√Wajib Pajak: Pengertian, Golongan, Jenis, Hak dan Kewajiban

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Wajib Pajak? Mungkin anda pernah mendengar kata Wajib Pajak? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, golongan, jenis, hak dan kewajiban. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Wajib Pajak: Pengertian, Golongan, Jenis, Hak dan Kewajiban

Pengertian Wajib Pajak

Wajib pajak ialah orang individu pajak yang berdasarkan ketetapan peraturan perundang-undangan perpajakan dijelaskan untuk melaksanakan kewajiban perpajakan, termasuk pengutip pajak atau pengambil pajak tertentu. Wajib pajak bisa berbentuk wajib pajak orang individu.

Definis wajib pajak individu (pribadi) ialah setiap orang individu yang mempunyai bayaran di atas bayaran tidak kena pajak. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP), melainkan dijelaskan dalam undang-undang. Sebaliknya definisi wajib pajak badan ialah badan yang mempunyai kewajiban perpajakan sebagai pembayar pajak, pengambil atau pengutip pajak, tergolong bentuk usaha permanen dan pemborong ataupun mekanik di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi.

Golongan Wajib Pajak

Berikut ada 2 golongan wajib pajak, antara lain sebagai berikut:

1. Wajib Pajak Berdasarkan Subjeknya

Berdasarkan subjeknya, terdapat beberapa wajib pajak antara lain:

a. Wajib Pajak Individu (Pribadi)

  • Wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari usaha
  • Wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari pekerjaan bebas
  • Wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari pekerjaan

b. Wajib Pajak Badan

  • Badan hak Pemerintah (misalnya, BUMN dan BUMD)
  • Badan hak Swasta (misalnya, PT, CV, Koperasi, Lembaga dan Yayasan)

c. Wajib Pajak Petugas Keuangan Sebagai Pengambil dan Pengutip Pajak

  • Petugas keuangan Pemerintah Pusat
  • Petugas keuangan Pemerintah Daerah

2. Wajib Pajak Berdasarkan Tempat Terdaftarnya

Berdasarkan tempat terdaftarnya, terdapat beberapa wajib pajak antara lain

  • Wajib Pajak tempat tinggal atau individual
  • Wajib Pajak Pusat
  • Wajib Pajak Cabang dan Wajib Pajak Individu (Pribadi) Tertentu.

Jenis Wajib Pajak

Berikut ini terdapat 3 jenis wajib pajak, antara lain sebagai berikut:

  • Wajib Pajak Individu (Pribadi)

Wajib Pajak individu (pribadi) diberikan oleh wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari usaha, wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari pekerjaan bebas serta wajib pajak individu (pribadi) yang mempunyai memperoleh dari pekerjaan.

  • Wajib Pajak Badan

Wajib pajak Badan ini diberikan oleh Badan usaha hak pemerintah dan badan usaha hak swasta.

  • Wajib Pajak Petugas Keuangan Sebagai Pengambil dan Pengutip Pajak

Wajib pajak petugas keuangan sebagai pengambil dan pengutip pajak ini dibuat oleh petugas keuangan Pemerintah Pusat dan petugas keuangan Pemerintah Daerah.

Hak dan Kewajiban Wajib Pajak

Jika individu, badan atau pengambil dan pengutip pajak telah mencukupi syarat subjektif dan objektif sebagai wajib pajak, kemudian kepadanya telah terdapat hak dan kewajiban perpajakan.

Hak Wajib Pajak

Berikut ini adalah hal wajib pajak antara lain:

  1. Hak tempat keunggulan pajak, setiap penyetoran wajib pajak yang diberikan ke Kantor Pelayanan Pajak kelihatan terdapat keunggulan penyetoran, kemudian telah dikembalikan terhadap Wajib Pajak.
  2. Hak dalam investigasi, seperti hak untuk meminta Surat Perintah Investigasi, hak untuk meminta Tanda Pengenal petugas investigasi, hak untuk meminta penjelasan alasan dibuatkan investigasi, hak untuk meminta klarifikasi selisih hasil investigasi dan hak untuk hadir dalam pengkajian akhir hasil investigasi.
  3. Hak untuk menyajikan penolakan, banding dan pemeriksaan kembali atas hasil investigasi.
  4. Hak untuk dipelihara kerahasiaan dokumen Wajib Paja dan sebagainya.

Kewajiban Wajib Pajak

Setelah mendapati hak wajib pajak, setelah itu ialah kewajiban wajib pajak sebagai berikut:

  1. Mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu NPWP, misalnya setika orang individu telah mempunyai pendapatan di atas PTKP, kemudian telah wajib pajak mendaftarkan diri untuk mendapati NPWP.
  2. Kewajiban untuk membayar, mengambil atau mendapat dan menyampaikan pajak yang terutang.
  3. Kewajiban dalam keadaan dikontrol misalnya wajib memberitahukan atau memperlihatkan data-data penunjang yang diminta oleh tim pengawas. Wajib datang menjawab panggilan pada saat dikontrol dan sebagainya.
  4. Kewajiban menyerahkan dokumen, misalnya bagi perantara pun termasuk lembaga pemerintah, badan instansi asosiasi dan yang lain harus menyerahkan dokumen yang diminta oleh Kantor Pelayanan Pajak.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Wajib Pajak: Pengertian, Golongan, Jenis, Hak dan Kewajiban
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya

 

Baca Lainnya :  √Kelompok Sosial: Pengertian, Ciri, Macam Serta Syarat Kelompok Sosial
Baca Lainnya :  √Tajuk Rencana: Pengertian, Ciri, Struktur, Fungsi, Tujuan Serta Contoh
Baca Lainnya :  √20 Pengertian Pajak Menurut Para Ahli dalam Bukunya