Tuba Fallopi (Oviduk): Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian dan Penyebab

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Tuba Fallopi (Oviduk)? Apakah kalian pernah mendengar istilah dari Tuba Fallopi (Oviduk)? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian, fungsi, struktur, bagian dan penyebab. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Tuba Fallopi (Oviduk): Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian dan Penyebab

Pengertian Tuba Fallopi (Oviduk)

Tuba fallopi yang dikenal dengan nama lain sebagai “Oviduk” adalah saluran yang menghubungkan ovarium dengan rahim. Tuba Fallopi berjumlah satu pasang, di kiri dan kanan.

Fungsi utama dari tuba fallopi adalah sebagai jalur transportasi ovum dari ovarium ke rahim. Masing-masing tuba falopi umumnya mempunyai panjang sekitar 10 sampai 13 cm dengan diameter 0,5 sampai 1,2 cm.


Fungsi Tuba Fallopi (Oviduk)

Fungsi dari tuba falopi adalah sebagai saluran yang membawa sel ovum dari ovarium ke uterus (rahim). Selain itu, bagian ampula sering menjadi tempat bertemunya sel sperma dan sel ovum (fertilisasi). Tuba falopi menjalankan fungsinya melalui kontrasi otot polos yang menciptakan gerakan peristaltik (gerakan mendorong), gerakan inilah yang dapat membawa sel ovum ke rongga rahim.

Gerakan tersebut dipengaruhi oleh sistem hormonal estrogen dan progesteron dan prostaglandin, serta beberapa faktor dari luar tubuh.

Pada tuba falopi juga terdapat silia, yaitu struktur seperti rambut-rambut halus yang membantu pergerakan sel ovum. Perjalanan ini dapat memakan waktu berjam-jam atau bahkan mencapai hitungan hari.

Terkadang terjadi kelainan yang menyebabkan hasil fertilisasi tidak masuk ke rahim, melainkan berkembang di tuba fallopi, kelainan seperti ini disebut kehamilan di luar kandungan.

Baca Lainnya :  √Tumbuhan Lumut: Pengertian, Ciri, Reproduksi, Klasifikasi dan Manfaat

Struktur Tuba Fallopi (Oviduk)

Berikut ini terdapat beberapa stuktur tuba fallopi (oviduk), yakni sebagai berikut:

  1. Lapisan serosa, merupakan lapisan terluar dari tuba fallopi.
  2. Lapisan subserosa atau lapisan otot, merupakan lapisan yang terdiri dari pembuluh darah, pembuluh limfatik, otot longitudinal dan otot sirkular. Pada lapisan ini otot berfungsi untuk menciptakan gerakan sehingga tuba falopi dapat mentransportasikan ovum dari ovarium ke rahim.
  3. Lamina propria, merupakan lapisan yang sebagian besar terdiri atas pembuluh darah sehingga sering disebut juga dengan lapisan vaskular.
  4. Lapisan mucosa, merupakan lapisan yang tersusun oleh epitel kolumnar bersiliata dan sel sekretori.

Bagian-Bagian Tuba Fallopi (Oviduk)

Berikut ini terdapat beberapa bagian tuba fallopi (oviduk), yakni sebagai berikut:

  • Fimbriae, merupakan struktur seperti jari yang bersilia, bagian ini berfungsi untuk menangkap sel telur dari ovarium.
  • Ampula, merupakan bagian terluas dari tuba falopi, biasanya merupakan tempat terjadinya fertilisasi (pertemuan sel sperma dengan sel ovum).
  • Infundibulum, merupakan tempat melekatnya fimbriae.
  • Isthmus, merupakan salurah sempit yang mnghubungkan ampula dengan rongga rahim (uterus).

Penyebab Tuba Fallopi (Oviduk) Tersumbat

Biasanya, penyebab tuba fallopi tersumbat adalah karena infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrohoeae yang mulanya dari vagina dan lalu menjalar sampai tuba fallopi.

Akibat infeksi tersebut, tuba fallopi membenkak dan meradang. Sesudah membengkak dan meradang, tuba fallopi akan mengeluarkan cairan bercampur nanah yang akan membanjiri saluran tuba fallopi sehingga terjadi penyumbatan pada tuba fallopi.

Apabila terus berlanjut, infeksi tersebut akan mengakibatkan tuba fallopi pecah dan berdampak peritonitis adalah peradangan selaput rongga perut yang sangat berbahaya.

Selain bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi pada tuba fallopi adalah kontraksi intimual penyakit menular, seperti klamida dan gonore.

Baca Lainnya :  √Kolenkim dan Sklerenkim: Pengertian, Fungsi, Ciri Serta Jenisnya

Demikian Penjelasan Materi Tentang Tuba Fallopi (Oviduk): Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian dan Penyebab
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi