√Transportasi Pasif: Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi Pasif

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Transportasi Pasif? Mungkin anda pernah mendengar kata Transportasi Pasif? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian dan jeni-jenis. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Transportasi Pasif: Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi Pasif

Bentuk dan susunan selaput organ terdiri dari 50% lemak dan 50% protein, membentuk organel organ tersebut berupa semipermeabel atau hati permeabel, yakni sekedar bisa dilampaui air dan elemen khusu yang bercampur didalamnya sehinngga ia berperan sebagai pengelola putaran zat atas pemindahan dari dan keluar organ.

Pengertian Transportasi Pasif

Transport pasif ialah jenis pemindahan ion, pertikel dan larutan yang tidak membutuhkan daya untuk melalui selaput plasma. Transpor pasif bisa berlangsung apabila diperoleh perbandingan pemusatan antara 2 elemen.

Jenis Jenis Transportasi Pasif

Berikut ini terdapat 3 jenis jenis transport pasif, yakni sebagai berikut:

Difusi

Difusi ialah kejadian bergerak atau beranjaknya suatu elemen dalam bercampur dari tahap bersentralisasi tinggi ke tahap yang bersentralisasi rendah. Perbandingan sentralisasi pada dua campuran disebut dengan gradien sentralisasi. Difusi akan terus berlangsung hingga semua molekul tersebar luas secara meluas ataupun menggapai keadaan kesejajaran di mana peralihan partikel teratur berlangsung meskipun tidak terdapat perbandingan sentralisasi.

Difusi

  • Contoh Difusi

Contoh difusi ialah pemberian gula pada laurtan teh hambar yang sedikit demi sedikit laurtan tersebut menjadi manis; uap air dari ceret tersebut yang berdifusi dalam udara. Difusi yang sangat sering berlangsung yakni difusi molekuler, difusi tersebut berlangsung apabila terjadi peralihan dari susunan partikel yang hening dari padat atau zat alir.

Osmosis

Osmosis ialah peristiwa utama transpor pasif, di mana partikel air berdifusi melalui salaput yang berupa selektif permeabel. Dalam struktur osmosis, diketahui senyawa hipertonik, yakni senyawa yang mempunyai sentralisasi tercampur tinggi, senyawa hipotonik yakni senyawa dengan sentralisasi tercampur rendah dan senyawa isotonik yakni dua senyawa yang mempunyai sentralisasi tercampur sama. Ketika diperoleh dua senyawa dengan sentralisasi yang tidak sama, maka partikel air melalui selaput hingga kedua senyawa sebanding.

Osmosis

Dalam struktur osmosis pada senyawa hipertonik, beberapa besar partikel air terjalin ke partikel gula yang terlarut sehingga sekadar sedikit partikel air yang leluasa dan dapat melalui selaput. Sementara senyawa hipotonik mempunyai lebih banyak partikel air yang leluasa, sehingga lebih banyak partikel air yang melalui selaput. Sebab itu, dalam osmosis sirkulasi netto partikel air yakni dari partikel hipotonik menuju ke hipertonik.

  • Contoh Osmosis

Contoh peristiwa osmosis ialah air senyawa yang walaupun mempunyai berbagai jenis elemen senyawa, partikel airnya konsisten akan beralih ke senyawa gula yang sentralisasinya lebih tinggi.

Difusi Terfasilitasi

Difusi terfasilitasi ialah transpor pasif difusi yang memerlukan pertolongan protein, misalnya enzim. Contoh transpor pasif melewati difusi tertunjang bisa dijumpai pada mikroba E. coli. Apabila dialihkan ke standar yang menyimpan laktosa, maka mikroba tersebut metabolismenya hendak menyusut. Salah satu AKibatnya ialah selaput organnya tidak dapat dilewati oleh laktosa. Tetapi Sesudah beberapa menit, laktosa beranjak dapat masuk karena terjadinya enzim permease dalam organ.

Difusi Terfasilitasi

Enzim permease ialah protein selaput organ yang mengadakan jalan bagi laktosa supaya dapat melalui dua susunan fosfolipid selaput organ. Difusi terkait pada suatu proses transpor dari selaput organ seperti permease tersebut disebut dengan difusi tertolong.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Transportasi Pasif: Pengertian dan Jenis-Jenis Transportasi Pasif
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

Baca Lainnya :  Pranata Politik
Baca Lainnya :  √Valuta Asing: Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Jenis dan Pelaku
Baca Lainnya :  Sistem Pencernaan Pada Hewan Ruminansia (Memamah Biak)