Peradaban Awal Masyarakat Indonesia

Diposting pada

Selamat datang di Pakosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Peradaban Awal Masyarakat Indonesia? Mungkin anda pernah mendengar kata Peradaban Awal Masyarakat Indonesia? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang mengenal masa praaksara, jenis manusia pada masa praaksara, corak hidup, sistem kepercayaan, dan persebaran nenek moyang. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Peradaban Awal Masyarakat Indonesia

Pengertian Praaksara

Praaksara adalah masa dimana  manusia belum mengenal tulisan, akan tetapi bukan berarti manusia tidak memiliki kebudayaan pada masa itu. Peninggalan-peninggalan kebudayaan pada masa aksara tersebut merupakan hasil dari manusia di masa lampau.banyak para ilmuan dunia yang meneliti untuk mengungkap kehidupan masa lampau atau yang dikenal (masa praaksara).


Karna pada  masa praaksara tidak adanya peninggalan tertulis, maka sumber untuk mengungkap keberadaannya berupa peninggalan-peninggalan antara lain  berupa fosil, artefak,Ecorak,Ifsefak. berikut adalah penjelasaanya:

  1. Fosil, merupakan sisa sisa  jejak makhluk hidup  yang berupa tanaman,manusia dan binatang  yang telah lama membusuk karena tertimbun dalam tanah selama berjuta juta tahun (zaman purbakala).
  2. Artefak, merupakan benda benda yang dibuat oleh tangan manusia pada zaman dahulu sebagai perlengkapan hidup manusia purba yang masih tersisa, seperti : dolmen, kapak perunggu,kapak batu Sarkofagus Pisau Belati dari bahan tulang dll
  3. Ecorak merupakan objek yang ditemukan pada situs arkeologi dan memiliki signifikansi arkeologis, tetapi benda tersebut tidak pernah memiliki perubahan yang dilakukan oleh manusia.contohnya antara lain seperti: lingkungan, seperti tanduk hewan, arang, tanaman, dan polen.
  4. Ifsefak merupakan faktor lingkungan yg diubah oleh manusia pra aksara demi terpenuhinya kebutuhan,tetapi mereka tetap bergantung  pada alam contohnya: mereka menjadikan goa sebagai rumah untuk mereka berlindung.
Baca Lainnya :  Wanita Sholehah

Proses berlangsungnya zaman praaksara hingga zaman sampai mengenal tulisan dalam kurun waktu yang sangat lama. untuk bangsa indonesia jaman praaksara berakhir sekitar tahun 400 masehi atau abad ke 5.


Zaman periodisasi masa pra aksara meliputi :

  • Berdasarkan ilmu Geologi meliputi :
  • Zaman Arkeozoikum ( ± 2500 juta tahun yang lalu) yaitu zaman sebelum munculnya kehidupan
  • Zaman Paleozoikum ( ± 340 juta tahun ) yaitu zaman purba
  • Zaman Mesozoikum ( 251 – 65 juta tahun ) yaitu zaman purba tengah,pada masa ini hewan mamalia, burung , amfibi dan tumbuhan mulai ada
  • Zaman Neozoikum ( 60 juta tahun ) yaitu zaman purba baru,zaman ini dapat di bagi lagi menjadi 2 tahap yaitu tersier & quarter ,zaman es mulai menyusut dan makhluk2 dan manusia mulai hidup

Zaman Purbakala Di Indonesia

Bersumber dari teknologi yang diteliti oleh para ilmuan dapat disimpulkan pembagian zaman purbakala yang meliputi :


Zaman Batu

Antara lain:


1. Zaman Batu Tua (paleolithikum)

merupakan masa dimana manusia pada zaman itu membuat alat-alat perkakas yang dikerjakan secara kasar tidak diasah atau dipoles  Terdapat dua kebudayaan yang merupakan patokan zaman ini, yaitu: 1.Kebudayaan Pacitan (Pithecanthropus) 2.Kebudayaan Ngandong, Blora (Homo Wajakinensis dan Homo Soloensis.


Zaman Batu Madya ( Mesolithikum ) meruakan zaman sekunder masa ini berlangsung sekitar 140 juta tahun yang lalu, Tidak jauh berbeda dengan peride sebelumnya, kehidupan berburu atau mengumpulkan makanan. Namun manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal agak tetap dan bercocok tanam secara sederhana.  biasanya mereka  memilih tempat tinggal berlokasi di tepi pantai (kjokkenmoddinger) dan goa-goa (abris sous roche) sehingga di lokasi-lokasi tersebut banyak ditemukan berkas-berkas kebudayaan manusia pada zaman itu


2. Zaman Batu Baru (Neolithikum)

merupakan zaman batu muda. Di Indonesia, zaman Neolitikum dimulai sekitar 1.500 SM.Pada zaman ini manusia  telah mengalami perkembangan secara pesat dalam memenuhi kebutuhannya ,dari cara food gathering menjadi food producting, yaitu dengan cara bercocok tanam dan memelihara ternak. Pada masa itu manusia sudah mulai menetap di rumah panggung untuk menghindari bahaya binatang buas. Pada masa ini terbagi menjadi dua zaman yakni zaman tersier dan zaman kuarter

Baca Lainnya :  √Psikotropika: Pengertian, Bentuk, Bahaya Serta Dampak Psikotropika

  • Zaman Tersier

Zaman ini terbagi menjadi 5 tahapan yaitu kala Paleosen, kala Eosen, kala Oligosen, kala Miosen, dan kala Pliosen. dan dataran bumi yang tadinya menyatu kemudian menjadi terpisah. Pada masa ini Benua Asia terpisah dan meninggalkan jejaknya berupa laut hitam.


  • Zaman Kuarter

Zaman  ini muncul dan berkembang manusia-manusia praaksara ,zaman ini juga dibagi menjadi 2 masa yaitu :masa Plesitosen atau masa Diliuvium yaitu masa terjadinya perluasan es didaerah utara bumi,sehingga menyebabkan laut di indonesia surut dan memunculkan paparan sunda dan sahul.kemudian masa Holosen atau masa Alluvium yaitu masa ini es di kutub utara mulai mencair,sehingga dataran rendah indonesia tenggelam dan berubah menjadi lautan.sehingga menyebabkan munculnya ribuan pulau .


3. Zaman Batu Besar (Megalithikum) 

Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, merupakan zaman dimana manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar.Pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan. Walaupun kepercayaan mereka masih dalam tingkat awal, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang, Kepercayaan ini muncul karena pengetahuan manusia sudah mulai meningkat.


  •   Zaman Logam yang terbagi menjadi :
  1. Zaman Perunggu
  2. Zaman Tembaga
  3. Zaman Besi

Jenis-Jenis Manusia Indonesia Yang Hidup Pada Masa Pra Aksara


1. Megantropus paleojavanicus

Diketemukan didaerah sangiran solo oleh Von Konigswald tahun 1936.


2. Pithekantropus Mojokertensis

Ditemukan di daerah perning Mojokerto oleh Cokro Handoyo tahun 1936.


3. Pithekantropus Erectus

Ditemukan didaerah Trinil lembah Bengawan Solo Ngawi oleh Eugine Duboise tahu 1890.


4. Homo Soloensis

Ditemukan di lembah Bengawan Solo di Ngandong oleh Ter Haar dan Ir. Openoreth tahun 1931=1934.


5. Homo Wajakensis

Ditemukan di daerah Wajak Tulungagung oleh Van Reischoten tahun 1889.


Perkembangan Corak Kehidupan dan Peralatan

Perkembangan corak kehidupan dan peralatanyang digunakan manusia purba dibagi menjadi 4 tahap :

Baca Lainnya :  √Kolonialisme: Pengertian, Macam, Dampak dan Tujuan Kolonialisme

1. Masa berburu & mengumpulkan makanan tingkat sederhana

Corak kehidupan :

  1. Nomaden ( berpindah-pindah )
  2. Kebutuhan hidup tergantung pada alam

Peralatan yang digunakan :

  1. Kapak berimbas
  2. Kapak penetak
  3. Kapak genggam
  4. Kapak Lonjong

2. Masa Berburu & mengumpulkan makanan tingkat lanjutan

Corak kehidupan :

  1. Bertempat tinggal di goa – goa
  2. Sudah mengenal api
  3. Sudah mengenal bertanam sederhana

Peralataan yang digunakan :

  1. Kapak Persegi
  2. Kapak penetak
  3. Kapak genggam
  4. Kapak Perimbas
  5. Peralatan serpih
  6. Peralatan dari tulang

3. Masa bercocok tanam

Corak kehidupan :

  1. Sudah dapat mengatur dan memanfaatkan sumber daya alam
  2. Sudah dapat menghasilkan makanan sendiri
  3. Sudah dapat hidup menetap dan mengenal sistem gotong royong

Peralatan yang digunakan :

  1. Beliung : Kapak batu, mata anak panah, mata tombak, gerabah
  2. Beliung persegi → batu yang sudah dihaluskan  dan diasah pada sisi-sisinya

4. Masa Perundagian

Corak kehidupan pada masa perundagian

  • Manusia terbagi dalam kelompok-kelompok yang memiliki ketrampilan
  • Manusia membangun tempat pemujaan dari batu-batu besar.

Peralatan yang digunakan :

  • Kapak perunggu ( kapak corong, kapak sepatu ), nekara, moko, peralatan upacara manik – manik dll.

Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Pada zaman itu tebagi menjadi 2 ras yaitu ras Mongoloid dan ras Austroloid Penduduk yang berasal dari daratan Asia terutama dari Yunan atau lembah sungai Nekong ( cina ) dan lembah sungai Salwen ( India ) inilah yang di sebut sebagai asal mula nenek moyang Bangsa Indonesia.

  1. Ras Mongoloid merupakan ras yang berasal dari Asia Tengah(Mongolia) di Indonesia ras ini tersebar dibagian barat yang meliputi pulau Sumtera,Jawa dan Kalimantan.
  2. Ras Australoid merupakan ras yang berasal dari Australia dan menyebar ke Indonesia bagian timur khususnya wilayah Papua Iria Jaya.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Sejarah Peradaban Awal Masyarakat Indonesia & Persebarannya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi