OPEC adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang OPEC? Mungkin anda pernah mendengar kata OPEC? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, sejarah, tujuan, peran, dampak, syarat, anggota opec. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

OPEC adalah

Pengertian OPEC

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) merupakan suatu organisasi/himpunan negara-negara pengekspor minyak bumi yang beranggotakan negara-negara penghasil minyak bumi. OPEC merupakan organisasi permanen antar pemerintah yang didirikan melaui Konferensi Baghdad pada tanggal 10-14 September 1960 oleh lima negara pemilik sumber minyak raksasa, yaitu Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi dan Venezuela. Adapun tujuanya untuk menegosiasi merundingkan masalah-masalah terkait produksi, harga, serta hak konsensi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak.


Sejarah OPEC

OPEC berdiri pada tanggal 14 September 1961 di Bagdad, Irak. Negara Pendiri dari OPEC adalah 5 yaitu Irak, Iran, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela. Sesudah penyelenggaraan Konferensi Baghdad 10-14 Agustus 1960 yang diikuti oleh lima negara produsen minyak tersebut.

Markas OPEC pada awalnya bertempat di Jenewa (21 Janurasi 1961-Agustus 1966) lalu pindah ke Wina, Austria. Pada awal dibentuknya, sudah menjadi kesepakatan bahwa OPEC memiliki tujuan untuk menjaga kestabilan harga minyak internasional untuk kepentingan negara-negara anggotanya.

Venezuela adalah negara yang perta menjadi pemrakarsa pembentukan organisasi OPEC dengan mendekati Iran, Gabon, Libya, Kuwait dan Saudi Arabia di tahun 1949.

Venezuela memberikan saran negara-negara itu untuk bertukar pandangan dan melakukan eksplorasi jalan lebar dan berkomunikasi yang lebih intens antara negara-negara penghasil minyak.

Baca Lainnya :  √Peluang: Materi, Rumus serta Contoh Soal Matematika Lengkap

Di tanggal 10-14 September 1960, dari gagasan dari Menteri Perdagangan dan Energi Venezuela Juan Pablo Perez Alfonzo dan Menteri Pertambangan dan Enerti Saudi Arabia Abdullah Al Tariki, pemerintahan Irak, Persia, Kuwait, Saudi Arabia dan Venezueala mengadakan pertemua di Baghdad untuk berdiskusi bagaimana cara melakukan peningkatan harga dari minyak mentah yang dihasilkan oleh setiap negara produsen minyak tersebut.

OPEC kemudian didirikan di Baghdad, dicetuskan salah satu hukum 1960 yang dibuat oleh Presiden Amerika Dwight Eisenhower yang menekan kuota dari impor minyal Venezuela dan Teluk Persia seperti industri minyak Kanada dan Meksiko.

Yang melakukan penurunan harda dari minyak dunia di daerah ini, Presiden Venezuela Romulo Betancourt melakukan usaha dengan membentuk aliansi dengan negara-negara Arab produsen minyak sebagai sebuah strategi untuk perlindungan otonomi dan profabilitas dari minyak Venezueala.

Sebagai hasil tersebut lalu didirikan OPEC sebagai penyatuan dan koordinasi kebijakan dari negara anggota sebagai tindak lanjut yang sudah dilakukan.


Tujuan OPEC

Berikut adalah tujuan dibentuknya opec adalah:


  • Mengatur harga minyak dunia supaya tidak dimonopoli oleh negara-negara tertentu.
  • Mengatur supply and demand minyak dunia dari dan untuk beberapa negara.
  • Mengatur produksi dan pemasaran minyak dunia
  • Mengoptimalkan produksi minyak untuk kepentingan secara global
  • Menentang penurunan harga minyak dan, Membuat kebijakan-kebijakan lainnya terkait dengan bidang perminyakan.
  • Memenuhi permintaan dunia terhadap minyak bumi
  • Melakukan penyetabilan harga minyak dunia
  • Menetapakan kebijakan-kebijakan dalam melindungi negara-negara anggota

Peran OPEC

Berikut adalah peran opec, diantaranya sebagai berikut :

  • Untuk mengatur harga minyak dunia.
  • Mengawasi harga minyak dunia.
  • Sebagai arena persaingan niaga terutama itu dalam bidang perminyakan.
  • Mengontrol dan mengendalikan minyak mentah.

Dampak Opec Bagi Indonesia

Berikut adalah dampak opecbagi indonedia diantaranya yaitu:

Baca Lainnya :  Menyunting Karangan adalah

Dampak Positif


  • Meningkatkan Keuangan Negara
  • Membantu Meningkatkan Daya Saing Ekonomi
  • Meningkatkan Investasi
  • Menambah Devisa Negara
  • Memperkuat Posisi Perdagangan

Dampak Negatif

  • Ketergantungan dengan Negara Lain
  • Intervensi Asing Terhadap Kebijakan Ekonomi Indonesia
  • Masuknya Tenaga Asing ke Indonesia
  • Mendorong Masyarakat Hidup Konsumtif

Syarat keanggotaan OPEC

Dibawah ini merupakan syarat penting untuk keanggotaan dalam OPEC antara lain yaitu:

  1. Negara yang bersangkutan dengan secara substansi ialah pengekspor minyak mentah.
  2. Secara fundamental mempunyai keperluan yang sama dengan negara-negara (yang sudahmenjadi) anggota.
  3. Disetujui juga oleh mayoritas anggota OPEC.

Daftar Nama-Nama Negara Anggota OPEC

Berikut adalah daftar nama-nama negara anggota opec diantaranya yakni:


  • Arab Saudi (Negara Pendiri, bergabung pada September 1960)
  • Iran (Negara Pendiri, bergabung pada September 1960)
  • Irak (Negara Pendiri, bergabung pada September 1960)
  • Venezuela (Negara Pendiri, bergabung pada September 1960)
  • Aljazair (1969)
  • Angola (1 Januari 2007)
  • Libya (Desember 1962)
  • Nigeria (Juli 1971)
  • Qatar (Desember 1961)
  • Uni Emirat Arab (November 1967)
  • Ekuador (1973-1993, kembali masuk anggota sejak 2007)

Di tahun 1973, Gabon juga bergabung dengan organisasi OPEC dengan statusnya itu menjadi associate member dari OPEC, namun keluar dari organisasi tersebut dengan keanggotaan penuh dari 1975-1995.

Di bulan Desember 1962, Indonesia juuga bergabung dengan OPEC, tetapi pada MEi 2008 indonesia mengumumkan bahwa sudah mengajukan surat keluar dari organisasi OPEC pada akhir 2008 mengingat Indonesia kini sudah menjadi importir minyak (sejak 2003) atau net importir serta tidak mampu untuk memenuhi kuota produksi yang menjadi ketetapan.

Tetapi setelah melakukan rapat, Indonesia itu hanya di suspen dari keanggotaan OPEC, Indonesia kembali masuk menjadi anggota itu secara resmi pada tahun 2014 diikuti dengan terpilihnya Joko Widodo ialah sebagai Presiden yang baru.

Baca Lainnya :  Makhluk Hidup

Pada tanggal 30 November 2016, Indonesia kembali keluar dari keanggotaan OPEC, hal tersebut merupakan efek kebijakan OPEC yang menurunkan produksi minyak Indonesia itu sebanyak 37.000 barel perhari, untuk menghentikan penurunan harga minyak dunia.


Demikian Penjelasan Materi Tentang OPEC Adalah: Pengertian, Sejarah, Tujuan, Peran, Dampak, Syarat, Anggota OPEC

  Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.