Senam Irama

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Senam Irama? Mungkin anda pernah mendengar kata Senam Irama? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, asal-usul, sejarah, alat, gerakan, manfaat, unsur, macam, prinsip dan komponen. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

senam-irama

Pengertian Senam Irama

Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dengan irama atau musik aktivitas gerak yang dilakukan secar berirama. Irama yang dimaksuddapat berupa musik, hitungan atau ketukan. Senam ritmik sportif adalah senam yang berkembang dari senam irama sehingga dapat dipertandingkan. keserasian gerakan dengan irama musik menghasilkan gerakan-gerakan tubuh dan gerakan alat yang indah. Materi aktivitas gerak ritmik ini harus Anda pelajari dengan mengedapkan sikap kehidupan beragama [berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan], mencerminkan sikap dan perilaku sportif dalam bermain, bertanggung jawab dalam penggunaan saran dan prasara pembelajaran serta menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar. Juga menghargai perbedaan karakteristik individu dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, toleransi dan mau berbagai dengan teman dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik, mau menerima kekalahan dan kemenagan.


Asal-usul Senam Irama

Senam dikenal di Indonesia sejak tahun 1912, senam pertama kali masuk ke Indonesia pada zaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah. yang diperkenalkan pertama kali (senaam) yaitu senam sistem Jerman. Dan menekankan pada kemungkinan-kemungkinan gerak yang kaya sebagai alat pendidikan. Selanjutnya pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema. Pada saat Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau Barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat dan diganti dengan “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah sekolah sebelum pelajaran dimulai.


Sejarah Senam Irama

Dr. Kenneth Cooper memperkenalkan kebugaran aerobic pada dunia pada tahun 1960-an. Pada tahun 1970-an tarian aerobic berubah sejak tarian yang populer. Pada saat itu, sekelompok orang mempelajari tarian dalam jangka waktu sekitar enam sampai delapan minggu. Tarian – tarian ini sering diadakan di gereja , pusat rekreasi, klub kebugaran dan juga sekolah. Pada masa ini, aerobic telah jauh berkembang pesat dan berbeda. Sekarang aerobic bisa dilaksanakan secara individu dengan menirukan gerakan senam yang ada dalam Video Senam Aerobic.
Aerobic yang pakai pada saat ini tidak seperti tarian. Pada saat sekarang, aerobic memiliki gerakan yang tersusun, akan tapi penampilannya tidak terpaku pada musik. Sebagai tambahan pula, konsep aerobik ini telah berkembang dengan adanya berbagai macam jenis latihan seperti halnya latihan dengan kursi, low impact, high / low impact, step dan juga slide aerobic. Orang – orang telah mengetahui bahwa aerobik menolong mereka berpenampilan lebih baik dan merasa lebih baik dengan mendapatkan kesenangan dan kesehatan.

Baca Lainnya :  Menyusun Naskah Fragmen

Alat Senam Irama

Alat yang digunakan dalam senam ritmik sportif adalah: bola [ball], pita [ribbon], tali [rope], simpai [hoop], dan gada [clubs].


Gerakan Dasar Senam Irama

Berikut ini terdapat beberapa gerakan dasar dalam senam irama, yakni sebagai berikut:

1. Kegiatan rangkaian gerak melangkah dan mengayunkan lengan

Pelaksanaannya dengan cara sebagai berikut.

Persiapan

  1. Berdiri rileks dan kedua lengan lurus di samping badan.
  2. Pandanagan ke depan.

Pelaksanaan

  • Langkahkan kaki kiri ke depan sambil mengayunkan lengan kiri ke belakang dan lengan kanan ke depan.
  • Lakukan gerakan ini berlanjut dengan melangkahkan kaki kanan ke depan dan mengayunkan lengan kanan ke belakang serta lengan kiri ke depan.
  • Setiap gerakan mengayun dan melangkah diikuti gerak lutut mengeper.

Akhir Gerakan

  1. Jatuh pada hitung keempat, kaki kiri merapat pada kaki kanan.
  2. Berdiri tegak, kedua lengan lurus ke depan
  3. Pandangan ke depan.

2. Kombinasi gerak melangkah dengan memutar kedua lengan di samping badan

Pelaksanaanya dengan cara sebagai berikut.

Persiapan

  • Berdiri tegak.
  • Kedua lengan lurus ke depan.
  • Pandangan ke depan.

Pelaksanaan

  1. Langkahkan kaki kanan ke depan dan tangan kiri diayun ke belakang, lalu putar tangan kiri ke depan dan luruskanke depan.
  2. Langkahkan kaki kiri ke depan dan tangan kanan diayun ke belakang, lalu putar tangan kanan ke depan dan luruskan ke depan.

Akhir Gerakan

  • Kedua kaki rapat.
  • Pandangan ke depan.
  • Kedua lengan lurus ke depan.

3. Kombinasi gerak melangka mundur maju dengan ayunan dan putaran dua lengan

Pelaksanaanya dengan cara sebagai berikut.

Persiapan

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua lengan lurus ke depan.
  3. Pandangan ke depan.

Pelaksanaan

  • Ayun dan putar kedua lengan ke belakang bersamaan kaki kiri bergerak mundur 2 langkah.
  • Ayun dan putar kembali kedua lengan ke depan bersamaan kaki kanan bergerak maju 2 langkah.
  • Setiap gerakan diikuti gerak lutut mengeper.

Akhir Gerkan

  1. Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  2. Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  3. Pandangan ke depan.

4. Kegiatan rangkaian gerak ke samping kiri, kanan dengan ayunan putaran dua lengan

Pelaksanaanya dengan cara sebagai berikut.

Persiapan

  • Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  • Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  • Pandangan ke depan.

Pelaksanaan

  1. Ayun dan putar kedua lengan ke samping kanan bersamaan kaki kiri bergerak menyamping 2 langkah.
  2. Ayunkan dan putar kembali kedua lengan ke samping kiri bersamaan kaki kanan kaki kanan bergerakmenyamping 2 langkah.
Baca Lainnya :  Gelombang Cahaya

Akhir Gerakan

  • Berdiri tegak menyamping arah gerakan.
  • Kedua lengan lurus ke samping kanan.
  • Pandangan ke depan.

Manfaat Senam Irama

Salah satu dampak dari senam irama mesti dapat membuat tubuh atlet terlindungi kesehatan dan kesegarannya. Selain itu, tubuh atlet senam irama pada biasanya terlindungi keseimbangannya sediah, gagah, langsing, lentur, supel, variabel dan penuh energi. Masing-masing bentuk penata tari dalam senam irama juga berfungsi sebagai medan rekomendasi dan keterampilan mengenai prospek gerak tubuh.


Unsur-Unsur Senam Irama

Unsur-unsur yang diperlukan dalam senam irama adalah :

  1. Kelentukan
  2. Keseimbangan
  3. Keluwesan
  4. Fleksibilitas
  5. Kontinuitas
  6. Ketepatan

Dengan irama kita perlu menguasai teknik gerakan pada senam irama agar mencapai gerakan yang serasi dan bermanfaat bagi jasmani dan rohani.Hal ini sesuai dengan tujuan senam yaitu membentuk keindahan tubuh, kebugaran dan kekuatan. Ada tiga hal yang harus ditekankan pada senam irama, yaitu:

  • Ketepatan musik/irama
  • Kelentukan (fleksibilitas)
  • Kontinuitas gerakan

Macam-Macam Aliran Senam Irama

Berikut ini adalah macam-macam aliran senam irama yaitu:

    1. Senam irama yang berasal dari seni sandiwara, dipelopori oleh Delsarte tahun 1811 – 1871, seorang sutradara. Ia menghendaki agar gerakan dalam sandiwara yang dibuat-buat itu dapat dilakukan dengan gerakan yang wajar. Tetapi ia belum berhasil, karena sifat kesandiwaraan masih terlihat dalam aliran ini. Dialah yang pertama-tama menciptakan system senam irama.
    2. Senam irama yang berasal dari seni music ini dipelopori oleh Jacques Dalcroze, seorang guru music yang ingin menyatakan lagu-lagu dalam bentuk gerakan. Dalam sistemnya sudah tentu lebih mementingkan music dari pada gerakan. Murid Dalcroze, Bode, berpendapat bahwa gerakan itu harus digerakkan dari dalam ke feri-feri. Maka senamnya terkenal dengan nama “Ausdruk Gymnastiek” artinya senam yang dijalankan dengan penuh perasaan. Murid Bode adalah yang sangat senang memberikan latihan dengan alat seperti bola, gada dan simpai.
    3. Senam irama yang berasal dari seni tari, dipelopori oleh RudolfbLaban tahun 1879 – 1958. Ia berpendapat bahwa senam irama mengandung dressur dan prestasi olahraga

Prinsip Gerakan-Gerakan Dalam Senam Irama

Karena sifat tekanan seperti hal-hal tersebut di atas itu lebih banyak dimiliki oleh putri, maka senam irama umumnya dilakukan oleh putri.

  • Irama

Pada dasarnya irama telah dikenal oleh mahasiswa semasa di Sekolah Menengah Pertama maupun di sekolah Menengah Atas, misalnya irama: 2/3, 3/4, 4/4 dan sebagainya.


  • Kelentukan tubuh dalam gerakan (flexibilitas)

Prinsip kelentukan dalam gerakan akan diperoleh berkat latihan yang tekun dan akan makan waktu yang cukup lama.


  • Kontinuitas Gerakan

Kontinuitas gerakan akan diperoleh dari rangkaian gerak-gerak senam yang telah disusun dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan. Ini membutuhkan latihan yang tekun dan cukup lama.Maka demi terciptanya keserasian dalam gerak irama harus dikuasai secara matang.


Komponen-Komponen Senam Irama

Kesegaran jasmani pada hakekatnya bukan sesuatu keadaan yang berdiri sendir, melainkan lebih merupakan perpaduan dari beberapa komponen.Pemisahan atau membeda-bedakan komponen-komponen itu saaatu sama lain hanya mungkin dalam perbincangan teori, karena selalu saja ada bagian-bagian yang tak dapat dipisahkan. Ada empat komponen dasar yang mutlak diperlukan dalam memelihara dan meningkatkan kesegaran jasmani serta sikap tubuh yang baik yaitu kekuatan otot, kelentukan, daya tahan dan relaksasi.Keempat komponen dasar tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan senam.

Baca Lainnya :  Dekrit Presiden

1. Kekuatan otot

Kekuatan otot yang dalam bahasa Inggris disebut “Muscular Streengght” merupakan komponen dasar yang penting dalam menyelesaikan tugas-tugas fisik yang memerlukan pengerahan tenaga.Kekuatan ialah kemampuan mengerahkan tenaga dalam melawan bebanatau tahanan.Otot-otot yang kurang diberi pekerjaan atau kurang terlatih cendrung menjadi lemah, kendor, kurang tenaga. Namun dengan latihan dan kerja yang teratur dan berkesinambungan maka otot-otot akan menjadi kuat.


Dengan senam yang direncanakan kekuatan dapat dikembangkan serta tegangan otot diperbaiki.Kekuatan penting dalam kegiatan manusia, selain itu juga untuk memelihara bentuk tubuh dan sikap yang baik. Namun perlu diingat bahwa tidak setiap pekerjaan memerlukan kekuatan otot yang sama. Karena itu tidak sepatutnya kita berharap agar setiap orang memiliki kekkuatan yang sesuai dengan jenis pekerjaannya.Pola-pola kegiatan yang menggunakan kekuatan otot contohnya ialah menari beban seperti pada tarik tambang atau menarik pedati, mendorong benda berat, menjinjing dan menjunjung.


Pola kegiatan lain yang menggunakan kekuatan yang dipadukan dengan kecepatan, contohnya menendang bola dengan keras. Perpaduan kekuatan dan kecepatan disebut “power” memang peranan penting dalam keterampilan olahraga.Otot-otot terdiri atas sejumlah fibrin (serabut otot) yang secara genetis jumlahnya tidak ssama bagi setiap individu.Jumlah fibril yang lebih banyak mempunyai potensi fungsional lebih tinggi dari yang kurang.Artinya dapat lebih kuat, bila sama-sama dilatih.Otot yang terlatih menjadi lebih besar, fibril-fibril lebih gemuk dan menjadi lebih kuat.Besarnya otot ada hubungannya dengan kekuatan dan daya tahannya.


2. Kelentukan

Kelentukan ialah derajat kemampuan gerak pada berbagai persendiaan atau beberapa persendiaan.Seperti gerakan melipat siku hanya bekerja satu persendiaanyaitu persendian engsel.Tetapi pada gerakan membungkuk yang bekerja adalah sejumlah persendiaan, yaitu tulang-tulang leher, punggung, pinggang. Kelentukan merupakan syarat mutlak untuk mengerahkan kekuatan dengan derajat kemungkinan gerak penus secara efisien. Sebagai contoh misalnya gerakan mengambil bola (cock) rendah dekat net pada permainan bulu tangkis, di mana pemain harus melangkahkan kaki secara penuh sambil menyodorkan tangan ke depan. Walaupun pada gerakan ini kekuatan dan kecepatan bekerja, tetapi peranan kelentukan sangat menentukan.


3. Daya tahan

Daya tahan sering diberi batasan sebagai kemampuan secara jasmaniah seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu dalam waktu yang cukup panjang tanpa sesudahnya mengalami kelelahan yang berlebihan, dalam arti pulih dalam waktu yang wajar. Daya tahan adalah kemampuan menunda kelelahan yang akan menyertai kerja fisik. Batasan ini sebenarnya sama pengertiannya dengan yang terdahulu.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Senam Irama: Pengertian, Asal-Usul, Sejarah, Alat, Gerakan, Manfaat, Unsur, Macam, Prinsip dan Komponen Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.