Teks Anekdot

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Teks Anekdot? Mungkin anda pernah mendengar kata Teks Anekdot? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, ciri, struktur, kaidah kebahasaan dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Teks Anekdot: Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contoh

Pengertian Teks Anekdot

Teks anekdot adalah sebentuk dongeng atau kisah ringkas jenaka dan memikat yang bisa jadi memvisualkan keadaan pribadi atau suatu kondisi spesifik.

Teks Anekdot tidak serupa sekedar komedi. Karena biasanya anekdot terkenal misalnya tamsil natural terhadap suatu kondisi. Contoh anekdot cukup berjenis, bentuk yang dongeng atau ceritanya bertemakan kondisi kehidupan, bersekolah, perguruan dan sebagainya. Amanat juga menjadi tajuk yang kerap kali dihikayatkan dalam anekdot. Amanat itu bisa menuju untuk lingkungan politik, akomodasi masyarakat, rakyat dan tempat.

Pada umumnya, dongeng atau kisah anekdot tidak perlu berjenjang. Sebab itu yang terpenting adalah pendek dan konsisten dengan susunan dan aturan kebahasaan anekdot. Tujuan dongong atau kisah anekdot adapay agar pembaca atau penontonnya tertawa dan terpukau.


Ciri Ciri Teks Anekdot

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri dari teks anekdot, yakni sebagai berikut:

  1. Dongeong atau kisah merupakan menasehati dan bisa membentuk para pendengar atau penonton tertarik
  2. Diperoleh bagian komikal dan komedi dalam dongeng atau kisah
  3. Dongeng atau kisah bisa menjadi menjelaskan tentang orang berpengaruh
  4. Berisi bagian kiasan
  5. Dongeng atau kisah hampir sama dengan hikayt, meskipun kadang kala diambil dari sejarah sesungguhnya
  6. Diceritakan dengan arti yang spesifik
  7. Menceritakan keadaan tingkah laku makhluk hidup yang terlihat nyata dan terpatri secara umum
Baca Lainnya :  √Genre Musik: Pengertian, Fungsi, Bagian Serta Macam-Macamnya

Struktur Teks Anekdot

Berikut ini terdapat 7 struktur dari teks anekdot, yakni sebagai berikut:

  • Orientasi

Orientasi yaitu bentuk isinya berisi berfaedah tentang keadaan maupun bentuk rangka kejadian tersebut terjadi.

  • Abstraksi

Abstraksi yaitu kisah pendahuluan tentang isi teks yang akan diceritakan.

  • Krisis

Krisis yaitu bentuk teks  yang berfaedah tentang inti problem yang diceritakan dalam teks anekdot.

  • Re-Orientasi

Re-orientasi yaitu bentuk penutup dari teks atau akhir dari teks.

  • Event

Event dalam perihal itu bermakna kondisi rangkaian kejadian atau kisah yang terjadi.

  • Koda

Koda yaitu pergantian yang terikat dan dihadapi oleh pemain.

  • Reaksi

Reaksi yaitu langkah penyelesaian peristiwa yang terjalin dengan utama problem yang dampak pada bagian genting.


Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Berikut ini terdapat beberapa kaidah kebahasaan teks anekdot, yakni sebagai berikut

  • Menjalankan kata periode lampau, misalnya aku tidak bisa tidur sampai larut malam
  • Menjalankan ungkapan retoris, misalnya siapakah kamu?
  • Menjalankan kata sambung ataupun kata (peng)hubung
  • Menjalankan kata kerja, misalnya buat, datang, lihat dan petik
  • Menjalankan kalimat perintah (inversif)

Contoh Teks Anekdot

Berikut ini salah satu contoh dari teks anekdot, yakni sebagai berikut:

  • Nasihat dari Orang Tua

Suatu Malam hari menjadi batas yang akurat untuk berhimpun dengan keluarga, hanya menonton televisi bersama maupun berbincang-bincang santai perihal profesionalisme guru ialah guru favorit. Malam itu ayah menyampaikan amanat kepada Rani dan Toni maka di dalam hidup berusaha harus memperbanyak pengetahuan dan belajar memperbanyak hal serta rajin berteman dengan siapapun baik di sekolah ataupun di sekitar masayarakat.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Teks Anekdot: Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi