Novel Adalah

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Novel? Mungkin anda pernah mendengar kata Novel? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian menurut para ahli, jenis, ciri, unsur, struktur, kaidah, manfaat dan contoh . Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Novel: Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri Serta Unsur Novel

Pengertian Novel

Novel adalah sebuah karya tulis prosa yang panjang menyimpan hubungan lakon kehidupan individu dengan orang di sekitarnya dengan memperlihatkan akhlak dan bentuk setiap pemeran.


Pengertian Novel Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian novel menurut para ahli yaitu:

1. Menurut Nurgiyantoro (2007: 11)

Novel dapat mengungkapkan sesuatu secara bebas, menyajikan sesuatu lebih banyak, lebih rinci, lebih detail, dan lebih kompleks.


2. Menurut Esten (2000: 12)

Mengartikan novel sebagai pengungkapan dari pragmen kehidupan manusia (dalam jangka yang lebih panjang) dimana terjadi konfliks-konfliks yang akhirnya menyebabkan perubahan jalan hidup antara para pelakunya.


3. Menurut Goldman

Mendefinisikan novel sebagai cerita suatu pencarian yang terdegradasi akan nilai-nilai yang otentik yang dilakukan oleh seorang hero yang problematik dalam sebuah dunia yang juga mengorganisasikan dunia novel secara keseluruhan meskipun hanya secara implisit.


4. Menurut H.B. Jassin

Novel adalah cerita mengenai salah satu episode dalam kehidupan manusia, suatu kejadian yang luar biasa dalam kehidupan itu, sebuah krisis yang memungkinkan terjadinya perubahan nasib pada manusia.


5. Menurut The American College Dictionary (Purba, 2010: 62)

“Novel” diartikan sebagai “Suatu cerita prosa yang fiktif dengan panjangnya tertentu, yang melukiskan para tokoh, gerak serta adegan kehidupan nyata yang refressentatif dalam suatu alur atau keadaan yang agak kacau atau kusut”.


Jenis-Jenis Novel

Berikut ini terdapat 3 jenis jenis novel, yakni sebagai berikut:

1. Menurut Nyata

Menurut nyata, terdapat 2 jenis antara lain:

  • Novel Fiksi

Adalah novel yang tidak nyata ataupun tidak berlangsung pada kehidupan sebenarnya.

  • Novel Non-Fiksi

Adalah novel yang Sudah sedia ataupun nyatanya sudah tersedia.

Baca Lainnya :  Materi Nemathelminthes

2. Menurut Genre Ceritanya

Menurut genre ceritanya, terdapat 4 jenis antara lain:

1. Novel Romantis

Adalah novel yang menyimpan berbentuk cerita kasih sayang dan percintaan.

2. Novel Horor

Adalah novel yang menyimpan mengenai keadaan yang horo.

3. Novel Komedi

Adalah novel yang menyimpan lakon jenaka.

4. Novel Inspiratif

Adalah novel yang menyimpan lakon inspiratif.


3. Menurut Isi dan Tokoh

Menurut isi dan tokoh, terdapat 4 jenis antara lain:

  • Novel Teenlit

Adalah novel yang menyimpan lakon mengenai remaja.

  • Novel Chicklit

Adalah novel yang menyimpan mengenai perempuan muda.

  • Novel Songlit

Adalah novel yang ditarik dari sebuah lagu.

  • Novel Dewasa

Adalah novel yang menyimpan lakon seseorang dewasa.


Ciri-Ciri Novel

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri novel, yakni sebagai berikut:

  1. Beberapa kata yang diapakai ±35.000 kata
  2. Menyimpan Sekurang-kurangnya 100 halaman
  3. Lakon dalam novel lebih dari satu kesan, dampak dan perasaan
  4. Plot lakon dalam novel lebih multipel
  5. Lakon isinya lebih ekstensif
  6. Mempunyai lakon yang panjang, tetapi banyak wacana yang diulang-ulang
  7. Novel dicatat dengan penceritaan dan dibawa dengan penjelasan untuk memvisualisasikan keadaan yang ada di dalam novel tersebut.

Unsur-Unsur Novel

Berikut ini terdapat 2 unsur unsur dari novel, yakni sebagai berikut:

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik ialah unsur yang dipakai untuk membentuk karangan pustaka dari dalam. Unsur intrinsik dibagi menjadi 7 bagian, antara lain:

  • Gaya Bahasa, ialah media yang dipakai oleh novelis untuk memvisualisasikan dan mencetuskan lakon secara estetika.
  • Alur, ialah hubungan kejadian yang menciptakan alur suatu kisah novel.
  • Penokohan, ialah pemberian akhlak pada setiap pemain dalam sebuh fiksi.
  • Tema, ialah utama persoalan yang diperoleh dalam sebuah lakon novel.
  • Latar atau setting, ialah visualisasi berlangsungnya kejadian-kejadian dalam sebuah lakon melingkupi periode, lokasi, sosial budaya dan kondisi lingkungan.
  • Sudut pandang, ialah Peletakan diri novelis dan juga cara novelis dalam memandang jenis kejadian-kejadian dalam lakon yang dibentangkan
  • Amanat, ialah pesan yang didatangkan yang diperoleh dalam sebuah lakon dalam novel.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk karangan pustaka yang bersumber dari luar. Diantaranya ialah latar belakang kehidupan novelis, latar belakang sosial novelis, latar belakang pembentukan, biografi novelis dan sejarah.

Baca Lainnya :  Kalimat Efektif: Pengertian, Syarat, Ciri Beserta Contohnya

Struktur Novel

Struktur teks adalah bagian-bagian terpisah yang menusun sebuah teks hingga menjadi sebuah teks yang utuh. Adapun struktur teks pada teks novel meliputi abstract, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi dan koda. Untuk memahami lebih dalam tentang cerita fiksi atau teks novel maka yang harus diketahui adalah struktur teks dari novel tersebut, sebagai berikut:
  1. Abstract (Gambaran atau ringkasan awal cerita)
  2. Orientasi (Bagian awal teks cerita atau teks pembuka yang biasanya berisi pengenalan tokoh)
  3. Komplikasi (masalah mulai muncul)
  4. Evaluasi (masalah mulai memuncak)
  5. Resolusi (penyelesaian masalah)
  6. Koda atau pesan penulis

Kaidah Kebahasaan Novel

Sedangkan kaidah kebahasaan atau ciri atau aturan bahasa yang digunakan dalam teks novel adalah sebagai berikut:
  • Berusaha menghidupkan perasaan atau menggugah emosi pembacanya.
  • Biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, disertasi, makalah, dan sebagainya.
  • Dipengaruhi oleh subjektivitas pengarangnya.
  • Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf obyektivitas yang tinggi, berusaha menarik dan menggugah nalar (pikiran) pembaca.
  • Bahasa bermakna denotatif (yaitu makna sebenarnya) juga konotatif, asosiatif (yaitu makna tidak sebenarnya), ekspresif (yaitu memberi bayangan suasana pribadi pengarang), sugestif (yaitu bersifat mempengaruhi pembaca), dan plastis (yaitu bersifat indah untuk menggugah perasaan pembaca).
  • Bahasa bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.
  • Melibatkan gaya bahasa ironi atau sindirian, yang dikatakan kebalikan dari apa yang sebenarnya,contoh: Lekas betul abang pulang baru saja sudah jam 1 malam
  • Melibatkan gaya bahasa sinisme, sindiran yang lebih kasar dari ironi untuk mencemooh, contoh:  Bersih benar badanmu nak, kata ibu kepada anaknya yang baru main seharian
  • Melibatkan gaya bahasa sarkasme, Sindiran yang sangat tajam dan kasar hingga kadang-kadang menyakitkan hati, contoh: Hai binatang enyah kau dari sini.

Manfaat Novel

Berikut ini adalah beberapa manfaat novel yaitu:

  1. Meningkatkan memori otak
  2. Keterampilan berfikir kuat
  3. Meningkatkan kemampuan mengolah emosi
  4. Memindahkan pembaca kedunia khayalan
  5. Merubah perwatakan si pembaca
  6. Memiliki stimultan mental
  7. Mengubah funsi otak
  8. Dapat mengurangi situasi kebosanan
  9. Menambah pengetahuan
  10. Dapat mengetahui perluasan kosa kata
  11. Menemukan bahasa baru
  12. Ketenangan
  13. Meningkatkan kreativitas
  14. Mengaspirasikan seseorang menjadi pemimpin yang baik
  15. Semangat hidup lebih tinggi
  16. Mantap mengenali diri sendiri dan orang lain
  17. Menambah nilai pendidikan
Baca Lainnya :  √Kampanye: Pengertian, Jenis, Media, Fungsi Serta Tujuan Kampanye

Contoh Teks Penggalan Novel

Berikut adalah contoh teks penggalan novel yang bisa anda analisa baik dari sisi struktur teks, unsur intrinsik dan gaya bahasa yang digunakan, yaitu sebagai berikut:
Aji merupakan seseorang yang berpawakan tampan, cerdas dan juga keturunan konglomerat. Maka dari itu tidak heran apabila Aji menjadi rebutan begi kaum hawa. Waktu terasa begitu cepat sampai-sampai suatu hari Aji membuat pesta ulang tahun, akan tetapi Angel bingung. Bingung bukan karena hadiah yang akan diberikan untuk pacar incaranya. Namun berbagai usaha sudah dilakukan sampai harus menemani kakaknya untuk bermain monopoli seharian. Sambil bermain monopoli Angel pun melamun karena sedang butuh uang.


Setelah berbincang-bincang dan membujuk kakanya pada akhirnya Hendra sang kakak dengan ikhlas untuk memberikan uang celengannya saat itu kepada adik tercinta. Malam pun tiba. Angel dan juga Agnes bersaing untuk menjadi ratu di dalam acara pesta itu. Namun sayangnya pesta tersebut berakhir ricuh dikarenakan kehadiran kakak Angel yang bernama hendra. Yang membuat Angel begitu terlihat malu kedatangan kakaknya yang keterbelakang mental penuh perjuangan dan sebenarnya bermaksud baik karena ingin mengantarkan kado yang tertinggal. Pesta tersebut akhirnya ricuh dan Angel pun lari dan mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut menyebabkan tak ada satu orang pun yang bisa menyelamatkan dirinya selain Hendra.


Kecelakaan tersebut menyebabkan Angel koma dan membutuhkan donor hati dengan segera. Pada akhirnya Hendra sebagai sang kakak rela untuk mendonorkan hatinya untuk adik tercintanya. Pada Bab-bab selanjutnya para pembaca akan melihat potongan kisah yang sangat mengharukan kembali. Agnes Devonar membuat novel ini hanya dalam 1 buku. Walaupun demikian di setiap bab mulai dari awal cerita hingga akhir cerita ,buku ini mempunyai hubungan yang sangat erat, seperti arti sebuah kehidupan. Novel ini disajikan dengan bahasa yang apik. Sehingga novel ini bisa menyihir para pembacanya. Sehingga pembaca dapat ikut merasakan semangat, keputusasaan, kebahagiaan dan juga kesedihan.Selain itu, novel ini juga mempunyai problem percintaan dan masalah keluarga.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Novel Adalah: Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Jenis, Ciri, Unsur, Struktur, Kaidah, Manfaat dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.