Tanaman Merambat

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Tanaman Merambat? Mungkin anda pernah mendengar kata Tanaman Merambat? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, ciri,  jenis, manfaat, cara menanam, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Tanaman Merambat

 

 

Pengertian Tanaman Merambat

Tanaman Merambat merupakan suatu jenis tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain yang lebih tinggi dan lebih kuat.Jika tidak mendapatkan tumbuhan untuk menopang, tumbuhan merambat akan tumbuh menjalar. Tetapi ada beberapa tumbuhan yang merambat obligat dan tidak mampu bertahan hidup lama jika menjalar di permukaan tanah. Contoh tanaman yang merambat seperti pada tanaman ubi jalar, pare, markisa, lada dan lain-lain. Tumbuhan ini memanfaatkan tumbuhan lain sebagai penopang agar dapat menjalar keatas sehingga mendapatkan sinar matahari yang cukup. tanaman merambat membutuhkan pohon atau dinding untuk bisa mendapatkan cahaya matahari secara baik.


Ciri Tumbuhan Merambat

  • Memiliki sulur / tendril daun yang termodifikasi yang digunakan oleh tumbuhan ercis untuk bergantung ke penyangga, setelah menjerat penyangga, tendril mengumpar sehingga tumbuhan tertarik mendekati penyangga.
  • Terkadang akar dapat tumbuh / muncul di bagian batangnya
  • Memiliki batang yang dapat menyesuaikan dengan lingkungannya (seperti melilit)
  • Berbatang lemah dan selau bergantung pada pohon pohon lainnya

Jenis-Jenis Tumbuhan Merambat

Adapun  jenis- jenis tanaman merambat Berdasarkan cara tumbuhnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu:

1. Melilit

Biasanya tanaman jenis ini memerlukan bantuan batang tanaman yang melilit dan ada pula yang merambat dengan bantuan sulur di cabang samping ketiak daun. Tanaman merambat yang termasuk dalam tanaman rambat jenis ini bisanya berbatang kecil, misalnya tanaman morning glory, passifloraceae dan cucubitaceae.


2. Akar Tempel

Pada tanaman merambat yang satu ini mempunyai akar tempel yang tumbuh di sepanjang batang yang berfungsi sebagai alat untuk lekatkan diri di tempat merambatnya. Contoh dari tanaman merambat ini antara lain adalah ivy dan ficus pumila.

Baca Lainnya :  √Gerak Refleks: Pengertian, Macam, Mekanisme, Contoh dan Pentingnya

3. Setengah Merambat

Tanaman yang setengah merambat ini biasanya tumbuh menuju ke arah atas seperti memanjat.Namun, tidak tegak dan tidak mempunyai organ tertentu untuk merambat. Jenis tanaman ini mempunyai cabang dengan arah pertumbuhan merayap tergantung pada media tempat tumbuh. Contoh jenis tanaman hias rambat ini adalah mawar rambat (climbing rose), melati dan tanaman alamanda.


4. Menggunakan Tendril

Tendril atau sulur merupakan modifikasi dari bagian daun yang digunakan oleh tanaman merambat untuk bergantung ke penyangga. Setelah menjerat penyangga atau struktur lain, sulur akan mengumpar sehingga tanaman merambat tertarik mendekati penyangga.


5. Melingkarkan batangnya pada tumbuhan yang tegak

Tanaman merambat yang mempunyai habitus untuk tumbuh pada bagian tumbuhan lainnya dapat menampakan perilaku salah satunya melingkarkan bagian batangnya di sekitar tumbuhan tegak. Hal tersebut dapat membuat tanaman merambat tumbuh mengikuti pertumbuhan tumbuhan tegak yang ditumpangi bahkan hingga tumbuhan tegak tersebut dapat tertutupi oleh tanaman yang merambat.


6. Menggunakan Duri

Biasanya tanaman merambat menggunakan duri untuk mendapatkan tumpangan dibagian tumbuhan lainnya. Tanaman merambat akan menggunakan duri sebagai pengait dengan bagian yang ditumpanginya kemudian tanaman ini tumbuh secara merambat pada bagian tersebut.duri merupakan organ khusus yang dibentuk oleh tanaman merambat sebagai salah satu alat bantu untuk merambat pada tumbuhan penopang atau struktur lainnya.


Manfaat Tanaman Merambat

1. Sebagai Tanaman Hias

Tanaman hias biasanya mempunyai manfaat dan fungsi untuk mempercantik dekorasi rumah maupun mengisi taman di halam rumah. Tak terkecuali dengan tanaman hias rambat yang akan tumbuh merambat mengisi ruang kosong di pekarangan maupun dinding rumah.Tanaman hias yang merambat dibagian rumah akan menambah kesan asri dan eksotis dari desain rumah yang dipakai. Tanaman merambat juga dapat menjadi alternatif tepat untuk konsep green house dengan pagar hidup menawan yang terbentuk dari rangkaian tanaman hias merambat.


2. Sebagai Tanaman Obat

Tanaman merambat juga dapat digunakan sebagai sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan beragam penyakit dan dapat digunakan dalam pengobatan suatu penyakit. Tanaman rambat dapat dengan mudah ditanam di pekarangan rumah dengan mneyedikan penyangga sebagai tempat merambat atau ditanam dekat dengan pohon besar yang kokoh sebagai media rambatan.

Baca Lainnya :  √Erosi: Pengertian, Macam, Penyebab, Dampak dan Caranya

3. Penyejuk Lingkungan

Tanaman merambat dapat menjadi pilihan tepat dalam menyejukan rumah dengan membiarkannya tumbuh merambat di dinding rumah, pagar maupun di taman sehingga udara sekitar menjadi lebih sejuk dan menyehatkan.


4. Peneduh Rumah

Tanaman yang merambat di bagian atap dapat memberikan kesan hijau pada rumah dan menampilkan konsep yang alami.tanaman yang tumbuh merambat dapat membentuk kanopi dan berfungsi sebagai peneduh rumah. Tanaman merambat sebagai peneduh biasanya tumbuh merambat pada bagain atap rumah maupun jendela.Selain itu tanaman ini juga dapat meredam cuaca panas ketika berfungsi sebagai peneduh sehingga rumah terasa lebih asri.


Cara Menanam Tanaman Merambat

  1. Pastikan bahwa tanaman perambat ini mendapat cukup sinar matahari
    Tanaman yang merambat tetap membutuhkan sinar matahari secara langsung, hanya saja intensitasnya tidak terlalu besar.
  2. Letakkan media tanam di area strategis
    menempatkan media-media tanam tersebut di sudut-sudut strategis halaman rumah Anda. Anda bisa menempatkannya di samping kolam, di dekat ayunan, atau di dekat taman bermain anak.
  3. Tentukan lokasi penanaman
    Tanaman merambat merupakan tanaman yang butuh perhatian ekstra. Lokasi penanamannya pun tidak bisa secara sembarangan, karena dalam penanamannya harus memperhatikan estetika tanaman itu sendiri.
  4. Pasang media perambat
    Perlunya media rambat dikarenakan tanaman merambat atau menjalar ini nantinya akan tumbuh sangat lebat dan panjang, maka kita perlu menyiapkan media sebagai tempat merambat. Media merambat itu bisa berupa pagar atau tiang-tiang yang disusun berjajar.
  5. Bisa juga membuat semacam punjung atau anjang-anjang di sudut halaman rumah. Di mana, sebagai tempat khusus untuk meletakkannya sebagai tanaman koleksi. Menanam tanaman rambatan di tempat tersebut akan membuat lokasi tampak teduh meski tak ditutupi atap sepenuhnya.

Contoh Tanaman Merambat

1.Bunga Melati

Melati banyak ditemukan di Indonesia dan merupakan bunga nasional bangsa Indonesia. Melati merupakan contoh tanaman hias merambat dengan batang tegak dan ciri khas bunga berwarna putih. Bunga melati dapat tumbuh merambat dibagian bawah taman maupun pada penegak yang disediakan


2. Buah Naga

Tanaman rambat yang satu ini sedikit berbeda dengan tanaman rambat lainnya. Jika tanaman rambat biasanya memiliki batang kecil serta daun yang lebat, maka tanaman merambat ini justru kebalikanya. Tanaman ini merupakan tanaman jenis kaktus. Seperti pada umumnya kaktus memiliki batang yang tebal serta tidak memiliki daun. Selain bentuk batangnya yang unik, bentuk buah naga juga sangatklah unik. Memiliki bentuk bulat yang memiliki kulit berlapis terlihat seperti sisik hewan mitologi naga, maka dari itu buah ini dinamakan buah naga. Buah naga yang sering kita temukan ada dua jenis, yaitu buah naga merah dan buah naga putih.

Baca Lainnya :  Asteroid: Pengertian, Sejarah, Jenis, Ciri Beserta Contohnya

3. Semangka

Dengan ukuran buah yang besar, biasanya semangka tidak dirambatkan pada tiang atau sesuatu yang tinggi karena hal tersebut akan membuat tanaman tidak kuat menahan beban buah yang berat. Sehingga hal tersebut akan membuat patah batangnya sebelum waktu panen. Penanaman buah semangka dilakukan di tanah dengan cara dibiarkan merambat pada media tanah. Dengan media tanaman seperti ini maka kita harus lebih sering memperhatikan proses perkembangan tanaman. Karena, jika adanya tanaman liar yang mengganggu proses perkembangan buah semangka maka buah semangka tidak dapat berkembang dengan baik.


4. Daun Sirih Merah

Daun sirih merah dengan nama latin Piper crocatum biasa tumbuh di daerah beriklim tropis. Sama halnya dengan sirih hijau, tanaman daun sirih merah juga tumbuh merambat di pagar atau pohon. Tanaman ini tidak hanya dapat dijadikan sebagai tanaman hias namun juga bisa digunakan untuk tanaman obat.

Daun sirih merah mengandung senyawa fito-kimia seperti alkoloid, saponin, flavonoid dan tanin yang dapat menyembuhkan penyakit seperti diabets, hepatitis, batu ginjal dan lainnya.


5. Markisa

Tanaman merambat lainnya yang memiliki buah adalah pohon markisa. Buah markisa sudah sangat jarang ditemui saat ini. Buah markisa sendiri terkenal dengan bentuk buah yang bulat dan memiliki tekstur buah yang unik. Bahkan buah ini juga memiliki cita rasa asam manis yang segar. Jika kamu ingin menanam jenis buah ini di halaman rumah, maka ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Pertama adalah lingkungan, jika daerah lingkungan rumah berada pada daerah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 800 -2500 mdpl maka kemungkinan besar markisa dapat ditanam di daerah tersebut.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Tanaman Merambat: Pengertian, Ciri, Jenis, Manfaat, Cara Menanam, Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi semuanya.