Yurisprudensi: Pengertian, Unsur, Proses, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contoh

Diposting pada

Pengertian Yurisprudensi Menurut Para Ahli, Unsur, Proses, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contoh


Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Yurisprudensi? Apakah kalian pernah mendengar istrilah dari Yurisprudensi? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian menurut para ahli, unsur, proses, fungsi, jenis, manfaat dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Yurisprudensi: Pengertian, Unsur, Proses, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contoh

Pengertian Yurisprudensi

Yurisprudensi berasal dari kata Iuris Prudensial (Latin), Jurisprudentie (Belanda) dan Jurisprudence (Belanda) yang berarti ilmu hukum. Dalam sistem pengetahuan hukum, Yurisprudensi merupakan suatu pengetahuan aturan faktual dan hubungannnya dengan aturan yang lain.

Pengertian lain dari Yurisprudensi adalah keputusan-keputusan hakim terdahulu yang telah mempunyai kekuatan aturan tetap dan diikuti oleh hakim atau forum peradilan lain dalam memutuskan suatu masalah atau kasus yang sama.


Pengertian Yurisprudensi Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli mengenai yurisprudensi, yakni sebagai berikut:


  • Menurut Yan Paramdya Puspa

Menurut pendapat dari Yan Paramdya Puspa, Yurisprudensi merupakan kumpulan atau seri keputusan Makhkamah Agung banyak sekali vonis beberapa dari banyak sekali macam jenis masalah kasus yang menurut dari pemutusan kecerdikan di setiap hakim sendiri yang kemudian dianut oleh para hakim lainnya untuk memutuskan kasus-kasus kasus yang hampir atau sama. Dengan adanya yurisprudensi demikian, para hakim secara tidak pribadi dalam membentuk bahan aturan atau yurisprudensi demikian merupakan sumber hukum.

Baca Lainnya :  Teks Tantangan adalah

  • Menurut Topo Santoso

Menurut pendapat dari Topo Santoso, Yurisprudensi merupakan tidak sama dengan undang-undang, alasannya yaitu yurisprudensi mempunyai kandungan norma khusus yang mempunyai sifat individual dalam masalah tertentu, sedangkan dalam undang-undang sifatnya umum. Yurisprudensi tidak sama dan tidak setara dengan undang.


  • Menurut Muladi

Muladi menunjukkan beberapa pendapat, antara lain:

  1. Yurisprudensi yaitu pedoman aturan khusus yang terbentuk dari putusan-putusan pengadilan, khususnya Mahkamah Agung atau the science of law the forma principles upon which are law are based.

  2. Yurisprudensi yaitu himpunan putusan hakim yang dianggap sebagai sumber aturan yang sanggup digunakan sebagai acuan oleh hakim dalam memutus kasus yang serupa. A body of a court decision as a judicial precedent considered by the judge in it’s verdict.

  3. Yurisprudensi yaitu salah satu sumber aturan yang disamping undang-undang, traktat, dokrin dan aturan kebiasaan.


  • Menurut Denny Indrayana

Menurut pendapat dari Denny Indrayana, Yurisprudensi tidak sama dengan undang-undang baik dari ketentuan aturan faktual maupun doktrin.


  • Menurut Philipus M. Hadjin

Menurut pendapat dari Philipus M. Hadjin, Yurisprudensi merupakan produk kewenangan legislasi dewan perwakilan rakyat dengan huruf yuridis yang bersifat abnormal umum, sedangkan dlam Putusan Mahkamah Agung yang berada dalam ranah yudicial decision yang mempunyai sifat yang konkrit-individual, maka dalam undang-undang tidak sanggup disamakan dengan putusan Mahkamah Agung.


  • Menurut Prof. Subekti

Menurut pendapat dari Prof. Subekti, Yurisprudensi merupakan putusan-putusan Hakim atau Pengadilan yang telah berkekuatan aturan tetap dan dibenarkan oleh Mahkamah Agung sebagai Pengadilan kasasi, atau putusan Mahkamah Agung sendiri yang sudah berkekuatan aturan tetap.


  • Menurut Soehino

Menurut pendapat dari Soehino, suatu keputusan Mahkamah Agung sanggup disebut Yurisprudensi, ketika putusan Mahkamah Agung tersebut mengenai suatu bahan yang telah dirunut, digunakan sebagai acun dalam keputusan Mahkamah Agung mengenai bahan yang sama yang paling sedikit 5 keputusan Mahkamah Agung.

Baca Lainnya :  √Kepribadian: Pengertian Menurut Para Ahli, Tipe, Ciri Serta Teori

  • Menurut Kansil

Menurut pendapat dari Kansil, Yurisprudensi merupakan keputusan hakim terdahulu yang sering diikuti dan dijadikan dasar keputusan oleh hakim kemudian mengenai persoalan yang sama.


  • Menurut Sudikno Mertokusumo

Menurut pendapat dari Sudikno Mertokusumo, Yurisprudensi merupakan pelaksanaan aturan dalam hal konkrit terjadi tuntutan hak yang dijalankan oleh suatu tubuh yang bangkit sendiri dan diadakan oleh negara serta bebas dari imbas apa dan siapa pun denga cara menunjukkan putusan yang bersifat mengikat dan berwibawa.


Unsur-Unsur Yurisprudensi

Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsur yurisprudensi, yakni sebagai berikut:

  1. Memenuhi kriteria adil
  2. Keputusan atas sesuatu yang tidak terang pengaturannya
  3. Terjadi berulangkali dengan masalah yang sama
  4. Sudah dibenarkan Mahkamah Agung
  5. Keputusan tetap

Proses Yuriprudensi

Berikut ini terdapat 2 proses dari yurisprudensi, yakni sebagai berikut:

  • Eksaminasi, merupakan proses meneliti dan menyidik suatu keputusan.
  • Notasi, merupakan proses klarifikasi sementara atau permanenan yang dicatata menurut suatu perkara.

Fungsi Yuriprudensi

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari yurisprudensi, yakni sebagai berikut:

  1. Untuk menegakkan kepastian hukum
  2. Untuk mewujudkan keseragaman pandangan aturan yang sama
  3. Sebagai landasan hukum
  4. Untuk membuat standar hukum

Jenis-Jenis Yuriprudensi

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis dari yurisprudensi, yakni sebagai berikut:


  • Yurisprudensi Tetap

Yurisprudensi tetap merupakan keputusan dari hakim yang terjadi alasannya yaitu rangkaian putusan yang sama dan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pengadilan.


  • Yurisprudensi Tidak Tetap

Yurisprudensi tidak tetap merupakan keputusan dari hakim terdahulu yang tidak dijadikan seagai dasar bagi pengadilan.


  • Yurisprudensi Semi Yuridis

Yurisprudensi semi yurisis merupakan semua penetapan pengadilan yang didasarkan pada paermohonan seseorang yang berlaku khusus hanya bagi pemohon. pola yurisprudensi ini yaitu penetapan status anak.


  • Yurisprudensi Administratif
Baca Lainnya :  Kenakalan Remaja

Yurisprudensi administrasif merupakan surat edaran Mahkamah Agung yang berlaku hanya secara administratif danm mengikat intern dalam lingkup pengadilan.


Dasar Hukum Yurisprudensi

Dasar aturan yurisprudensi yaitu UU No. 48 Tahun 2009 wacana kekuasaan Hakim yang berbunyi “Pengadilan dihentikan menolak untuk menyidik perkara, mengadili kasus dan memutuskan kasus yang diajukan dengan alasan aturan tidak ada atau kurang terang (kabur), melainkan wajib menyidik serta mengadilinya. Hakim diwajibkan untuk menggali, mengikuti dan memahami keadilan dan nilai-nilai aturan yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat”


Manfaat Yuriprudensi

Berikut ini terdapat beberapa manfaat dari yurisprudensi, yakni sebagai berikut:

  • Sebagai pedoman bagi hakim untuk menuntaskan kasus yang sama
  • Membantu membentuk aturan tertulis

Contoh Yuriprudensi

Berikut ini terdapat beberapa contoh dari yurisprudensi, yakni sebagai berikut:

  • Pencurian arus listrik
  • Perkara perceraian
  • Pewarisan harta gono gini
  • Perjanjian internasional
  • Keputusan perdamaian
  • Terdakwa mengalami gangguan jiwa

Demikian Penjelasan Materi Tentang Yurisprudensi: Pengertian, Unsur, Proses, Fungsi, Jenis, Manfaat dan Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi dan Mahasiswa