√Usus Halus: Pengertian, Struktur, Komponen, Enzim Serta Fungsinya

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Usus Dua Belas Jari? Mungkin anda pernah mendengar kata Usus Dua Belas Jari? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, bagian, ciri serta fungsinya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Usus Halus: Pengertian, Struktur, Komponen, Enzim Serta Fungsinya

Pengertian Usus Halus

Usus halus ialah komponen sirkulasi penghancuran yang berlokasi antara lambung dan usus besar. Usus halus terdiri atas 3 komponen utama yakni usus dua belas jari, usus kosong dan usus pencernaan. Pada usus dua belas jari diperoleh 2 lokasi sirkulasi yakni dari pankreas dan kantung empedu.

Usus halus berupa seperti silinder sempit yang berliku-liku dan memadati komponen perut bawah. Fungsi pokok usus halus yakni untuk melaksanakan pencernaan secara kimiawi dan pencernaan makanan. Usus halus mempunyai kaliber kurang lebih 2 cm dan panjang sekitar 6 meter, sehingga usus halus disebut dengan sel pencernaan terpanjang pada tubuh manusia.

Struktur Usus Halus

Berikut ini terdapat beberapa struktur dari usus halus, yakni sebagai berikut:

  • Struktur Serosa

Ialah struktur terluar dari atas pembuluh darah, limfe serta saraf. Struktur serosa usus halus berbentuk membran ikat yang disungkup oleh peritoneum visceral. Struktur serosa mempunyai jalan napas kecil lokasi keluarnya senyawa serosa yang berperan sebagai pelumas aktivitas otot.

  • Struktur Otot

Struktur otot pada usus halus ialah struktur otot polos yang beraktivitas tanpa dimulai. Diperoleh dua jenis serat pada otot, yakni serat otot longitudinal dan serat otot sirkuler. Gabungan peregangan kedua jenis otot tersebut akan memperoleh aktivitas peristaltik usus yang berperan untuk membendung makanan dan memasukkan ke sel pencernaan berikutnya.

Baca Lainnya :  √Novel: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri Serta Unsur Novel
  • Struktur Submukosa

Struktur submukosa berbentuk struktur membran ikat longgar yang mengandung pembuluh darah, limfe, saraf serta kelenjar lendir. Pembuluh darah di struktur submukosa usus halus memiliki kontribusi penting dalam menyalurkan makanan yang sudah diserap.

  • Struktur Mukosa

Struktur mukosa dirangkai oleh organ epitel yang simpel dan membran ikat tipis. Struktur mukosa mempunyai organ goblet yang dapat memperoleh lendir. Lendir tersebut berupa sekresi dari semua kelenjar yang diperoleh dari usus halus. Struktur yang pembuatannya dihasilkan oleh hormon sekretin dan enterokirin tersebut disebut dengan intestinal juice.

Komponen Usus Halus

Berikut ini terdapat 3 komponen yang ada di usus halus, yakni sebagai berikut:

  • Usus Dua Belas Jari

Usus dua belas jari ialah bagian dari usus halus yang diposisi sesudah lambung dan mengaitkan ke usus kosong dengan panjang sekitar 25 sampai 38cm. Bagian usus dua belas jari ialah bagian terkecil dari usus halus, dimulai dari bulbo usus dua belas jari dan berhenti di ligamentum Treitz. Usus dua belas jari adalah sel retroperitoneal, yang tidak tersalut semuanya oleh membran peritoneum. pH usus dua belas jari yang standar sekitar 9 derajat.

Pada usus halus diperoleh bentuk histologis yang disebut dengan kelenjar brunner yang memperoleh lendir berbentuk basa untuk menopang pengisapan dan netralisasi pH makanan. Usus dua belas jari tergolong sel retroperitoneal, karena tidak semuanya terkunci oleh membran peritoneum. Sirkulasi pankreas dan empedu terkait langsung dengan usus halus, getah pankreas berfungsi untuk mengurai makanan, sementara empedu berfungsi untuk mengurai dan penghancuran lemak. Hasil penghancuran lambung yang masuk ke usus dua belas jari disebut dengan Chyme. Usus dua belas jari tersebut berfungsi untuk mengatur, menawarkan, mengurai dan penghancuran chyme tersebut.

  • Usus Kosong

Usus kosong ialah bagian tengah dari usus halus. Panjang dari usus halus yakni antara 1 sampai 5 meter. Istilah usus halus bersumber dari bahasa inggris yakni kata sifat “Jejune” yang berarti lapar. Pengertiannya dirangkai dari bahasa latin yakni kata “Jejunus” yang berarti kosong. Usus kosong berlokasi tertumpuk dan tertahan oleh mesenterium, berlokasi yang tertumpuk tersebut menguatkan usus kosong untuk beraktivitas selama proses pencernaan terjadi. Usus kosong tersebut mempunyai luas permukaan yang sangat besar sehingga terwujud keliman-keliman ususnya. Pada permukaannya diperoleh benjolan berupa seperti jari yang disebut dengan vili. Benjolan tersebut berperan untuk menghisap nutrisi makanan. Fungsi utama dari usus kosong ialah  untuk penguraian nutrisi, menghisapan nutrisi lipofilik dan menghisapan air. Untuk membedakan usus kosong dengan usus dua belas jari umumnya tertampak dengan mulai menyusutnya kelenjar brunner saat memasuki usus kosong dan mengembangnya jumlah vili yang ada. Sementara untuk pengukuran untuk membedakan usus kosong dengan ileum agak sulit dilakukan secara makroskopis karena komponennya agak sama.

Baca Lainnya :  √Oogenesis: Pengertian, Tahapan, Proses dan Faktornya
  • Usus Pencernaan

Usus pencernaan ialah bagian usus halus yang terakhir. Pada proses pencernaan pada manusia, usus pencernaan mempunyai panjang antara 2 sampai 4 meter. pH ileum sekitar antara 7 sampai 8. Pada usus pencernaan juga diperoleh komponen seperti benjolan yang disebut dengan vili. Sama seperti pada usus kosong, vili tersebut berfungsi untuk menghisap nutrisi seperti gula, asam amino, asam lemak, gliserol, vitamin serta mineral. Usus pencernaan berfungsi untuk menghisap vitamin B, garam empedu dan makanan yang tidak dihisap di usus kosong.

Enzim Pada Usus Halus

Berikut ini terdapat beberapa enzim yang diperoleh dari usus halus, yakni sebagai berikut:

  • Enzim Enterokinase, ialah enzim yang berperan buat mengganti tripsinogen menjadi tripsin.
  • Enzim Maltase, ialah enzim yang berperan buat mengganti maltosa menjadi glukosa dan galaktosa.
  • Enzim Sukrase, ialah enzim yang berperan buat mengganti sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.
  • Enzim Lipase Usus, ialah enzim yang berperan buat mengganti lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  • Enzim Erepsin atau dipeptidase, ialah enzim yang berperan buat mengganti pepton menjadi asam amino.
  • Enzim Disakarase, ialah enzim yang berperan buat mengganti disakarida menjadi monosakarida.

Fungsi Usus Halus

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari usus halus, yakni sebagai berikut:

  1. Usus Dua Belas Jari, berfungsi buat membendung struktur dari lambung menjadi struktur yang lebih minim sehingga bisa dipakai oleh tubuh.
  2. Usus Kosong, berfungsi buat melaksanakan pencernaan berbagai macam struktur, berupa air, karbohidrat, protein dan vitamin erta struktur yang berbentuk lipofilik.
  3. Usus Penyerapan, berfungsi buat pencernaan garam, vitamin B dan struktur makanan yang tidak dihisap oleh usus kosong.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Usus Halus: Pengertian, Struktur, Komponen, Enzim Serta Fungsinya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

 

Baca Lainnya :  Medan Listrik : Pengertian, Sifat, Rumus dan Contoh Medan Listrik
Baca Lainnya :  √Lapisan Atmosfer: Pengertian, Fungsi dan 5 Susunan Lapisan Atmosfer
Baca Lainnya :  Makalah Ciliata