Panca Indera

Diposting pada
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Panca Indera? Mungkin anda pernah mendengar kata Panca Indera? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, macam, bagian, fungsi, cara merawat panca indera dengan baik . Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Panca Indera

Panca Indera

Panca indra adalah organ yang ada pada manusia untuk menangkap rangsangan sehingga dapat memberikan respon sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan insting kita dan merupakan alat-alat tubuh yang berperan untuk mengetahui kondisi luar. Alasan disebut dengan panca indera karena terdiri atas lima indra yakni indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau atau pencium (hidung), indra pengecap (lidah) serta indra peraba(kulit).


1. Indera Penglihat (Mata)

Mata adalah salah satu alat indra makluh hidup khususnya manusia sebagai indra penglihat. cara kerja mata yaitu mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi impuls elektrokimia pada sel saraf. Dengan adanya mata, kita bisa melihat objek lain dengan bantuan cahaya.Ada banyak bagian-bagian mata, baik bagian luar seperti alis dan kelopak atau pun bagian dalam seperti kornea, pupil dan retina.

Indera Penglihat (Mata)


Cara kerja Mata adalah sebagai berikut :

  • Cahaya memantulkan obyek dan mengirim pada garis lurus menuju mata Anda.
  • Cahaya melalui kornea, menuju pupil dan diteruskan ke lensa mata.
  • Kornea dan lensa membelokkan (membiaskan) cahaya agar di fokuskan ke retina.
  • Photoreceptors pada retina mengkonversi cahaya menjadi gelombang elektrik.
  • Gelombang elektrik melalui saraf optik menuju otak.
  • Otak memproses sinyal-sinyal itu menjadi sebuah bayangan (image)

Peran Dari Pada Mata

Mata Anda memainkan peran krusial pada hampir semua yang Anda lakukan. Disini ada beberapa fungsi utama dari mata.

  • Melihat – Mata mendapatkan cahaya dan mengkonversi menjadi gelombang elektrik yang dikirim ke otak, yang memproses sinyal-sinyal ini untuk menjadi bayangan yang bisa kita lihat.
  • Bergerak – Enam otot ‘extraocular’ mengontrol pergerakan mata. Empat bergerak ke atas, bawah, liri dan kanan; dua mengatur mata untuk menyeimbangkan dengan pergerakan kepala.
  • Berkedip – Setiap saat Anda berkedip, sekresi garam (basal tears) dari airmata Anda di sapu di atas permukaan bola mata, menjaga bola mata tetap lembab dan bersih. Otot-otot pada kelopak mata atas mengontrol pergerakan membuka dan menutup.
  • Menangis – Airmata – cairan garam yang mengandung protein, air, mucus dan minyak- dikeluarkan oleh lacrimal gland bagian atas, sisi luar dari mata. Airmata secara refleks melindungi dari penyebab iritasi seperti asap, debu dan angin. Airmata karena emosi adalah sebuah respon dari rasa sedih atau bahagia – ada sebuah teori bahwa airmata yang baik bisa membantu tubuh lebih kuat dari racun dan zat merugikan.
  • Melindungi – Mata di set pada rongga di tengkorak untuk melindungi dari cidera. Bulumata dan kelopak mata menjaga dari debu dan kotoran. Alis mata di bentangkan untuk mengalihkan keringat masuk ke mata Anda.

Bagian-bagian Mata dan fungsinya:

  • Kornea (selaput bening), sebagai penerus cahaya yang masuk dalam mata. cahaya berakhir pada selaput jala/ retina.
  • Iris (selaput pelangi), letaknya di belakang kornea mata dan di tengah selaput pelangi ada celah bernama anak mata/ pupil fungsinya mengatur banyaknya cahaya masuk dalam mata.
  • Lensa sebagai pemfokusan agar cahaya yang masuk dalam mata jatuh tepat pada retina.
  • Badan Bening fungsinya meneruskan cahaya yang melalui lensa.
  • Retina (selaput jala) fungsinya menangkap cahaya masuk dalam mata. Saraf mata, berguna meneruskan rangsang cahaya menuju otak.
  • Pupil memiliki fungsi sebagai saluran masuknya cahaya ke mata.
  • Otot mata berfungsi untuk menggerakan bola mata.

Cara menjaga dan merawat Mata :

  1. Tidak membaca di tempat yang kurang cahaya atau yang terlalu terang.
  2. Tidak membaca dengan jarak terlalu dekat atau terlal u jauh. Jarak membaca yang baik ± 30 cm.
  3. Tidak membaca sambil tiduran.
  4. Segera ke dokter mata, jika mata terasa sakit atau penglihatan terganggu.
  5. Perbanyak konsumsi vitamin A. Vitamin A sangat baik bagi kesehatan mata. Wortel merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin A.
  6. Jangan menatap sinar matahari secara langsung.
  7. Jaga agar kotoran tidak masuk ke mata. Jangan mengucek mata jika ada kotoran masuk ke mata. Segera berikan obat tetes pada matamu. Hal ini untuk mendorong kotoran keluar dari mata.

2. Indera Pembau (Hidung)

Hidung merupakan bagian dari alat indera yang sangat penting bagi kehidupan terutama bagi manusia.selain sebagai pernapasan adalah sebagai indera pembau. Rangsang bau yang diterima dari hidung akan dilanjutkan menuju ke otak. Ketidakmampuan indera pembau dalam mencium bau ialah bernama anosmia. Penyebabnya adalah terjadinya penyumbatan pada rongga hidung seperti akibat pilek dan penyakit polip, serta gangguan saraf indera pembau.

Baca Lainnya :  √Aurora: Pengertian, Jenis, Proses, Akibat Serta Fakta Aurora

Indera Pembau (Hidung)

Cara kerja Hidung adalah sebagai berikut :

  1. Jadi bau yang ada di sekitar anda, seperti molekul-molekul yang bertebaran di udara mampu memicu dan memunculkan rangsangan. Pada rongga hidung terdapat syaraf yang di sebut dengan syaraf olfaktory epithelium. Nah impuls impuls yang ada di sekitar bulu hidung bisa menggetarkan ujung syaraf pembau atau syaraf olfaktory. Syaraf ini secara reflektif memang sangat sensitif terhadap molekul molekul apapun, seperti molekul bau. Bahkan jika anda bisa menjumlah, syaraf pembau ini bisa mencium sekitar 10 juta jenis bau yang ada di bumi.
  2. Keberadaan ujung syaraf tersebut di teruskan ke syaraf olfaktory bulb. Setelah di terima, maka bagian syaraf ini akan di proses. Baru kemudian di salurkan ke otak. Sampai di otak akan memproses bau tersebut. Seperti melakukan identifikasi seperti bau apakah ini. Pengaruh dari pengalaman, dan kejadian masa lalu juga berpengaruh pada proses pengolahan informasi mengenai identifikasi bau tersebut. Setelah informasi yang di terima sesuai dan sama, maka kita bisa mengerti bau apakah ini
  3. Selain berguna sebagai alat pembau, namun manfaat nyata hidung adalah membantu anda dalam bernafas. Udara yang ada di luar ruangan, yang ada di lingkungan, akan di hirup oleh hidung anda. kemudian di saring oleh bulu hidung. Jika sudah memastikan bersih, maka bisa masuk ke dalam tenggorokan
  4. Keberadaan udara yang sudah masuk ke dalam tenggorokan akan di lanjutkan ke bronkus. Baru setelah itu melaju sampai paru paru. Nah di dalam alveolus, fungsi alveolus yaitu udara yang bersih akan di edarkan melalui darah yang menuju ke seluruh tubuh. Kandungan udara ini hanya terdapat oksigen, yang mana di gunakan untuk membantu pembakaran dan pembentukan energi.
  5. Kemudian darah akan mengalir ke seluruh tubuh. Organ organ menggunakan ini untuk menjalankan aktivitas. Karena sudah di gunakan, maka oksigen ini akan berbah menjadi karbondioksida. Nah zat inilah yang tidak di perlukan oleh tubuh, sehingga harus segera di keluarkan. Dari seluruh tubuh, karbondioksida berjalan menuju paru paru lagi.
  6. Setelah sampai di paru-paru, karbondioksida ini di tukar. Lalu di bawa ke atas atau ke bronkus, lalu sampai ke tenggorokan. Baru setelah itu di keluarkan melalui hidung. Itulah mengapa hidung anda juga mengeluarkan udara panas, yang mana di namakan dengan karbondioksida. Salah satu buktinya adalah zat ini memiliki karakteristik lembab seperti uap dan panas.
  7. Meskipun karbondioksida merupakan zat yang di keluarkan oleh manusia, namun siapa sangka zat inilah yang membantu tumbuhan hidup. Jadi jika manusia menggunakan oksigen, tanaman dan tumbuhan hidup dengan karbondioksida.

Peran Dari Pada Hidung

  • Rongga hidung – Anotomi Tulang Manusia seperti hidung diciptakan dengan memiliki dua lubang hidung. Fungsinya adalah sebagai tempat keluar pusatnya oksigen dan karbondioksida. Lewat jalur inilah udara yang bisa kita hirup membantu bernafas, membantu melakukan aktivitas, membantu proses pembakaran di dalam tubuh. Keberadaan rongga hidung ini meski kadang di nilai tidak penting, namun sesungguhnya sangat di perlukan.
  • Syaraf penghubung ke otak – Ketika hidung anda terkena masalah, seperti ada yang mengganjal, atau ada kotoran yang mengganggu proses pernafasan, maka syaraf ini akan menggetarkan saluran bagian-bagian otak anda. Dengan otak yang di getarkan oleh syaraf, maka akan memerintahkan alat ekstrimitas atas atau bagian tangan untuk menghalau apa yang mengganggu tersebut. Hal ini berkaitan dengan pelancaran proses pernafasan
  • Tulang kerang hidung atas – Hidung anda tidak bisa di bentuk jika tidak ada tulang ini. Dengan keberadaan tulang ini akan membantu hidung berdiri tegap. Entah jadinya hidung pesek atau mancung, sama sama berguna untuk pernafasan. Adanya tulang kerang hidung atas ini juga di sesuaikan dengan daerah dan ras suatu etnik. Misalnya orang barat cenderung memiliki tulang kerang hidung mancung. Sedangkan orang asia cenderung mempunyai tulang kerang hidung pesek.
  • Tulang kerang hidung tengah – Tulang hidung bagian ini berguna untuk menghidupkan bangunan. Jadi keberadaanya seperti sebuah pondasi dalam bangunan. Adanya tulang ini akan membantu hidung anda menangkap kotoran kotoran yang masuk ke dalam.
  • Tulang kerang hidung bawah – Dengan tulang hidung bawah ini sebagai alas hidung agar bisa berdiri. Bisa di katakan sebagai wadah untuk mengalasi hidung agar bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia seseorang.
  • Membran mokus – Memang secara nyata, keberadaan dari membran mokus ini tidak terlalu terlihat. Namun anda bisa merasakannya. Yakni melalui udara yang masuk ke dalam hidung terasa hangat. Mengapa? Karena sistem dari membran mokus ini berhasil melembabkannya. Seperti di hasilkannya ingus atau lendir saat anda pilek adalah salah satu kerjaan membran mokus.

Bagian-bagian Hidung dan Fungsinya:

  • Lubang hidung memiliki fungsi sebagai tempat keluar masuknya sebuah udara
  • Rambut hidung memiliki fungsi sebagai tempat untuk menyaring udara yang masuk ke hidung ketika bernafas
  • Selaput lendir memiliki fungsi sebagai tempat menempelnya kotoran yang ada di hidung serta sebagai indra pembau.
  • Serabut saraf  memiliki fungsi sebagai tempat untuk mendeteksi zat kimia berupa gas yang ada pada udara pernapasan
  • Saraf pembau memiliki fungsi sebagai tempat untuk mengirimkan bau-bauan menuju bagian otak.
Baca Lainnya :  √Kesehatan Lingkungan: Pengertian, Ruang Lingkup, Objek, Tujuan dan Contoh

Cara menjaga dan merawat Hidung :

  1. Usahakan tidak terkena influensa, jangan berhujan-hujanan, atau bermain di daerah berdebu.
  2. Bersihkan hidungmu dengan saputangan atau kertas pembersih (tisue), juga pada saat kamu mandi.
  3. Jangan mencabuti bulu-bulu hidungmu.

3. Indera Pendengar (Telinga)

Telinga merupakan bagian dari panca indra yang berfungsi sebagai indra pendengaran serta organ yang menjaga keseimbangan. Telinga akan menangkap sebuah suara atau bunyi dengan cara mengenali getaran suara. Namun telinga juga mempunyai batasan frekuensi suara yang bisa didengar, yakni adalah frekuensi antara 20Hz – 20.000Hz.

bagian-bagian telinga


Cara kerja Telinga adalah sebagai berikut :

  1. Suara yang terdengar akan masuk ke telinga sebagai getaran.
  2. Getaran tersebut merambat ke dalam saluran telinga hingga mencapai gendang telinga. Gendang telinga pun bergetar dan mengirimkan rangkaian getaran suara menuju ketiga tulang yang ada di telinga bagian tengah.
  3. Tulang telinga tersebut meningkatkan kekuatan getaran suara dan menghantarkannya ke telinga bagian dalam.
  4. Peningkatan kekuatan getaran ini dibutuhkan untuk meneruskan energi dari gelombang suara ke dalam cairan pada telinga bagian dalam.  Sel rambut sebagai sensor yang berada pada lapisan koklea lalu mengubah getaran menjadi sinyal listrik yang ditransmisikan melalui saraf pendengaran menuju otak. Begitulah proses Anda dapat mendengar suara.

Peran Dari Pada Telinga  (Kenjaga Keseimbangan)

Keseimbangan tubuh berkaitan erat dengan gravitasi. Sistem keseimbangan tubuh yang kita miliki, membantu menjaga postur tubuh saat duduk, berdiri, berjalan dan berlari, serta melakukan beragam gerakan dengan baik. Sinyal yang diterima otak dari telinga dalam, pandangan mata, dan alat gerak tubuh, merupakan beberapa faktor yang membantu tubuh mengendalikan keseimbangan. Sistem ini dikenal juga sebagai sistem vestibularis.


Di telinga dalam terdapat bagian berbentuk semi lingkaran yang berisi cairan dan sensor yang menyerupai rambut-rambut halus, dikenal sebagai kanalis semisirkularis. Bagian inilah yang membantu menjaga keseimbangan.


Di bagian ujung lingkaran tersebut, terdapat organ bernama utrikulus dan sakulus. Keduanya memiliki sel-sel rambut sensorik. Jika dilihat lebih dalam, di sel-sel ini ada lagi bagian kecil bernama otokonia. Inilah partikel yang sangat berperan dalam keseimbangan.


Otokonia bekerja membantu memonitor posisi kepala saat beradaptasi dengan gravitasi. Adanya otokonia ini juga memungkinkan Anda naik ke ketinggian atau turun ke kedalaman tertentu, seperti naik dan turun di dalam lift atau berada di dalam mobil yang sedang berjalan, dengan tetap stabil, seimbang, dan tidak pusing.


Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya:

  • Telinga Luar terdiri atas daun telinga, lubang telinga, serta saluran telinga luar. Fungsinya untuk menangkap getaran suara.
  • Telinga Tengahterdiri atas selaput pendengaran (gendang telinga), tulang-tulang pendengaran, serta saluran eustachius.
  • Telinga Dalam terdiri atas tingkap jorong dan rumah siput. Fungsinya meneruskan rangsang suara ke otak.

Cara merawat telinga agar tetap berfungsi baik :

  1. Jagalah kebersihan telinga agar lubang telinga tidak tersumbat.
  2. Jangan mengorek-ngorek telinga dengan benda tajam. Ingat, benda tajam dapat merusak gendang telingamu.
  3. Jangan mendengarkan bunyi-bunyian yang terlalu keras. Getaran bunyi yang terlalu keras dapat merusak gendang telinga kita.
  4. Hindari benturan berupa tamparan keras.
  5. Segera pergi ke dokter jika telinga kita mengalami gangguan. Misalnya, telinga sering berdenging atau benda asing masuk ke dalamnya. Dokter yang dituju sebaiknya dokter THT, yang khusus menangani gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan.

4. Indera Pengecap (Lidah)

Lidah merupakan salah satu dari jenis indra yang memiliki fungsi untuk merasakan rangsangan berupa rasa dari suatu benda atau makanan yang masuk ke dalam mulut. lidah berperan dalam mencerna makanan dengan cara mengunyah dan menelan Lidah dapat merespon rangsangan tersebut sehingga menghasilkan berbagai rasa seperti rasa manis, rasa pahit, rasa asam dan rasa asin.


Lidah mempunyai beberapa fungsi lain, yakni membantu dalam tindakan bicara, lalu membantu membolak balikkan makanan yang ada di dalam mulut, dan juga membantu mengatur letaknya makanan waktu mengunyah
Terdapat 2 otot yang berperan aktif pada gerakan lidah, yaitu otot intrinsik dan otot ekstrinsik. Otot intrinsik mengatur gerakan-gerakan halus lidah sementara otot ekstrinsik mengaitkan lidah dengan bagian sekitarnya dan membantu lidah dalam melakukan sejumlah gerakan kasar.


Pada bagian lidah bila kita perhatikan terdapat banyak sekali bintil-bintil, bintil tersebut merupakan papila atau ujung saraf pengecap. Dalam setiap bintil tersebut memiliki perannya masing-masing untuk peka terhadap rasa tertentu berdasarkan letaknya di dalam lidah, diantaranya pada pangkal lidah berfungsi untuk mengecap rasa pahit, tepi lidah sebagai pengecap rasa asin, serta ujung lidah untuk mengecap rasa manis.

Indera Pengecap (Lidah)


Cara kerja Lidah adalah sebagai berikut :

  1. Makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut memberi rangsangan ke ujung-ujung saraf pengecap.
  2. Rangsangan dari makana tersebut kemudian diteruskan ke otak.
  3. Dengan demikian, kita dapat mengecap (merasakan) makanan atau minuman tersebut.
  4. Selain sebagai indera pengecap, lidah juga berfungsi sebagai alat bicara dan pengatu letal makanan.
  5. Perpaduan gerakan lidah, bibir, langit-langit mulut, dan gigi menghasilkan berbagai macam bunyi.
  6. Lidah mengatur letak makanan pada saat sedabg dikunyah .
  7. Setelah itu, lidah akan mendorong makanan masuk ke kerongkongan.
Baca Lainnya :  Teks Pidato adalah

Peran Dari Pada Lidah

  • Sebagai indera pengecap Lidah memiliki reseptor rasa untuk merasakan makanan, minuman, atau apa pun yang masuk ke dalam mulut. Reseptor ini ditemukan di kuncup rasa. Dengan begitu, Anda bisa membedakan rasa manis, asam, asin, pahit, enak, atau tidak enak.
  • Membantu mengisap Bayi menggunakan lidahnya saat mengisap air susu ibu. Lidah membantu menisap cairan yang masuk ke dalam mulut.
  • Membantu proses makan, mengunyah, menggiling, menelan dan mengeluarkan air liur Lidah bisa bergerak bebas di dalam mulut sehingga lidah dapat membantu mengolah makanan dan minuman dari padat menjadi lembek agar mudah untuk ditelan. saat mengunyah, lidah dan pipi bekerja sama untuk menggerakkan makanan antara gigi sehingga bisa dikunyah. Lidah menekan makanan yang hancur (bolus) ke langit-langit dan menggerakkan bolus ke tenggorokan, memulai proses menelan. Lalu masuk ke dalam lambung dan diolah oleh alat-alat pencernaan. Gerakan lidah ini juga merangsang keluarnya air liur.
  • Membantu menyentuh Ujung lidah adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Ujung lidah berfungsi merasakan atau mengenali makanan yang masuk serta membersihkan sisa makanan di dalam mulut.
  • Membantu berkomunikasi Kemampuan gerakan lidah digunakan juga untuk berbicara. Lidah bekerja sama dengan bibir dan gigi untuk membuat suara yang keluar dari dalam tenggorokan menjadi jelas dan dipahami oleh lawan bicara.
  • Melindungi mulut dari kuman Di dasar lidah, terdapat kumpulan sel-sel pelindung bernama tonsil lingual. Sel-sel ini berada di belakang rongga mulut dan bersamaan dengan tonsil palatina (amandel) dan tonsil faringeal (adenoid). Amandel terletak di kiri dan kanan rongga mulut, sedangkan adenoid terletak di dinding belakang nasofaring. Keduanya bertugas melindungi tubuh dari gangguan kuman-kuman yang bisa masuk melalui mulut.

Bagian-bagian lidah yaitu dan Fungsinya

  1. Ujung lidah berfungsi untuk mengecap rasa manis
  2. Tepi lidah berfungsi sebagai pengecap rasa asin
  3. Pangkal lidah berfungsi sebagai pengecap rasa pahit

Cara menjaga dan merawat lidah agar tetap berfungsi dengan baik :

  1. Jangan makan atau minum terlalu panas ataupun terlalu dingin, karena dapat merusak saraf-saraf pengecap.
  2. Bersihkan lidah dengan pembersih lidah setiap kali menggosok gigi.
  3. Konsumsi vitamin C secukupnya.
  4. Menyikat gigi menggunakan sikat gigi yang bersih dan lembut.

5. Indera Peraba (Kulit)

Kulit merupakan  indera peraba yang di dalam terdapat ujung-ujung saraf.Kulit merupakan salah satu dari organ indra yang dapat menerima berbagai rangsangan yang berbeda, diantaranya seperti emperatur suhu, sentuhan,rasa sakit, tekanan, tekstur, dan yang lainnyaKulit merupakan organ terluar tubuh yang melapisi semua tubuh manusia, dan beratnya sekitar 6 7 dari berat tubuh keseluruhan.


Pada luar permukaan kulit ada pori – pori (rongga) sebagai tempat keluarnya keringat. Fungsi kulit diantaranya sebagai pelindung tubuh dari hal yang berbahaya, sebagai alat indra peraba, lalu sebagai salah satu organ dalam eksresi, dan pengatur suhu tubuh, dll.

Indera Peraba (Kulit)

Cara kerja Kulit adalah sebagai berikut :

  1. Rangsang yang dapat diterima kulit berupa sentuhan panas, dingin, tekanan, dan nyeri.
  2. Ketika kulit menerima rangsang, rangsang tersebut diterima oleh sel-sel reseptor.
  3. Selanjutnya, rangsang akan diteruskan ke otak melalui urat saraf.
  4. Oleh otak, rangsang akan diolah.
  5. Akibatnya, kita merasakan adanya suatu rangsang. Otak pun memerintahkan tubuh untuk menanggapi rangsang tersebut.

Peran Dari Pada Kulit

Kulit berkontribusi terhadap pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara:

  • Pengeluaran keringat dan menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. Pada saat suhu tinggi, tubuh akan mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak serta memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga panas akan terbawa keluar dari tubuh.
  • Sebaliknya, pada saat suhu rendah, tubuh akan mengeluarkan lebih sedikit keringat dan mempersempit pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga mengurangi pengeluaran panas oleh tubuh. Dengan adanya Sistem pengaturan suhu ini, maka suhu tubuh akan selalu dalam kondisi stabil.

Bagian-Bagian Kulit dan Fungsinya: 

  • Kulit ari mempunyai fungsi untuk mencegah masuknya sebuah bibit penyakit dan untuk mencegah penguapan air dari dalam tubuh.
  • Kelenjar keringat mempunyai fungsi untuk menghasilkan suatu keringat
  • Lapisan lemak mempunyai fungsi untuk menghangatkan suatu tubuh
  • Otot penggerak rambut mempunyai fungsi untuk mengatur sebuah gerakan rambut
  • Pembuluh darah mempunyai fungsi untuk mengalirkan darah keseluruh tubuh.

Cara menjaga dan merawat kulit :

  1. Mandi dan bersihkan seluruh badanmu dengan sabun dan air bersih.
  2. Jangan bermain-main di tempat kotor.
  3. Jangan bertukar handuk dan pakaian dengan temanmu.
  4. Jangan lupa mencuci tangan sebelum memegang makanan. Saat akan tidur, jangan lupa mencuci tangan dan kakimu.
  5. Oleskan baby oil jika kulitmu melepuh terkena air panas.
  6. Konsumsi vitamin E secukupnya.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Panca Indera: Pengertian, Macam, Bagian, fungsi, Cara merawat
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi