√Peta: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Komponen Peta

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentan Peta? Mungkin anda pernah mendengar kata Peta? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, fungsi, manfaat, jenis dan komponen. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Peta: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Komponen Peta

Pengertian Peta

Peta merupakan potret bidang bumi yang diskalakan dan menampakkan dalam rangka simbol. Ilmu yang meneliti tentang peta adalah kartografer.

Ilmu pengetahuan peta sudah dikenal manusia mulai dari sebelum masehi. Benda kuno yang berkaitan dengan penciptaan peta ialah berbentuk lempengan tanah liat warisan dari bangsa Babilonia, Mesir, dan Tiongkok. Benda tersebut terpandang dan bisa disaksikan di Museum Semit Harvard, Amerika Serikat.

Fungsi Peta

Berikut ini beberapa fungsi dari peta, yakni sebagai berikut:

  • Menampilkan lokasi di suatu tempat di bidang bumi
  • Memvisualkan ukuran dan mata angin pada suatu tempat di bidang bumi
  • Memvisualkan tujuan di bidang bumi, seperti hutan, sungai, jalan maupun pulau
  • Melihat iklim suatu tempat
  • Menyediakan data suatu daerah
  • Media untuk memvisualkan bentuk suatu daerah
  • Memvisualkan struktur elemen di bidang bumi yang disajikan
  • Sebagai perlengkapan perancangan pembentukan
  • Pemetaan kawasan rawan musibah bencana

Manfaat Peta

Berikut ini beberapa manfaat dari peta, yakni sebagai berikut:

  1. Membagikan gambaran fisiografis secara global bidang bumi dan pada suatu kawasan
  2. Memperlihatkan dan memvisualkan daerah atau tempat suatu wilayah topik geografis lainnya
  3. Menampilkan ukuran suatu topik pada geografi peta
  4. Mendapati bentuk sosial, budaya maupun ekonomi suatu wilayah
  5. Memperoleh media bantu pendidikan untuk mendalami muka bumi dan segala objek geografi
  6. Memperoleh media bantu kajian suatu observasi
Baca Lainnya :  15 Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Ahli dalam Bukunya

Jenis Peta

Dengan begitu, peta dibedakan menjadi 2 bagian, yakni sebagai berikut:

1. Peta Berdasarkan Isi

Berdasarkan isinya, peta memiliki 2 bagian, yakni sebagai berikut:

  • Peta Umum

Peta umum merupakan peta yang memvisualkan semua kelihatan secara global yang ada di bidang bumi. Contoh dari peta umum adalah peta Topografi dan peta Chorografi.

peta Topografi dan peta Chorografi
Peta Topografi dan Peta Chorografi

 

  • Peta Khusus

Peta khusus merupakan peta yang memvisualkan bidang bumi dengan topik tertentu yang bersandar pada tujuan pemetaan. Peta ini memvisualkan data secara kuantitatif maupun kualitatif dari topik yang spesifik, misalnya peta kawasan tinggal penduduk.

2. Peta Berdasarkan Skala

Berdasarkan skalanya, peta memiliki 4 bagian, yakni sebagai berikut:

  • Peta Kadaster

Peta kadaster merupakan peta yang mempunyai skala terlalu besar antara 1 : 100 sampai 1 : 5.000. Peta ini terlalu rinci dan padat dimanfaatkan untuk memperlebar teknis, misalnya pemilihan hubungan jalan, pengembangan kawasan tinggal dan irigasi.

  • Peta Skala Besar

Peta skala besar mempunyai skala 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Peta ini umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan taktis dan pemetaan administrasi. Badan Informasi Geospasial (BIG) sudah banyak memetakan kawasan di Indonesia dengan skala 1 : 25.000.

  • Peta Skala Sedang

Peta skala sedang mempunyai skala 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000. Peta ini dimanfaatkan untuk memperlihatkan sebuah informasi yang lebih luas dalam suatu kawasan seperti kabupaten ataupun provinsi.

  • Peta Skala Kecil

Peta skala kecil mempunyai skala 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000. Peta ini dimanfaatkan untuk perancangan umum dan menuntut ilmu strategis. Penerapan peta ini umumnya mencakup kawasan suatu negara.

Komponen-Komponen Peta

Berikut ini terdapat 9 komponen-komponen pada peta, yakni sebagai berikut:

Judul Peta

Judul peta mengandung isi peta. Dari judul peta, terdapat kawasan yang dipetakan, sesuatu yang dipetakan dan periode pemetaan.

Baca Lainnya :  √Kolonialisme: Pengertian, Macam, Dampak dan Tujuan Kolonialisme

Skala Peta

Skala peta merupakan persamaan antara jarak yang ada di peta dan jarak sesungguhnya di kawasan. Uraian penjelasan yang disajikan di peta bergantungan atas skala peta.

Orientasi

Orientasi dalam peta benar-benar berguna. Manfaat orientasi adalah untuk membuktikan arah mata angin.

Sumber dan Pembuat Peta

Sumber peta menyampaikan sebuah visualkan apakah uraian yang dibagikan di peta benar atau tidak. Hal ini berhubungan dengan bagaimana memahami peta dapat mengakui uraian tersebut.

Legenda atau Bukti

Legenda atau bukti menceritakan penjelasan dari simbol yang tervisualkan di muka peta. Legenda atau bukti divisualkan dalam bentuk simbol.

Simbol

Visual pada peta merupakan visualisasi kelihatan fenomena alam dan budaya yang dikerjakan pada bidang datar dan diskalakan.

Kordinat

Garis kordinat adalah garis lintang bujur. Pada peta, garis ini benar-benar berguna. Sebab topik yang divisualkan pada peta harus searah dengan bidang bumi baik dari segi informasi maupun letaknya, maka garis kordinat menerima informasi mengenai kawasan.

Garis Tepi

Garis tepi adalah garis yang diperoleh pada peta yang letaknya di tepi. Manfaat garis tepi adalah untuk memisahkan komponen peta agar tidak rampur aduk dengan komponen lainnya.

Inset

Peta Inset adalah sebuah peta yang diselipkan, sebab kawasan yang divisualkan merupakan belahan dari peta utama maupun peta yang memvisualkan kawasan yang lebih luas ketimbang kawasan yang divisualkan.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Peta: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Komponen Peta
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi