√BPUPKI: Pengertian, Sejarah, Anggota, Sidang, Peran, Tugas dan Tujuannya

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentan BPUPKI? Mungkin anda pernah mendengar kata BPUPKI? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, sejarah, peran, tugas, anggota, sidang serta tugasnya BPUPKI. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

BPUPKI: Pengertian, Sejarah, Anggota, Sidang, Peran, Tugas dan Tujuannya

Pengertian BPUKI dan Sejarah BPUKI

BPUPKI ialah Suatu badan yang di buat pada saat pendudukan Jepang oleh pemerintah pada tanggal 1 Maret 1945 atau 29 April 1945. Pemerintah membentuk badan ini karena beberapa alasan untuk membantu dan mendukung kemerdekaan Indonesia kepada pendudukan Jepang dengan sebuah perjanjian antara dua negara tersebut dengan dipimpin oleh Radjiman Wedyoodingrat dan beserta wakilnya Ichibangase Yoshio.

Pada tanggal 7 Agustus 1945, pihak jepang membubarkan BPUPKI dan diganti dengan lembaga lain yang diketaui oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno dan serta wakilnya Drs. M. Hatta dengan nama PPKI beserta jumlah anggota di PPKI 21 orang.

Anggota dan Sidang BPUPKI

Anggota BPUPKI

Dalam anggota BPUPKI meliputi beberapa tokoh dari Indonesia maupun dari Jepang untuk dapat berjalan lancar dengan baik. Berikut anggota BPUPKI antara lain sebagai berikut:

  1. Radjiman Wedyodiningrat (Ketua), Indonesia
  2. R.P. Soeroso (Wakil Ketua)
  3. Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua), Jepang
  4. Ir. Soekarno
  5. Drs. Moh. Hatta
  6. Mr. Muhammad Yamin
  7. Abdoel Kahar Muzakir
  8. Prof. Dr. Mr. Soepomo
  9. KH. Wachid Hasyim
  10. Mr. Achmad Soebardjo
  11. Mr. A.A. Maramis
  12. Prof. Dr. P.A.A. Hoesein Djajadiningrat
  13. Abikoesno Tjokrosoejo
  14. R.A.A. Poerbonegoro Soemitro Kolopaking
  15. K.H. Ahmad Sanusi
  16. K.H. Abdul Salim
  17. H. Agoes Salim
  18. Ki Bagoes Hadikusumo
  19. Abdoel Kaffar
  20. A.R. Baswedan
  21. Soekiman
  22. Oey Tjong Hauw
  23. Yap Tjwan Bing
  24. Liem Koen Hian
  25. Tang Eng Hoa
  26. Oey Tiang Tjoe
Baca Lainnya :  √Talamus: Pengertian, Fungsi, Letak, Struktur Serta Bagiannya Lengkap

Sidang Pertama BPUPKI

Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 samapi 1 Juni 1945. Pada sidang pertama ada dua tokoh dari Indonesia yakni Bung Karno dan M. Yamin mengemukakan pendapat untuk mengusulkan sila dasar negara Indonesia. Pertama mengemukakan M. Yamin pendapat mengenai 5 sila dasar negara secara lisan, antara lain:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusian
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Pendapat kedua dari M. Yamin juga mengemukakan 5 hal pendapat secara tertulis, berbunyi sebagai berikut:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusian yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan

Usulan pendapat dari M. Yamin diajukan pada tanggal 29 Mei 1945, kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mengajukan pendapat tentang sila dasar negara yang terdiri dari 5 hal, sebagai berikut:

  1. Nasionalime (Kebangsaan Indonesia)
  2. Internasionalisme (Perikemanusiaan)
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan

Kelima ini oleh Bung Karno diberi nama Pancasila. Selanjutnya Bung Karno mengusulkan bahwa 5 sila tersebut dibagi menjadi 3 sila, yakni:

  • Sosio nasionalime
  • Sosio demokrasi
  • Ketuhanan

Berikutnya 3 hal ini menurutnya juga dapat dibagi menjadi 4 sila yakni Gotong Royong.

Setelah sidang pertama BPUPKI telah usai, para anggota BPUPKI memutuskan untuk membentuk sidang revisi, karena pada sidang pertama para anggota masih kurang dengan hasil sidang pertama tersebut, maka pada tangga; 1 Juni 1945 sepakat untuk merevisi sidang pertama dengan beranggota terdiri 9 orang, antara lain sebagai berikut:

  1. Ir. Soekarno
  2. Drs. M. Hatta
  3. M. Yamin
  4. Abdul Kahar Muzakkir
  5. H. Agus Salim
  6. Abikusno Tjokrosujoso
  7. K.H. Wachid Hasjim
  8. A.A Maramis
  9. Ahmad Subardjo
Baca Lainnya :  √7 Prinsip-Prinsip Belajar, Unsur Serta Penjelasannya Lengkap

Panitia yang beranggota 9 orang tersebut melanjutkan sidang dan berhasil merumuskan “Piagam Jakarta yang bertujuan untuk pembentukan Indonesia Merdeka. Isi rumusan tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Ketuhanan yang maha esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Sidang Kedua BPUPKI

Pada tanggal 10-16 Juli 1945, sidang kedua berlangsung untuk membahas tentang dasar negara, perancangan undang-undang, wilayah dan sebagainya. Pada tanggal 14 Juli 1945 disiapan sidang kedua BPUPKI untuk merancang laporan hasil sidang tersebut. Laporan tersebut berisi 3 hasil, antara lain sebagai berikut:
  • Pernyataan Indonesia Merdeka
  • Pembukaan UUD
  • Batang Tubuh dari UUD

Peran BPUPKI dan PPKI dalam Kemerdekaan Indonesia

Ada beberapa peran BPUPKI dan PPKI untuk kemerdekaan indonesia antara lain sebagai berikut:

Peran BPUPKI

  1. Mempersiapan segala kebutuhan kemerdekaan indonesia
  2. Pembentukan angota perumusan dasar negara
  3. Menetapkan dan mengubah dasar negara untuk di sesuaikan
  4. Merumuskan pancasila

Peran PPKI

  1. Memilih presiden dan wakil presiden
  2. Mengesahkan dasar negara Indonesia
  3. Membentuk menteri untuk membantu tugas presiden

Tugas dan Tujuan BPUPKI

Tugas BPUPKI

Tugas BPUPKI dalam kemerdekaan Indonesia ialah membentuk negara Indonesia dari berbagai aspek antara lain ekonomi, politik dan sebagainya. Berikut tugas BPUKI antara lain sebagai berikut:
  1. Membahas tentang dasar negara
  2. Membentuk revisi hasil dari sidang pertama
  3. Membentuk panitia kecil dengan beranggota 9 orang
  4. Pada sidang pertama yang beranggota 9 orang tersebut menghasilkan rumusan disebut dengan Piagam Jakarta

Tujuan BPUPKI

Tujuan dari bentuknya BPUKI antara lain sebagai berikut:
  • Jepang ingin mengambil hati rakyat Indonesia guna membantu Jepang menghadapi pihak sekutu dengan memberikan kemerdekaan Indonesia.
  • Untuk membntuk negara Indonesia merdeka atau mempersiapkan pemerintahan Indonesia.
Baca Lainnya :  √20 Pengertian Negara Menurut Para Ahli dalam Bukunya

Demikian Penjelasan Materi Tentang BPUPKI: Pengertian, Sejarah, Anggota, Sidang, Peran, Tugas dan Tujuannya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi