√Sistem Koloid: Pengertian dan Sifat-Sifat Koloid Serta Penjelasannya

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Sistem Koloid? Mungkin anda pernah mendengar kata Sistem Koloid? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian dan sifat-sifat serta penjelasannya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Sistem Koloid: Pengertian dan Sifat-Sifat Koloid Serta Penjelasannya

Pengertian Koloid

Koloid ialah larutan yang berada di antara larutan homogen dan heterogen. Oleh sebab itu, koloid memiliki sifat-sifat utama yang tidak dipunyai oleh larutan homogen dan larutan heterogen.

Sifat-Sifat Koloid Serta Penjelasannya

Berikut ini terdapat 8 sifat koloid, yakni sebagai berikut:

  • Efek Tyndall

EfekTyndall ialah peristiwa penyebaran sinar oleh zat koloid. Kejadian tersebut pertama kali diobservasi oleh fisikawan dari Inggris yang bernama John Tyndall. John Tyndall mengobservasi seikat sinar putih yang melewati pada sistem dispersi koloid.

Efek Tyndall akibat karena zat koloid yang berbentuk atom ataupun unsur dengan barometer yang sangat besar, sanggup penyebaran sinar yang diperoleh ke seluruh arah, biarpun zat koloidnya tidak terlihat. Akan tetapi, efek Tyndall tidak berlangsung pada larutan otentik. Hal ini dikarenakan barometer zat terlarutnya sangat kecil sehingga tidak bisa penyebaran sinar. Menurut Lord Rayleigh, barometer zat dan pemusatan zat koloid berakibat kepada energi sebaran sinar. Semakin besar energi dan barometer zat koloid, semakin meningkat energi sinar yang disebarkan.

  • Gerak Brown

Gerak Brown ialah aktivtas sembarang zat koloid dalam mode pendispersinya. Aktivitas sembarang tersebut diakibatkan oleh dampak tidak sejajar antara zat koloid yang terdispersi dengan atom-atom mode pendispersinya. Aktivitas (gerak) Brown pada sistem koloid mengakibatkan zat-zat koloid menjalar meluas dalam sembarang pendispersinya. Kejadian tersebut yang mengakibatkan koloid menjadi konsisten dan tidak tertumpuk walaupun didiamkan dalam batas waktu yang sangat lama.

  • Elektroforesis

Elektroforesis ialah kejadian mobilitas zat koloid karena kekuatan medan listrik. Zat koloid ialah zat yang memiliki muatan. Terdapat medan Iistrik menyebabkan zat koloid beralih ke elektrode yang memiliki muatan berseberangan dengan muatan Iistrik zat koloid. Mobilitas zat koloid tersebut bisa diobservasi menggunakan alat organ elektroforesis.

  • Adsorpsi

Adsorpsi ialah proses absorpsi suatu zat, baik berupa molekul, partikel maupun unsur pada bidang zat lain. Adsorpsi berlangsung karena terdapat gaya tarik yang tidak sejajar pada, zat yang berada pada bidang adsorben.

  • Koagulasi

Koagulasi ialah kejadian sedimentasi zat koloid sehingga tahap terdispersi berpencar dari mode pendispersinya. Koagulasi berlangsung karena dispersi koloid ketiadaan kesetimbangan dalam melindungi zat-zatnya untuk konsisten menjalar di dalam modenya. Hal ini berlangsung karena keduanya memiliki muatan yang berseberangan sehingga saling objektif. kejadian tersebut mengakibatkan pelepuran zat koloid sehingga bentuk zatnya menjadi sangat besar.

  • Dialisis

Dialisis ialah cara menyusutkan atom-atom pengusik yang diperoleh dalam sistem koloid dengan memakai membran semipermiabel. Atom-atom pengusik koloid bersumber dari larutan elektrolit yang diekstakan ke dalam koloid untuk melindungi konsistensi koloid.

  • Koloid Pelindung

Koloid pelindung ialah koloid yang bisa menjaga koloid lain supaya tidak terbentuk koagulasi. Koloid penjaga bekerja dengan cara menyusun lapisan di sekitar zat koloid lain. Lapisan tersebur berfungsi sebagai penjaga muatan koloid sehingga zat koloid tidak membeku atau berpencar dari modenya.

  • Koloid Liofil dan Liofob

Koloid liofil dan liofob dikelompokkan ke dalam koloid jenis sol. Berdasarkan afinitas atau gaya tarik-menarik antara zat bagian terdispersi dengan mode pendispersinya, sol dibedakan menjadi dua macam, yaitu sol liofil dan sol liofob.

Baca Lainnya :  √Pasar: Pengertian, Peran, Macam Serta Struktur Pasar

Sol liofil ialah sol yang bagian terdispersinya memiliki afinitas besar dalam membawa mode pendispersinya. Liofil bersumber dari bahasa Yunani, lyo yang artinya larutan dan philia yang disebut cinta. Ketika mode pendispersinya air, disebut dengan hidrofil. Koloid hidrofil memiliki himpunan ionik atau himpunan polar di bidangnya.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Sistem Koloid: Pengertian dan Sifat-Sifat Koloid Serta Penjelasannya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi