Pelanggan adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Pelanggan?Mungkin anda pernah mendengar kata Pelanggan? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang. Pengertian, Fungsi, Jenis, Karakteristik, Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Pelanggan

 

Pengertian Pelanggan

Pelanggan merupakan seseorang, instansi, lembaga ataupun organisasi yang langsung membeli produk dari anda atau jasa perusahaan secara rutin atau berkesinambungan karena produk atau jasa yang dibelinya merasa sangat bermanfaat. Mereka dapat berupa distributor, pengecer, dan sebagainya.


Pengertian Pelanggan Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian pelanggan menurut para ahli antara lain yakni:

1. Greenberg, 2010

Menurut Greenberg, Pelanggan adalah seorang individu atau kelompok yang memebeli produk fisik atau jasa dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor seperti harga, kualitas, tempat, pelayanan dan lain sebagainya berdasarkan keputusan mereka sendiri.


2. Nasution, 2001

Menurut Nasution, Pelanggan adalah semua orang yang membeli suatu produk tertentu baik berupa barang atau jasa.


3. dan Hamdani (2006:174)

Menurut Lupiyoadi dan Hamdani pelanggan adalah seeorang yang secara berulang-ulang datang ke tempat yang sama untuk membeli barang atau memperoleh jasa yang diinginkannya karena merasa puas dengan barang dan jasa


4. Cambridge Internasional Dictionaries

Menurut Cambridge Internasional Dictionaries pelanggan merupakan orang yang membeli barang atau menggunakan jasa


5. Wikpedia

Pelanggan adalah seseorang yang terbiasa membeli barang atau jasa disebuah tempat.


Fungsi Pelanggan

Berikut ini adalah fungsi pelanggan antara lain yakni:

  • Memberikan keuntungan pada perusahaan.
  • Memenangkan persaingan pasar.
  • Dengan adanya pelanggan produk atau jasa yang kita jual dan tawarkan akan laku dan habis
  • Menciptakan pangsa pasar yang baik terhadap produk/jasa.
  • Menempatkan pelanggan sebagai mitra usaha.

Jenis-Jenis Pelanggan

Berikut ini adalah jenis- jenis pelanggan antara lain sebagai berikut:

1. Pelanggan Internal

Pelanggan Internal merupakan sekelompok orang atau individu yang tidak mengonsumsi suatu barang ataupun jasa secara langsung. Pelanggan tipe ini membeli barang ataupun jasa untuk dijual kembali oleh orang lain. Pelanggan jenis ini dapat berupa produsen suatu barang ataupun agen penjualan yang bekerja sama dengan perusahaan penyedia barang ataupun jasa. Pelanggan jenis ini akan didapatkan oleh perusahaan dengan jalan memberikan berbagai keuntungan untuknya.


2. Pelanggan Antara

Pelanggan Antara merupakan sekelompok orang yang berada diantara produk namun bukan pemakai terakhir dari produk perusahaan. Pelanggan Antara adalah pelanggan yang berperan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Contoh pelanggan antara yaitu retailer, dealer motor, biro jasa yang memesankan tour, kamar penginapan dan lain sebagainya.


3. Pelanggan Eksternal

Pelanggan Eksternal merupakan sekompok orang yang berada di luar perusahaan dengan menerima produk dari perusahaan. Pengertian Pelanggan Eksternal yang lain yaitu, Pelanggan Eksternal adalah konsumen terakhir dari suatu produk dan jasa. Pelanggan eksternal yaitu masyarakat umum yang menerima barang atau jasa, Contoh pelanggan eksternal antara lain: pelanggan warung makan, pelanggan operator, dan lain sebagainya.

Baca Lainnya :  √ Seni Patung : Pengertian, Sejarah, Jenis, Teknik Serta Contohnya

 


Karakteristik Pelanggan

Berikut adalah karakteristik pelanggan antara lain sebagai berikut:

1. Pelanggan spontan

Pelanggan spontan merupakan pelanggan yang bermaksud hanya sekali sahaja berurusan dengan kita  ia datang menemui kita ataupun terpaksa mengambil produk kita bagi memenuhi keperluan dirinya sendiri.  Kebiasaannya pelanggan seperti ini tidak memikirkan apa-apa melainkan  ia dapat memenuhi keperluan dan kehendaknya sahaja sudah memadai. Ia juga boleh berlaku jika ia datang di sesuatu tempat atau lokasi yang mungkin produk atau perkhidmatan yang dikehendakinya tidak terdapat di tempat tinggalnya.


2. Pelanggan tetap biasa

Pelanggan seperti ini yang telah pun mendapatkan produk atau perkhidmatan dari kita cukup berpuas hati dengan kita. Pelanggan ini akan datang lagi mengambil produk atau perkhidmatan kita walaupun setelah dua atau tiga kali mengambilnya.  Walaupun begitu, pelanggan seperti ini hanya mahu pergunakan untuk diri beliau sendiri sahaja tanpa menghebohkan dan menceritakan kepada orang lain. Sebaik mana kita tawarkan produk ini kepada beliau walaupun banyak kali beliau mengambil produk atau perkhidmatan kita beliau masih setia untuk menggunakan secara bersendirian sahaja.


3. Pelanggan yang berkembang

Pelanggan bukan sahaja berpuas hati dengan kita tetapi juga mengambil produk atau perkhidmatan kita lagi dan lagi sambil melakukan hebahan mulut kepada orang lain dan perkenalkan produk atau perkhidmatan kita juga kepada orang lain. Pelanggan sebeginilah idaman kita yang harus kita carikan dan berikan matlamat utama kepada mereka. Sesungguhnya promosi hebahan mulut ke mulut adalah satu alat promosi yang paling berkesan sekali di dalam dunia penjualan. Tiada kos yang di keluarkan cuma tugasan kita adalah untuk memastikan servis kita mencapai tahap maksimum kepuasan pelanggan kita. Perhubungan yang baik amat di titik beratkan pada pelanggan seperti ini.


4. Pelanggan perkongsian

Kebiasaannya pelanggan seperti ini juga menjadi rakan kongsi kepada perniagaan kita. Kita untung mendapatkan pendapatan, begitu juga pelanggan juga akan mendapat untung pendapatan seperti mana kita. Pelanggan seperti ini juga melakukan perniagaan dan bermatlamatkan keuntungan pendapatan hasil dari produk atau perkhidmatan yang kita tawarkan.

Karakteristik Pelanggan :

  • Pelanggan pemula, Jenis Pelanggan pemula cirinya adalah pelanggan yang datang banyak bertanya. Dan Pelanggan pemula merupakan calon pelanggan dimasa yang akan datang.
  • Pelanggan curiga, ada Pelanggan yang datang dengan rasa curiga bahwa anda menjual barang gelap dengan harga gelap dan untung anda berlipat. Jadi dia akan menawar di bawah harga kepantasan.
  • Tipe cerewet. Terkadang mereka ini banyak bicaranya. Tipe seperti ini cepat akrab dengan siapa saja dan santai bicaranya.
  • Tipe arogan dan sombong. Tipe orang ini sulit banget menerima pendapat orang lain dan bangga pada diri sendiri. Orang ini terkadang suka membantah terhadap perkataan anda dan senang memamerkan yang mereka miliki.
  • Tipe kikir. Tipe ini mempertimbangkan untung rugi yang akan mereka dapatkan. Perhitungan mereka sangat terperinci.
  • Tipe pendiam. Mereka irit dalam bicara. Mereka terkadang bicara pada hal-hal yang penting saja, namun dapat diandalkan karena mereka tipe banyak melakukan aksi.
  • Tipe pembanding. Mereka adalah tipe yang sangat paham tentang produk/jasa yang anda tawarkan, sehingga anda terkadang kesulitan menaklukan mereka.
  • Pelanggan pengadu domba, ada jenis Pelanggan lain lagi, yaitu yang suka mengadu domba. Mungkin karena menganggap anda adalah domba yang layak diadu-adu. Pelanggan jenis ini suka mengatakan bahwa harga di tempat lain lebih murah daripada barang yang Anda tawarkan.
  • Pelanggan yang selalu marah. Solusinya dengarkan pada saat mereka marah dan jangan mencoba memberikan argumentasi yang terkesan anda membela diri namun dengarkan saja dulu semua keluhannya dengan baik kemudian setelah suasa sudah mereda baru anda jelaskan duduk persoalannya kemudian cari solusi jalan keluarnya.
  • Pelanggan yang tidak sabar. Misalnya beli sprei maunya buru-buru melulu maka solusinya adalah kasih penjelasan lama pembuatan dan pengirimannya, bagi orang yang tidak sabaran dengan penjelasan tersebut bisa mengambil keputusan jadi atau tidaknya beli sprei. Jika mereka jadi beli paling tidak sudah tahu dari awal sehingga mereka akan menjadi sabar menanti.
  • Pelanggan yang baik hati. Meskipun pelanggan itu termasuk baik hati bukan berarti kita menyepelekan mereka,  dengan adanya pelanggan yang baik hati ini maka urusan bisnis menjadi lancar. Jaga jangan sampai mengecewakan mereka karena jika mereka sering dikecewakan kita tidak menutup kemungkinan mereka akan kabur.
  • Pelanggan yang cerewet. Untuk menghadapi pelanggan yang cerewet harus mempunyai data-data yang akurat tentang apa yang kita jual karena mereka biasanya masalah kecil saja bisa dibesar-besarkan. Coba kita hadapi dengan sifat kalem karena jika kita juga menghadapi dengan cerewet maka masalah tidak akan selesai. Orang cerewet kebanyakan hanya di mulutnya saja namun biasanya hatinya baik asalkan kita dapat mengambil hati mereka. Tipe pelanggan cerewet ini jika kita sudah mengetahui cara mengatasinya maka mereka akan menjadi pelanggan setia kita karena keluhan mereka sudah dapat kita atasi.
  • Pelanggan yang curang. Menghadapi tipe pelanggan yang curang ini kita mesti ekstra hati-hati dengan cara semua catatan kita harus lengkap dan rapih karena jika mereka curang maka akan dapat dilacak dari semua catatan dan transaksi yang ada. Pelanggan yang curang biasanya ada kaitannya dengan kebohongan, dibenak mereka adalah bagaimana mencurangi kita agar mereka mendapat keuntungan langsung. Contohnya, barang sudah dikirim katanya ada kekurangan padahal sebenarnya barangnya sudah lengkap dengan tujuan ingin dikirim lagi kekurangan tersebut. Hal semacam ini namanya curang dan sebagai pelaku usaha online hal ini bisa saja terjadi.
  • Pelanggan yang judes. Menghadapi pelanggan yang judes tidak ada solusi yang jitu kecuali menghadapinya dengan sifat ramah agar situasi menjadi mencair. Pelanggan yang judes memang bawaan orangnya judes namun demikian pada dasarnya mereka baik hati. Bisa menjadi pelanggan setia asalkan kita bisa menanggapi mereka seramah mungkin meskipun didalam hati kecil kita tidak menerima hal demikian.
  • Pelanggan yang tidak tahu diri. Kuncinya kita harus sabar jangan ikut kepancing emosi dengan ulah pelanggan yang tidak tahu diri. Disamping sabar kita juga harus selalu waspada terhadap pelanggan yang tidak tahu diri karena pada dasarnya mereka kurang peduli terhadap orang lain. Misalnya, malam hari waktunya tidur kemudian telpon untuk beli barang. Ini khan tidak tahu diri namanya bagaimana kalau hal demikian diperlakukan kepada dirinya pasti tidak akan terima. Pelaku online tidak jarang mengalami semacam ini jadi mesti sabar.
  • Pelanggan yang lemot. Terkadang kita dibuat sewot terhadap pelanggan yang lemot betapa tidak sudah diterangin panjang lebar tahunya tidak faham ingin diulangi lagi. Jika menghitung pelanggan yang lemot biasanya suka salah. Kita harus mempunyai sifat maklum dan jiwa mendidik dalam hal ini sehingga jika mereka lemot mesti kita tuntun pelan-pelan biar mengerti yang akhirnya menjadi pelanggan setia kita.
  • Pelanggan yang ramah. Pelanggan yang ramah paling enak dilayani dan segala masalah yang dihadapi biasanya dapat dicari jalan keluarnya dengan baik. Jangan sampai terjadi kebalikan pelanggannya sudah ramah malah kita yang melayani judes dan bila ini terjadi pelanggan ini akan kabur. Judes dan ramah bisa juga kita lihat via SMS atau BBM bagaimana kata-kata yang ditulis selama berinteraksi.
  • Pelanggan yang detail. Pelanggan yang detail biasanya akan menanyakan segala sesuatu sampai sedetil-detilnya dan mereka perhitungannya sangat matang sehingga kita harus dapat meyakinkan kepada dia bahwa apa yang kita jual mengusai sampai yang sedetail-detailnya agar jika mereka minta penjelasan dapat kita terangkan dengan baik. Tipe pelanggan detail ini adalah tipe pelanggan yang suka membanding-bandingkan antara produk yang satu dengan produk yang lain.
  • Pelanggan pengutil. ada lagi jenis Pelanggan yang suka mengutil. Dia sering bertanya apa saja, yang pada intinya bertujuan agar Anda bingung dan linglung, dan pada akhirnya setelah Pelanggan tersebut pergi, anda mendapatkan ada barang yang hilang.
  • Pelanggan yang loyal pada harga, Inilah tipikal Pelanggan pada umumnya. Loyalitasnya hanya pada harga bukan pada anda. Kalau harga kompetitor anda lebih murah dia akan lari ke sana.
  • Pelanggan banyak uang, Ini yang kita cari. Uangnya banyak, tidak cerewet, lagi penurut. Tapi hati-hati menanganinya. Bagi mereka biasanya mutu nomor satu. Anda harus menyuguhkan hanya yang terbaik. Sekali kecewa, mereka pindah ke pesaing.
  • Pelanggan kumuh, sesungguhnya penampilan kumuh atau perlente tidak pernah mengatakan apa-apa. Banyak konglomerat, purnawirawan atau bos-bos besar keluar-masuk toko sengaja memakai kaos oblong dan celana pendek. Pasti bukan untuk memperdaya kita, agar kita menjual murah, melainkan karena begitulah memang kepribadian mereka yang sejati: sederhana, apa adanya. Ada pepatah bilang: Don’t judge the book from the cover. Jangan menghakimi orang dari penampilannya.
  • Sedangkan jenis Pelanggan yang terakhir (Value seeker), adalah mereka yang memiliki pertimbangan dan pendirian sendiri. Kelompok ini jumlahnya lebih besar dari kelompok pertama, sehingga patut pula diberi perhatian khusus. atau yang disebut Pelanggan “Value Seeker”. Jenis Pelanggan ini relatif sulit untuk dipengaruhi, karena mereka lebih mendasarkan kebutuhan mereka terhadap alasan-alasan yang rasional.
Baca Lainnya :  Kegiatan Konsumsi

Demikian Penjelasan Materi Tentang Pelanggan adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Karakteristik

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya