Surat Pembaca

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Surat Pembaca? Mungkin anda pernah mendengar kata Surat Pembaca? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, ciri, cara, manfaat, struktur dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Surat Pembaca: Pengertian, Ciri, Cara, Fungsi, Manfaat dan Contoh

Pengertian Surat Pembaca

Surat pembaca adalah surat yang ditulis oleh pembaca yang dicantumkan dalam surat kabar dan majalah yang mengandung kesan, kritik, saran, keluhan, seruan, permintaan, ucapan terima kasih dan lain-lainnya.


Ciri-Ciri Surat Pembaca

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri dari surat pembaca, yakni sebagai berikut:

  1. Surat berisi tentang beragam pesan mulai dari kritik, sanjungan, permintaan dan undangan, kepada lembaga atau seseorang tertentu.
  2. Berbentuk umum maksudnya surat yang bisa dibaca oleh orang banyak, menasihati isi pesan yang dicapaikan mengakibatkan keinginan hidup orang banyak.
  3. Ringkas, padat dan jelas. Surat pembaca terdiri atas 1 samapi 4 alinea. Isi yang dicapaikan dalam surat pembaca langsung ke inti pembicaraan.
  4. Memakai bahasa yang formal, sopan dan komunikatif.

Cara Menulis Surat Pembaca

Berikut ini terdapat beberapa cara menulis surat pembaca baik dan benar, yakni sebagai berikut:

  • Pertama-tama anda harus  menentukan tema apa yang mau anda tulis. Dengan adanya tema yang jelas, ini membantu anda agar lebih fokus untuk menulis. Judul yang akan dipilih juga harus mempunyai daya tarik bagi pembaca dan jangan asal pilih agar pembaca tidak melewatkan halaman surat pembaca yang berisi tulisan anda nantinya.

  • Gunakan tulisan dan bahasa yang baik dan benar. Banyak penulis menyisipkan bahasa asing ke dalam tulisannya, padahal sebenarnya itu tidak perlu. Bagaimana pun, menulis tulisan dengan bahasa yang jelas dan bagus akan mempunyai nilai tersendiri di mata pembaca.

  • Jika anda sering melihat atau membaca surat pembaca di berbagai media cetak seperti surat kabar, tabloid ataupun majalah,  anda akan melihat tulisan-tulisan yang singkat dan padat. Ini bertujuan agar redaksi yang bertugas memuat tulisan anda dapat lebih mudah untuk mempertimbangkan apakah tulisan anda pantas dimuat atau tidak.

  • Kalau tulisan anda sudah selesai, maka jangan terburu-buru untuk menyerahkannya ke media cetak. Alangkah baiknya jika anda baca lagi, dan lihat lagi karena siapa tahu ada kata-kata atau penulisan yang kurang tepat. Buatlah tulisan anda sesempurna mungkin menurut anda, atau anda bisa meminta bantuan saran dan kritik dari kakak senior anda untuk membaca hasil tulisan anda. Kalau masih ada penulisan yang kurang bagus, perbaikilah dan jadikan tulisan anda nyaman untuk dibaca.
Baca Lainnya :  √Gejala Sosial: Pengertian, Jenis, Faktor, Dampak Serta Contohnya

  • Pada saat anda akan mengirimkan hasil tulisan anda, buatlah surat pengantar untuk tim redaksi. Ini akan lebih kelihatan sopan di mata mereka. Tulislah surat pengantar yang ringkas, tidak usah terlalu panjang. Anda cukup memberitahukan apa judul yang anda kirimkan, dan tulisan anda ingin dimasukkan ke dalam rubrik surat pembaca. Jangan lupa cantumkan Nama, alamat dan nomor telepon anda.

  • Lampirkan juga foto copy identitas diri anda seperti KTP atau SIM, atau kartu pelajar anda. Anda harus mentaati ketentuan ini karena di setiap media cetak ada halaman opini yang akan memuat identitas diri anda.

  • Saatnya untuk mengirimkan tulisan anda ke redaksi. Sebaiknya kirimkan hasil tulisan anda ke media cetak yang mempunyai latar belakang yang sama dengan tulisan anda. Ini bertujuan agar tulisan anda dapat dimuat di media cetak mereka. Jangan mengirimkan tulisan anda pada media yang latar belakangnya jauh berbeda dengan tema judul anda, karena anda akan menelan kecewa bahwa hasil tulisan anda tidak dimuat pada media tersebut.

  • Setelah anda mengirimkan tulisan anda, jangan lupa pantau terus tulisan anda apakah sudah dimuat atau belum. Biasanya redaksi tidak akan memberitahu kita ketika tulisan kita akan di muat. Jadi, anda harus membeli media cetak tersebut untuk memantaunya.

  • Kalau semua usaha telah anda lakukan dan ternyata tulisan anda tidak dimuat pada media tersebut, maka anda tetap punya hak dan kesempatan untuk mengirim ulang tulisan anda. Mungkin untuk kali ini anda belum beruntung, maka cobalah membuat tulisan-tulisan lagi.

  • Buatlah dokumentasi dari semua tulisan-tulisan surat pembaca anda dan jangan dibuang, ini bisa berguna bagi anda di kemudian hari. Jadikan tulisan-tulisan yang anda buat sebagai dokumentasi contoh surat pembaca.

Manfaat Surat Pembaca

Berikut ini terdapat beberapa manfaat surat pembaca, yakni sebagai berikut:

Surat pembaca dibuat  untuk memberikan usulan, tanggapan maupun masukan terutama untuk kepentingan umum. Surat pembaca dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan opini, saran, pendapat untuk kepentingan orang banyak. Isi surat pembaca dapat diperoleh dari berbagai topik yang dianggap penting. Kontribusi berupa surat pembaca ini biasanya merupakan kontribusi non-komersil. Itu tujuan dimuatnya surat pembaca. Namun si penulis surat pembaca mendapat keuntungan berupa akan semakin dikenal oleh banyak orang.


Struktur Surat Pembaca

Dibawah ini adalah susunan dari  surat pembaca yang baik dan benar. Strukturnya yaitu sebagai berikut :
  1. Judul
  2. Lokasi dan waktu kejadian
  3. kejadian yang dialami
  4. Kronologis kejadian
  5. Kritik dari penulis
  6. Saran yang diajukan penulis
  7. Identitas penulis
Baca Lainnya :  Jenis Teks Diskusi: Pengertian, Unsur, Manfaat, Jenis dan Tahapan
Ada bermacam macam motif dari surat pembaca yang harus kita ketahui. Beberapa diantaranya yaitu :
  • Surat pembaca bermotif keluhan,  surat pembaca ini cenderung mengemukakan kesulitan atau perasaan susah yang dialami penulis sehubungan dengan adanya ketidaklancaran pelayanan.
  • Surat pembaca bermotif kritik, yaitu salah satu jenis surat pembaca yang mengemukakan kesalahan dan kejanggalan yang dilakukan oleh suatu instansi.
  • Surat pembaca bermotif saran, yaitu surat pembaca yang didalamnya berisi pernyataan atau pikiran yang disampaikan agar dipertimbangkan,
  • Surat pembaca bermotif pujian, yaitu surat pembaca yang berisi pernyataan yang bersifat penghargaan, rasa terima kasih atas pelayanan yang telah dilakukan suatu organisasi atau instansi.
  • Surat pembaca yang bermotif informasi biasanya semata-mata berisi pemberitahuan tentang sebuah keadaan.

Unsur-Unsur Surat Pembaca

Berikut ini adalah unsur-unsur dari surat pembaca yaitu:

  1. Ditujukan kepada instansi pemerintah, perusahaan, sawasta, atau pribadi tertentu.
  2. Bahasa yang digunakan harus singkat, jelas, dan lugas.
  3. Kata-kata yang digunakan harus baik, sopan, dan tidak menyinggung orang yang bersangkutan
  4. Harus ada judul untuk menarik perhatian pihak-pihak yang terkait dengan isi surat.
  5. Nama pengirim surat harus dicantumkan untuk mengetahui identitaspengirim, sehingga pembaca akan memahami respons, klarifikasi, atau sikap pihak terkait.

Contoh Surat Pembaca

Dibawah ini adalah beberapa contoh dari surat pembaca yaitu:

1. Contoh pertama

Yth. Kepala SMP Harapan Jaya

Banyak siswa siswi SMP Harapan Jaya, termasuk saya, yang mengeluh soal kebersihan toilet sekolah. Ada beberapa toilet yang terjaga kebersihannya, ada juga yang tidak. Air keran yang tidak mengalir, bau tidak sedap, fentilasi udara yang kurang sehingga toilet menjadi pengap, ketidaktersediaan sabun, ember yang kotor sehingga airnya juga kotor. Terkadang juga ada ember atau gayung yang pecah sehingga kami kewalahan untuk mengambil dan mengisi air. Itu merupakan beberapa masalah yang sering membuat kami mengeluh.

Menurut saya, perlu ada sedikit perbaikan pada toilet sekolah agar kami yang menggunakan dapat merasa nyaman dan tidak mengeluh lagi. Sebaiknya fentilasi udara ditambah agar sirkulasi udara tetap lancar dan toilet tidak terlalu gelap. Jika perlu, disetiap toliet juga ditambahkan tempat cuci tangan dan tentunya disediakan sabun. Siswa siswi SMP Harapan Bangsa juga perlu diberi penyuluhan tentang kebersihan toilet agar lebih disiplin lagi dalam menggunakannya.

Demikian saran dari saya, semoga bapak berkenan untuk mempertimbangkan hal tersebut. Sekian dan terimakasih.

19 Januari 2014

Ahnaf Yasin / IX D


2. Contoh kedua

Yth. Kepala SMP Harapan Bangsa

          Disetiap kelas terdapat alat untuk membersihkan kelas, seperti sapu dan kain pel. Tetapi alat-alat tersebut sering hilang begitu saja. Terkadang ada juga siswa/i kelas lain yang meminjam sapu ataupun kain pel namun tidak dikembalikan lagi ke kelas tersebut. Hal tersebut dapat membuat siswa kewalahan untuk melaksanakan piket. Banyak juga siswa yang mengeluh atas ketidaknyamanan itu.

Baca Lainnya :  Kenakalan Remaja

          Saran saya, sapu maupun kain pel milik setiap kelas diberi nama kelas tersebut agar mempermudah siswa/i mencarinya. Mereka yang tidak mengembalikannya lagi juga perlu diberi peringatan agar selanjutnya jika meminjam alat kebersihan tidak lupa untuk mengembalikan. Hal itu semata-mata juga mengajarkan siswa untuk selalu bertanggung jawab atas apa yang mereka perbuat dan dapat lebih disiplin lagi.

          Demikian saran yang saya sampaikan kepada bapak, mohon maaf jika terdapat salah kata. Sekian dan terimakasih.

Jakarta, 20 November 2013

Anastasia Greta Elena / IX-4


3. Contoh ketiga

Tampilan Baru untuk Kantin Sekolah

            Melalui surat pembaca ini, saya ingin berkomentar tentang kantin yang ada di sekolah saya, SMP Negeri 1 Pati. Selama ini saya melihat bahwa kebersihan kantin masih kurang. Itu terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan di sekitar kantin. Lokasi kantin juga terlalu sempit. Jajanannya juga kurang bervariasi. Jika waktunya jam istirahat, kantin berubah menjadi seperti pasar malam yang orang-orangnya berdesakan satu sama lain. Itu disebabkan oleh jalan menuju ke kantin sangat sempit. Apabila saya sedang membeli makanan di kantin, rasanya seperti kekurangan oksigen. Hawa di dalam kantin sangatlah pengap dan panas. Oleh sebab itu, saya meminta kepada pihak sekolah untuk merombak ulang kantin sekolah.

            Saya ingin kantin di SMP Negeri 1 Pati diperbanyak jumlahnya. Makanan dan minuman diusahakan menjual produk yang sehat (misal lebih banyak menjual nasi beserta lauk-pauknya). Supaya terlihat lebih bersih, lebih baik tempat sampah di kantin diperjelas dan diperbanyak. Supaya kantin di sekolah lebih menarik, tolong diadakanlah lomba menghias kantin dan interiornya pula. Dan agar pembeli menjadi lebih nyaman, tempat duduk di kantin untuk bisa ditambah jumlahnya. Dan lebih bagus lagi jika kantin diberi pengharum ruangan. Kami berharap yang terbaik untuk sekolah kami terutama kantin kami. Semoga pihak sekolah bisa membantu kami agar kami lebih nyaman untuk menikmati waktu istirahat kami. Kepada Jawa Possaya mengucapkan terima kasih atas dimuatnya surat pembaca ini.

20 Novemver 2013

                                                       Elsantika Meldacindya Nurmaya/ IX I


Demikian Penjelasan Materi Tentang Surat Pembaca: Pengertian, Ciri, Cara, Manfaat, Struktur dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.