar ataupun alat yang dilesatkan mengelilingi planet. Satelit tersebut bisa mengitari planet karena diperoleh gaya gravitas pada planet tersebut.


Jenis Jenis Satelit

Berikut ini terdapat beberapa jenis jenis satelit, yakni sebagai berikut:

  • Satelit Alami

Satelit alami ialah salah satu benda langit yang telah ada dan sudah mengitari pada sebuah planet. Bumi mempunyai satelit alami ialah bulan. saat mengitari bumi, bulan mendapati tiga gerakan secara bersamaan yakni rotasi, revolusi mengitari bumi dan revolusi mengitari matahari.


  • Satelit Buatan

Satelit buatan ialah benda langit buatan manusia yang mengitari suatu planet. Pembuatan satelit mempunyai jenis dan fungsi tertentu dengan tujuan untuk keperluan manusia itu sendiri.


  • Satelit Leo

Satelit leo berada pada garis mengitar rendah antara 500 km sampai 10.000 km dari permukaan bumi. Periode yang diperlukan oleh satelit jenis tersebut untuk revolusi yakni 2 hingga 6 jam.


  • Satelit Meo

Satelit meo berada pada garis mengitar menengah sekitar 10.000 km sampai 20.000 km dan memerlukan periode revolusi sekitar 6 sampai 12 jam.


  • Satelit Geo

Satelit geo berada pada jalur geostasioner sekitar 36.000 km dari permukaan bumi. Jalur tersebut mengakibatkan periode untuk revolusi satelit sama dengan rotasi bumi yakni 1 hari.


Fungsi Satelit Alami

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari satelit alami, yakni sebagai berikut:

  1. Secara tidak kategoris bisa melindungi jalur planet dari tabrakan dari benda langit seperti asteroid dan komet.
  2. Bisa mengelola kelajuan rotasi sebuah planet karena terdapat pengaruh dari gaya gravitasi.
  3. Menjadi penyelaras peredaran aliran air laut yang disebabkan berlangsungnya pasang surut laut.
  4. Bisa menyurutkan pengaruh yang keluar dari pemancaran sinar UV.
  5. Menjadi pencahayaan pada saat malam hari.

Fungsi Satelit Buatan

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari satelit buatan, yakni sebagai berikut:

  • Satelit navigasi berfungsi untuk pelayaran dan penerbangan.
  • Satelit geodesi berfungsi untuk pemetaan bumi.
  • Satelit komunikasi berfungsi untuk media komunikasi, misalnya tv, radio, telpon dan lain-lainnya.
  • Satelit meteorologi berfungsi untuk meneliti atmosfer bumi untuk memprediksi cuaca di bumi.
  • Satelit penelitian berfungsi untuk meneliti tata surya.
  • Satelit militer berfungsi sebagai media pertahanan negara.
Baca Lainnya :  Manajemen Pemasaran

Cara Kerja Satelit

Satelit yang mengitari bumi akan dikelola oleh Master Control Station di bumi. Pengelolaan satelit berlokasi pada puluhan ribu kilo meter dari bumi yang memakai sistem mekanis dan didasarkan pada dua sistem pengelolaan yakni Spin Stabillized Satellite dan Three Axiz Body Stabillized. Three Axiz Body Stabillized ialah pengelolaan letak satelit menurut pada sumbu koordinat X, Y dan Z. Dengan 3 sumbu itu maka akan didenahkan berupa letak pitch, roll dan yaw.


Stabillized Satellite ialah cara pengelolaan satelit dengan memobilisasi badan satelit dengan berotasi untuk menuju letak yang diperlukan. Secara teori, satelit akan diam pada lokasinya namun pada sebenarnya akan beralih dari jalur sesungguhnya. Umumnya komunikasi satelit memakai labih banyak transponders (perangkat otomatis) dan kondisi lain yang penting bagi hubungan komunikasi pada satelit yakni antena satelit karena antena berfungsi menjadi penerima perubahan pada setiap kawasan, bisa dibayangkan apabila antena lupa tersemat pada satelit, maka akan sulit untuk menerima suatu informasi.


Posisi Satelit

Posisi satelit pada orbitnya ada tiga macam, yaitu:

  1. Low Earth Orbit (LEO): 500-2.000 km di atas permukaan bumi.
  2. Medium Earth Orbit (MEO): 8.000-20.000 km di atas permukaan bumi.
  3. Geosynchronous Orbit (GEO): 35.786 km di atas permukaan bumi.

Kecepatan Satelit

Berikut ini adalah Kecepatan Satelit Mengelilingi Bumi, yaitu:

Sebuah satelit berada pada ketinggian h di atas permukaan Bumi yang memiliki jari-jari R. Satelit tersebut bergerak mengelilingi Bumi dengan kecepatan v. Satelit mendapatkan gaya gravitasi sebesar mga  yang arahnya menuju pusat Bumi, ketika satelit bergerak melingkar mengitari Bumi. Gaya yang bekerja pada sebuah benda yang sedang bergerak melingkar dan arah-nya menuju pusat lingkaran disebut gaya sentripetal. Melalui penurunan persamaan gerak melingkar.

Contoh 2.6

Sebuah satelit mengorbit Bumi pada jarak 3.600 km di atas permukaan Bumi. Jika jari-jari Bumi = 6.400 km, percepatan gravitasi dipermukaan Bumi g = 10 m/s2 , dan gerak satelit dianggap melingkar beraturan, hitung kelajuan satelit dalam km/s.

Jawab

Satuan kelajuan yang diharapkan adalah km/s maka percepatan gravitasi di permukaan Bumi g harus diubah dulu dari m/s2  menjadi km/s dan diperoleh g = 0,01 km/s2 .


Kegunaan dan Manfaat dari Satelit

Berikut ini merupakan kegunaan dan manfaat satelit, yaitu:
Satelit digunakan hampir setiap hari oleh semua orang . Meskipun Anda tidak dapat melihatnya, mungkin akan ada yang bepergian di atas Anda hari ini. Satelit digunakan untuk banyak hal seperti komunikasi, oseanografi, astronomi, pengawasan, dan berbagai hal lainnya juga. Mereka membantu banyak ilmuwan mendapatkan pandangan perseptif pada semua jenis objek di mana pun di dunia.

1. Komunikasi

Manfaat Satelit komunikasi bekerja tanpa henti 24 jam sehari untuk menjaga seluruh dunia terhubung bersama. Sampai baru-baru ini NASA menjadi satu-satunya satelit yang diluncurkan, tetapi sekarang banyak perusahaan swasta mendapat manfaat dari apa yang dapat dilakukan satelit. Setelah satelit menjadi geosinkron, berputar dengan orbit bumi, satelit siap bekerja. Ini kemudian mengirim pesan ke stasiun bumi, stasiun bumi menerima pesan-pesan ini dengan menggunakan perangkat yang disebut transponder. Yang menyela pesan dan kemudian mendistribusikannya. Dengan melakukan ini stasiun satelit dapat daripada mengangkut layanan telepon, data, atau transmisi televisi ke hampir di mana saja. Satelit komunikasi ini digunakan untuk hal-hal seperti panggilan telepon di luar negeri atau mengirim 150 saluran ke ruang tamu Anda. Kemajuan baru tampaknya berfokus pada pengemasan lebih banyak informasi ke dalam frekuensi, karena hampir semua pemancar frekuensi digunakan. Dan ini akan memungkinkan semakin banyak perusahaan untuk mengangkut semua jenis data.

Baca Lainnya :  Pameran Seni Rupa

2. Oseanografi

Penggunaan lain untuk satelit adalah di bidang oseanografi. Pada tahun 1798, tiga satelit oseanografi pertama keluar dan meskipun mereka tidak berbuat banyak, mereka memimpin penemuan besar. Sekarang para ilmuwan kelautan dan ahli biologi kelautan dapat mendeteksi hampir semua yang terjadi di lautan. Mereka menggunakan satelit untuk mendeteksi pengaruh laut terhadap lingkungan, menganalisis pola gelombang, memantau kehidupan permukaan laut, menganalisis kecenderungan dan arus lautan, dan mendapatkan pandangan sinoptik lengkap tentang lautan. Hal-hal ini membantu mereka memberi tahu Anda seperti apa air itu, dan membantu mereka mencari tahu tentang kehidupan laut.


3. Astronomi

Satelit astronomi kebanyakan teknologi baru. Satelit-satelit ini dipasang di satelit yang mengorbit bumi atau di pesawat antariksa yang dalam, dan karenanya dapat memberi kita pandangan yang tidak terhalang tanpa mengganggu atmosfer bumi. Manfaat Satelit ini membawa detektor untuk merekam radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang lebih pendek dari cahaya tampak banyak teknik astronomi satelit yang berbeda digunakan, salah satu yang lebih umum adalah ultraviolet.


Contoh Satelit Alami

Berikut ini adalah daftar nama satelit alamiah dari delapan planet yang ada dalam sistem tata surya beserta nama penemu dan tahun penemuannya, yaitu sebagai berikut: 
Planet
Nama Satelit
Penemu
Tahun
Merkurius
Venus
Bumi
Bulan
Mars
Phobos
Hall
1877
Deimos
Hall
1877
Jupiter
Amalthea/Fifth
Barnard
1892
Io
Galileo
1610
Europa
Galileo
1610
Ganymede
Galileo
1610
Callisto
Galileo
1610
Leda
Kowal
1974
Himalia/Sixth
Perrine
1904
Lysithea/Seventh
Perrine
1905
Elara/Tenth
Nicholson
1938
Ananke/Twelfth
Nicholson
1951
Came/Elevent
Nicholson
1938
Pasiphae/Eighth
Melote
1908
Sinope/Ninth
Nicholson
1914
XIV/Foutinth
Kowal
1975
Saturnus
Mimas
Herschel
1789
Enceladus
Herschel
1789
Tethys
Cassini
1684
Dione
Cassini
1684
Rhea
Cassini
1672
Titan
Huygens
1655
Hyperion
Bond
1848
Iapertus
Cassini
1671
Phoebe
Pickerin
1898
Janus
Dolfus
1966
Pan
?
?
Atlas
?
?
Promentheus
?
?
Pandora
?
?
Ephiteus
?
?
Telesto
?
?
Calypso
?
?
Helena
?
?
Uranus
Miranda
Kuiper
1948
Ariel
Lassell
1851
Umbriel
Lassell
1851
Titania
Herschel
1787
Oberon
Herschel
1787
Neptunus
Triton
Lassell
1846
Nereid
Kuiper
1949

Contoh Satelit Buatan

Berikut ini adalah beberapa contoh satelit-satelit yang dimiliki oleh Indonesia beserta tahun mulai operasi dan akhir operasi dan juga perusahaan pengelolanya, yaitu sebagai berikut:
No.
Nama
Mulai Operasi
Akhir Operasi
Pengelola
1.
Palapa A1
1976
1985
Perumtel
2.
Palapa A2
1977
1988
Perumtel
3.
Palapa B1
1983
1990
Perumtel
4.
Palapa B2
1984
Gagal
Perumtel
5.
Palapa B2P
1987
1996
Perumtel & Satelindo
6.
Palapa B2R
1990
2000
Perumtel
7.
Palapa B4
1992
2005
Telkom
8.
Palapa C1
1996
1999
Satelindo
9.
Palapa C2
1996
2011
Indovision
10.
Indostar I (Cakrawarta I)
1997
2011
Indovision
11.
Telkom-1
1999
2016
Telkom
12.
Garuda-1
2000
2015
Asia Cellular Satellite (ACes)
13.
Telkom-2
2005
Aktif
Telkom
14.
INASAT-1
2006
Satelit pertama buatan Indonesia
15.
LAPAN-TUBSAT
2007
Satelit mikro pertama buatan Indonesia
16.
Indostar
2009
2024
Indovision
17.
Palapa D
2009
2024
Indosat
18.
Telkom-3
2011
2026
Telkom
 
Daftar hanya menunjukkan satelit yang dimiliki oleh Indonesia, tetapi bukan berarti kita hanya bisa menggunakan satelit tersebut. Banyak juga satelit milik negara lain yang beroperasi di Indonesia. Hal ini dikarenakan daya cakup satelit yang sangat luas sehingga bisa mencakup banyak negara bahkan benua sekaligus. Contohnya Thaicom 4 milik Thailand, Apstar 9 milik Cina, dan Koreasat 5 milik Korea serta masih banyak yang lainnya.

Baca Lainnya :  √Talamus: Pengertian, Fungsi, Letak, Struktur Serta Bagiannya Lengkap

Demikian Penjelasan Materi Tentang Satelit Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi, Cara, Posisi, Kecepatan, Kegunaan, Manfaat dan Contoh  Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.