√Pesawat Sederhana: Pengertian, Jenis Serta Contoh Soal Lengkap

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Pesawat Sederhana? Mungkin anda pernah mendengar kata Pesawat Sederhana? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, jenis serta contoh soal lengkap. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Pesawat Sederhana: Pengertian, Jenis Serta Contoh Soal Lengkap

Pengertian Pesawat Sederhana

Pesawat Sederhana ialah alat yang dapat digunakan untuk mempermudah suatu pekerjaan tanpa memperkecil usaha.

Misalkan ketika seorang ibu rumah tangga menimba air dari dalam sumur menggunakan bantuan katrol, buruh angkut menggunakan bidang miring untuk menaikkan barang ke atas truk, pelayan restoran membuka botol minuman dengan menggunakan pembuka botol. Alat-alat tersebut merupakan contoh peswat sederhana yang dapat dijumpai di kehidupan sehari-hari.


Jenis-Jenis Pesawat Sederhana

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis pesawat sederhana, yakni sebagai berikut:

Pengungkit atau Tuas

Pengkungkit atau Tuas

Pesawat sederhana yang pertama ialah pengungkit atau tuas. Tuas sering digunakan untuk mengangkat benda berat ataupun benda yang berukuran besar. Tuas dibagi menjadi 3 titik, yaitu : Titik Kuasa, Titik Tumpu, dan Beban. Tuas dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan letak titiknya. Berikut adalah penggolongan pengungkit atau kuas, antara lain:


  • Tuas Golongan Pertama

Tuas Golongan Pertama

Tuas jenis golongan pertama ialah tuas dengan titik tumpu terletak diantara titik beban dan titik kuasa (Ditengah). Contohnya ialah, Gunting, Jungkat-Jungkit, Gunting kuku dan Linggis.


  • Tuas Golongan Kedua

Tuas Golongan Kedua

Tuas jenis golongan kedua ialah tuas dengan titik beban terletak antara titik tumpu dan titik kuasa. Contohnya ialah, Gerobak beroda satu, Pemecah biji dan Pembuka botol.


  • Tuas Golongan Ketiga

Tuas Golongan Ketiga

Tuas jenis golongan ketiga ialah tuas dengan titik kuasa terletak antara titik tumpu dan titik beban. Contohnya ialah Pinset, Pisau dan Pemotong kertas.


Bidang Miring

Bidang Miring

Bidang miring adalah jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk mempermudah memindahkan benda dari bawah ke atas atau sebaliknya.

Bidang miring berguna untuk membantu memindahkan benda-benda yang terlalu berat dari bawah ke atas atau sebaliknya.

Contoh bidang miring adalah : tangga, pisau, obeng, jalan berkelok di perbukitan, ulir pada sekrup.


Katrol

Katrol merupakan pesawat sederhana berupa roda yang dikelilingi rantai atau tali. Kegunaan katrol untuk mengangkut beban atau menarik suatu benda.

Sebelum air diperoleh melalui pengolahan Perusahaan Air Minum, hampir semua orang memperoleh air dari sumber mata air yang disebut sumur.Bahkan, sampai sekarang di beberapa desa, sumur masih mudah dijumpai. Untuk mempermudah pengambilan air dari dalam sumur, digunakanlah alat yang termasuk jenis pesawat sederhana, yaitu katrol.

Seperti halnya tuas, katrol juga memiliki kuasa, beban, dan titik tumpu. Dengan demikian, katrol juga memiliki keuntungan mekanis. Katrol dapat dibedakan menjadi katrol tetap, katrol bergerak, dan katrol ganda, berikut penjelasan dibawah ini:


  • Katrol Tetap

Katrol Tetap

Katrol tetap adalah katrol yang tetap berada pada posisinya dan tidak berpindah. Biasanya katrol tetap akan ditempatkan pada tempat tertentu. Contoh katrol tetap ialah, katrol pada tiang bendera dan katrol pada sumur timba.


  • Katrol Bebas

Katrol Bebas

Katrol Bebas adalah katrol yang dapat berpindah posisinya. Katrol bebas diletakkan diatas tali sehingga dapat digerakan. Salah satu ujung tali diikatkan pada tempat tertentu, sedangkan ujung tali lainnya dapat ditarik. Contoh katrol bebeas ialah, katrol pada pelabuhan peti kemas.


  • Katrol Majemuk

Katrol Majemuk

Katrol Majemuk merupakan gabungan dari katrol tetap dan katrol bebas. Pada katrol majemuk, beban dikaitkan pada katrol bebas. Salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang lainnya ditarik maka beban akan terangkat beserta bergeraknya katrol bebas ke atas.


Roda Berporos

Roda Berporos

Roda berporos ialah alat yang digunakan untuk mempermudah melakukan perpindahan. Roda dibuat dengan diberi poros. Saat bergerak roda berputar pada porosnya. Dengan roda memungkinkan manusia bergerak lebih cepat.

Contoh roda berporos ialah, kursi roda, roda mobil dan roda motor.


Contoh Soal Pesawat Sederhana

Contoh Pertama

Seseorang hendak mengangkat sebuah beban dengan memakai katrol tunggal bergerak. Jika berat beban tersebut ialah 1.000 N, maka besar gaya yang harus diberikan orang tersebut ialah ….
A. 600 N
B. 500 N
C. 250 N
D. 100 N

Pembahasan :
Katrol tunggal bergerak befungsi mengalihkan gaya tetapi tidak mengubah arah gaya. Keuntungan mekanis katrol bergerak ialah 2. Keuntungan mekanis katrol sanggup dihitung dengan rumus berikut:

KM =w =lf
Flw

Keterangan :
KM = laba mekanis
w = berat beban (N)
F = gaya atau kuasa (N)
lf = lengan kuasa (m)
lw = lengan beban (m).

Pada soal diketahui berat beban 1.000 N dan laba mekanis untuk katrol ebrgerak ialah 2. Dengan demikian, gaya yang harus diberikan adalah:
⇒ KM = w/F
⇒ 2 = w/F
⇒ 2F = w
⇒ 2F = 1.000 N
⇒ F = 1.000/2 N


Contoh Kedua

Seorang petugas hendak memindahkan sebuah beban dengan memakai bidang miring yang panjangnya 4,5 m. Jika berat beban ialah 600 N dan tinggi bidang miring ialah 1,5 m, maka besar kuasa yang harus diberikan petugas ialah ….
A. 100 N
B. 200 N
C. 300 N
D. 400 N

Pembahasan :
Dik : w = 600 N, l = 4,5 m, h = 1,5 m
Dit : F = … ?

Keuntungan mekanis:
⇒ KM = l/h
⇒ KM = 4,5/1,5
⇒ KM = 3

Besar kuasa yang harus diberikan:
⇒ KM = w/F
⇒ 3 = 600/F
⇒ 3F = 600
⇒ F = 600/3
⇒ F = 200 N


Contoh Ketiga

Seorang murid akan memindahkan sebuah kerikil yang beratnya 600 N dengan memakai tuas. Jika tuas diatur sedemikian rupa sehingga panjang lengan beban 1,5 m dan panjang lengan kuasa 3 m, maka kuasa yang harus diberikan murid itu ialah ….
A. 400 N
B. 300 N
C. 200 N
D. 150 N

Pembahasan :
Dik : w = 600 N, lw = 1,5 m, lf = 3 m
Dit : F = … ?

Keuntungan mekanis tuas yang digunakan:
⇒ KM = lf/lw
⇒ KM = 3/1,5
⇒ KM = 2

Kuasa yang harus diberikan :
⇒ KM = w/F
⇒ 2 = 600/F
⇒ 2F = 600
⇒ F = 600/2
⇒ F = 300 N

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Pesawat Sederhana: Pengertian, Jenis Serta Contoh Soal Lengkap
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

Baca Lainnya :  √Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Macam, Proses dan Manfaat
Baca Lainnya :  Wanita Sholehah: Pengertian, Sifat, Ciri dan Keutamaannya
Baca Lainnya :  √Wilayah: 4 Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri Serta Jenisnya