√Peribahasa: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Peribahasa

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Peribahasa? Mungkin anda pernah mendengar kata Peribahasa? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, ciri, jenis dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Peribahasa: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Peribahasa

Pengertian Peribahasa

Peribahasa ialah himpunan kata ataupun kalimat yang memberitahukan tujuan, kondisi individu atau situasi yang menyampaikan perihal, kegiatan, sikap ataupun situasi perihal individu.

Peribahasa bisa juga didefinisikan menjadi kata majemuk yang tidak terang-terangan, tetapi implisit memberikan suatu perihal yang dapat diasumsi para pembaca.

Ciri Ciri Peribahasa

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri dari pribahasa, yakni sebagai berikut:

  • Kata ataupun kalimat yang terdapat pada peribahasa mempunyai pola yang konstan, maksudnya kata atau kalimat dalam peribahasa telah jelas dan tidak bisa diganti.
  • Peribahasa umumnya dipakai dengan peran untuk memperolahkan ataupun mempercantik bahasa.
  • Kata ataupun kalimat yang dipakai umumnya periodik, asik didengar dan mempunyai faedah.
  • Umumnya dibentuk ataupun dibuat menurut ideologi dan perpaduan yang sangat cermat tentang alam dan kejadian yang berlangsung dan berjalan dalam masyarakat.
  • Peribahasa dicipta dengan susunan bahasa yang berisi dan cantik, sehingga peribahasa akan menempel dimulut masyarakat sampai bebuyutan.

Jenis Jenis Peribahasa

Berikut ini terdapat beberapa jenis jenis dari pribahasa, yakni sebagai berikut:

  • Bidal

Bidal ialah salah satu jenis peribahasa yang menyimpan perumpamaan baik itu insinuasi, kiasan dan juga pendapatnya.

  • Pepatah

Pepatah ialah salah satu jenis peribahasa yang menyimpan ideologi ataupun pemikiran dari orang-orang tua dan umumnya peribahasa tersebut dipakai untuk melumpuhkan lawan bicara.

  • Perumpamaan

Perumpamaan ialah jenis pribahasa yang menyimpan kata-kata yang menyampaikan kondisi individu dengan mengumpulkan pertimbangan dari alam sekeliling dan umumnya disumberi dengan kata bagaikan, jenis, serupa dan macam.

  • Ungkapan

Ungkapan ialah kalimat majas atas kondisi individu yang diungkapkan dengan ungkapan kata.

  • Tamsil

Tamsil ialah kalimat majas yang sering memakai kata tamsil yang berfungsi untuk mengibaratkan suatu keadaan.

  • Semboyan

Semboyan ialah himpunan kata, kalimat ataupun alinea yang dipakai menjadi opini ataupun petunjuk.

Contoh Peribahasa

Berikut ini terdapat beberapa contoh dari peribahasa, yakni sebagai berikut:

Bagai katak dalam tempurung

[Seseorang yang wawasannya kurang luas, bodoh, picik]

Karena nila setitik, rusak susu sebelangga

[Hanya karena kesalahan kecil yang nampak tiada artinya seluruh persoalan menjadi kacau dan berantakan]

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing

[Pekerjaan yang berat akan terasa ringan apabila dikerjakan bersama-sama]

Sepandai-pandai tupai meloncat, jatuh juga

[Tidak ada orang yang sempurna, setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan]

Besar pasak daripada tiang

[Besar penegluaran daripada pendapatan]

Bagai musuh dalam selimut

[Orang terdekat yang diam-diam berkhianat]

Sambil menyelam minum air

[Mengerjakan suatu pekerjaan, dapat pula menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang lain]

Bagai bumi dan langit

[Dua hal yang mempunyai perbedaan sangat jauh]

Badai pasti berlalu

[Segala penderitaan pasti ada akhirnya]

Ada gula ada semut

[Dimana ada kebaikan, pasti ada kejahatan]

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Peribahasa: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Peribahasa
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

Baca Lainnya :  Makhluk Hidup: Pengertian dan Ciri-Cirinya Lengkap
Baca Lainnya :  √Kantung Empedu: Pengertian, Struktur, Proses dan Fungsi Kantung Empedu
Baca Lainnya :  Data dan Informasi: Pengertian, Contoh Beserta Perbedaannya