Tanda Baca

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Tanda Baca?Mungkin anda pernah mendengar kata Tanda Baca? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, Macam, Fungsi, Dan Contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Tanda-Baca

 

Pengertian Tanda Baca

Tanda baca merupakan tanda yang ada di setiap kalimat, dan berbentuk simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Biasanya tanda baca di gunakan sebagai penjelas dalam sebuah kalimat


Pengertian Tanda Baca Menurut Para Ahli

Berikut adalah pengertian tanda baca menurut para ahli antara lain  yakni:


1. Menurut Dr. Gorys Keraf dalam buku komposisi

Menurut Dr. Gorys Keraf dalam buku komposisi sebuah pengantar kemahiran Berbahasa Indonesia halaman 13, bahwa tanda baca adalah tanda – tanda atau gambar – gambar yang menggambarkan unsure –  unsure suprasemental dalam tutur untuk memudahkan pembaca mengikuti jejak bahasa lainnya.


2. Menurut Drs. Abdullah

Menurut Drs. Abdullah tanda baca adalah tanda yang digunakan untuk menjelaskan maksud penulis agar informasi disampaikan tanda serah terima oleh pembaca.


3. Menurut Prof. Dr. Dp.Tampubolon dalam bukunya

Menurut Prof. Dr. Dp.Tampubolon dalam bukunya yang bejudul Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien, halaman 33 mengemukakan bahwa tanda baca ialah lambang – lambang tulisan yang dipergunakan oleh penulis untuk melambangkan berbagai aspek bahasa lisan yang bukan bunyi – bunyi bahasa (fonem – fonem).


4. Menurut Fachruddin, A.G. dalam buku bahasa Indonesia

Menurut Fachruddin, A.G. dalam buku bahasa Indonesia (buku Pegangan Mata Kulia Dasar Umum) halaman 33 tanda baca adalah tanda yang digunakan untuk melambangkan bahasa.


5. Menurut KBBI

Menurut KBBI tanda baca adalah tanda yang digunakan dalam sistem ejaan seperti titik, koma dan lain sebagainya.

Baca Lainnya :  √Usus Halus: Pengertian, Struktur, Komponen, Enzim Serta Fungsinya

Fungsi Tanda Baca Secara Umum

Berikut adalah beberapa fungsi tanda baca secara umum antara lain yakni:

  1. Menghubungkan ataupun memisahkan bagian kalimat.
  2. Menunjukkan cirri khas suatu kalimat dan penjelasan suatu sematis konteks kalimat.
  3. Memisahkan unsure – unsure dalam suatu perincian.
  4. Menciptakan kesesuaian untuk keselarasan dan pengaturan vocal seseorang dengan adanya tanda dalam suatu perincian.
  5. Untuk mengatur jeda ketika seseorang membaca suatu kalimat.
  6. Untuk mengatur intonasi dalam pembacaan suatu kalimat.
  7. Untuk memberi penegasan kalimat (seperti kalimat tanya, kalimat perintah dan lain sebagainya).
  8. Untuk menunjukkan tata kata yang ada di dalam suatu tulisan.

Macam-Macam dan Contoh Penggunaan Tanda Baca


1. Tanda Titik (.)

Pertama adalah tanda titik atau yang sering disimbolkan dengan simbol (.)


Fungsi dan pemakaian tanda titik:

  • Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
  • Diletakan pada akhir sinkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan
  • Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum

Contoh Penggunaan Tanda Baca Titik:

  1. Bola itu berbentuk bundar.
  2. Rara tiba pukul 15. 30.

2. Tanda Koma (,)

Kedua adalah tanda koma atau yang sering disimbolkan dengan simbol (,)


Fungsi dan pemakaian tanda Koma:

  • Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
  • Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,
  • Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dakam kalimat, dll.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Koma:

  1. Rini, Riri, dan Reni bermain lompat tali
  2. Ibu membuat kue nastar, kue putri salju dan kue lidah kucing

3. Tanda Kurung ( ( ) )

Ketiga adalah tanda kurung atau yang sering disimbolkan dengan simbol ( ( ) )


Fungsi dan pemakaian tanda Kurung:

  • Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
  • Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan
  • Mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan

Contoh Penggunaan Tanda Baca Kurung:

  1. Badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan indonesia atau biasa disebut ( BPUPKI)
  2. Dilaksanakan sesuai dengan GBHN (Garis Besar Haluan Negara)

4. Tanda Petik Tunggal (‘ ‘)

Keempat adalah tanda petik tunggal atau yang sering disimbolkan dengan simbol (‘ ‘)


Fungsi dan pemakaian tanda Petik Tunggal:

  • Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
  • Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing

Contoh Penggunaan Tanda Baca Petik Tunggal:

  1. Dia bilang padaku ‘jangan kau ganggu dia’, seketika itu aku ingin mengingatkannya kembali.” UjarDidi.
  2. Handsome berarti ‘ganteng’

5. Tanda Petik Dua (” “)

Kelima adalah tanda petik tunggal atau yang sering disimbolkan dengan simbol (” “)


Fungsi dan pemakaian tanda Petik Dua:

  • Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
  • Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat
  • Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal
Baca Lainnya :  Perpustakaan Menurut Para Ahli: Pengertian, Fungsi, Peran, Tujuan dan Jenis

Contoh Penggunaan Tanda Baca Petik Dua:

  1. Dia dikenal dengan julukan “si Panjang Tangan”
  2. Pasal 36 UUD 1945 berbunyi, “Bahasa negara adalah Bahasa Indonesia.”

6. Tanda Seru (!)

Keenam adalah tanda Seru atau yang sering disimbolkan dengan simbol (!)


Fungsi dan pemakaian tanda Seru:

  • Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Seru:

  1. Tolong ambilkan buku itu!
  2. Ayo segera selesaikan tugasmu!

7. Tanda Tanya (?)

Ketujuh adalah tanda Tanya atau yang sering disimbolkan dengan simbol (?)


Fungsi dan pemakaian tanda Tanya:

  • Untuk menandakan akhir kalimat pada kalimat pertanyaan
  • Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Tanya:

  1. Kapan kamu akan pergi liburan?
  2. Siapa Idolamu?

8. Tanda Hubung (-)

Kedelapan adalah tanda Hubung atau yang sering disimbolkan dengan simbol (-)


Fungsi dan pemakaian tanda Hubung:

  • Sebagai pembatas penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan di luar bangun kalimat
  • Untuk memberi penegasan terdapatnya keterangan aposisi atau keterangan yang lain menjadikan kalimat lebih jelas
  • Dipakai di antara dua bilangan atau kata dengan arti “sampai dengan” atau “sampai ke”

Contoh Penggunaan Tanda Baca Hubung:

  1. 23-08-199
  2. Bella menjadi peringkat ke-2 di kelasnya.

9. Tanda Pisah (–)

Kesembilan adalah tanda Pisah atau yang sering disimbolkan dengan simbol (–)


Fungsi dan pemakaian tanda Pisah:

  • Sebagai pembatas penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan di luar bangun kalimat
  • Untuk memberi penegasan terdapatnya keterangan aposisi atau keterangan yang lain menjadikan kalimat lebih jelas
  • Dipakai di antara dua bilangan atau kata dengan arti “sampai dengan” atau “sampai ke”

Contoh Penggunaan Tanda Baca Pisah:

  1. Riki mulai bekerja di perusahaan itu mulai Januari 2016 – Maret 2017
  2. Pernikahan Lena dan rahman sudah berlangsung 15 tahun sejak 2001-2015

10. Tanda Titik Dua (:)

Kesepuluh adalah tanda Titik Dua atau yang sering disimbolkan dengan simbol (:)


Fungsi dan pemakaian Titik Dua:

  • Dipakai untuk setelah kata atau ungkatap yang membutuhkan pemerian.
  • Dipakai di antara jilid atau nomor dan halaman, diantara surat dan ayat dalam kitab suci, di antara juudl dan anak judul sebuah karangan, dan juga nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan.
  • Dipakai dalam teks drama setelah kata yang menggambarkan pelaku dalam percakapan.
  • Dipakai diakhir pernyataan lengkap apabila diikuti rangkaian atau pemerian.

Contoh Penggunaan Tanda Titik Dua:

  1. Nama: Aulia Bella
  2. Fakultas Dakwah UIN Lampung memiliki 4 jurusan: Bimbingan Konseling, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Komunikasi Penyiaran Islam
Baca Lainnya :  Teks Eksemplum

11. Tanda Titik Koma (;)

Kesebelas adalah tanda Titik Koma atau yang sering disimbolkan dengan simbol (;)


Fungsi dan pemakaian tanda Titik Koma:

  • Menjadi pemisah di bagian kalimat yang sejenis dan setara.
  • Menjadi pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara dalam kalimat majemuk.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Titik Koma:

  1. Dina mencuci baju; Dini mencuci piring; Dinda mengepel lantai.
  2. Desi sibuk bernyanyi; ibu sibuk bekerja di dapur; adik bermain bola. 

12. Tanda Elipsis (…)

Keduabelas adalah tanda Elipsis atau yang sering disimbolkan dengan simbol (…)


Fungsi dan pemakaian tanda Elipsis :

  • Pemakaian tanda elipsis yakni dipakai dalam kalimat atau dialog yang terputus-putus dan untuk memberikan petunjuk bahwa dalam suatu kalimat atau naskah terdapat bagian yang dihilangkan.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Elipsis :

  1. Aku ingin….liburan, bagaimana kalau kita berangkat minggu ini.
  2. ….kemudian dia akan pulang ke rumahnya.

13. Tanda Kurung Siku atau Kurawal ([ ])

Ketigabelas adalah tanda Kurung Siku atau Kurawal atau yang sering disimbolkan dengan simbol ([ ])


Fungsi dan pemakaian tanda Kurung Siku atau Kurawal :

  • fungsinya adalah penanda adanya bagian yang dikoreksi dari suatu kalimat.
  • Mengapit sebuah huruf, kata, atau kelompok kata sebagai suatu koreksi atau tambahan pada kalimat atau salah satu bagian kalimat yang ditulis orang lain. Umumnya pada tanda tersebut digunakan untuk dapat menyatakan bahwa terdapat kesalahan dalam naskah asli.
  • Mengapit suatu keterangan dalam sebuah kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Elipsis :

  1. Penurunan hasil produksi pada tahun 2010 terjadi sekitar 70% dari tahun sebelumnya (Grafik peningkatan ditulis pada bab 8 [buka halaman 390]).

14.  Garis Miring (/)

Keempatbelas adalah tanda Garis Miring atau yang sering disimbolkan dengan simbol (/)


Fungsi dan pemakaian Garis Miring :

  • Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
  • Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat

Contoh Penggunaan Tanda Baca Garis Miring :

  1. Motor itu melaju kecepatan 100 Km/jam
  2. No. 17/PK/2018 Jalan Merdeka III/10 Masa Bakti 2018/2019 Tahun Ajaran 2018/2019.

15. Tanda Baca Penyingkat (Apsotrof) (‘)

Kelimabelas adalah tanda Baca Penyingkat (Apsotrof) atau yang sering disimbolkan dengan simbol (‘)


Fungsi dan pemakaian tanda Baca Penyingkat :

  • Secara umum, tanda penyingkat dipakai untuk menggambarkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.

Contoh Penggunaan Tanda Baca Penyingkat :

  1. UUD ’45 (’45 menunjukkan tahun 1945)
  2. Walau ke ujung dunia kau ‘kan ku cari (‘kan menunjukkan kata akan)

Demikian Penjelasan Materi Tentang 15 Macam Tanda Baca: Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Contoh dan Pengguna
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya