Lipatan dan Patahan: Pengertian, Bagian, Macam, Bentuk dan Contoh

Diposting pada

Lipatan dan Patahan: Pengertian, Bagian, Macam, Bentuk dan Contoh


Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Lipatan dan Patahan? Apakah kalian pernah mendengar istrilah dari Lipatan dan Patahan? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian, bagian, macam, bentuk dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Lipatan dan Patahan: Pengertian, Bagian, Macam, Bentuk dan Contoh

Pengertian Lipatan

Lipatan merupakan gerakan pada lapisan bumi yang tidak terlalu besar dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut atau melipat, kerutan atau lipatan bumi ini yang nantinya menjadi pegunungan.


Bagian-Bagian Lipatan

Berikut ini terdapat beberapa bagian-bagian lipatan, yakni sebagai berikut:

  1. Antiklin merupakan unsur geometri lipatan yang memiliki permukaan cembung dengan arah cembungan ke atas. Bagian tersebut mempunyai dua buah limb dengan arah kemiringan dengan saling berlainan dan saling menjauh satu dengan yang lainnya. Pada bagian tengah antiklin diperoleh pokok ataupun inti antiklin.
  2. Sinklin merupakan unsur geometri lipatan yang memiliki permukaan cekung dengan arah cekungan ke atas. Bagian tersebut mempunyai dua buah limb dengan arah kemiringan yang saling berdekatan. Pada bagian tengah antiklin diperoleh pokok ataupun inti sinklin.
  3. Limb meruoajan bidang miring yang membangun susunan sinklinal ataupun antiklinal. Limb bisa diartikan juga menjadi bagian dari lipatan yang mempunyai posisi menurun mulai dari belokan maksimum sebuah antiklinal sampai lengkungan maksimum suatu sinklinal. Limb yang mempunyai bentuk yang panjang dari axial plane pada suatu lipatan ke axial plane pada lipatan lainnya. Diperoleh dua macam limb, yakni back limb yang landai dan fore limb ataupun sayap yang terjal pada lipatan simetris.
  4. Axial plane merupakan suatu bidang yang memangkas puncak suatu lipatan.
  5. Axial surface merupakan bidang imajiner yang diperoleh seluruh axial line dari suatu lipatan.
  6. Crest merupakan garis yang mengaitkan antara titik-titik tertinggi dari sebuah lipatan pada satu bidang yang sama. Garis tersebut berlokasi pada bagian tertinggi dari sebuah lipatan. Crest terbentuk pada crestal plane yakni suatu bidang pada lipatan.
  7. Through merupakan suatu garis yang mengaitkan pada titik-titik paling rendah dari bidang yang sama. Garis tersebut berlokasi pada bagian paling rendah dari sebuah lipatan. Through terbentuk pada suatu bidang lipatan yang disebut juga dengan trough line.
  8. Pluge merupakan sudut yang terbentuk karena terdapat pertemuan poros dengan garis horizantal pada suatu bidang vertikal.
  9. Inflection point merupakan suatu titik yang mana berlangsung pada perubahan pada sebuah belokan yang masih termasuk bagian dari limb.
  10. Wavelenght merupakan suatu jarak antara 2 buah inflection point.
  11. Core merupakan suatu bagian lipatan yang berada di sekeliling sumbu lipatan.
  12. Depresion merupakan suatu kawasan paling rendah dari puncak lipatan.
Baca Lainnya :  Sistem Pemerintahan Demokrasi Pancasila

Macam-Macam Lipatan

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam lipatan, yakni sebagai berikut:


Lipatan Tegak

Lipatan tegak merupakan lipatan yang memiliki antiklinal dan sinklinal dengan letak yang simetrik terdapat sumbu lipatan di sampingnya.


Lipatan Miring

Lipatan miring merupakan lipatan yang memiliki antiklinal agak miring.


Lipatan Rebah

Lipatan rebah merupakan lipatan yang terjadi karena adanya tekanan yang kuat yang mendorong bagian dasar dari lipatan.


Lipatan Menggantung

Lipatan menggantung merupakan lipatan yang memiliki antiklinal dan sinklinal yang lebih miring daripada lipatan miring.


Lipatan Isoklin

Lipatan isoklinal merupakan lipatan yang memiliki beberapa antikinal yang relatif sejajar.


Lipatan Kelopak

Lipatan yang bagian dalamnya bekerja daya tekanan dan sayap tengah tidak menjadi tipis.


Contoh Lipatan

Berikut ini terdapat beberapa contoh dari lipatan, yakni sebagai berikut:

  • Pegunungan Bukit Barisan
  • Pegunungan Kendeng
  • Pegunungan Tengger
  • Pegunungan Ijen

Pengertian Patahan

Patahan merupakan gerakan pada lapisan bumi yang sangat besar dan terjadi dalam waktu yang sangat cepat, sehingga mengakibatkan lapisan kulit bumi retak ataupun patah. Gerakannya bersifat vertikal sehingga memperoleh bentuk muka bumi yang berbentuk patahan.


Bentuk-Bentuk Patahan

Berikut ini terdapat bebeberapa bentuk-bentuk patahan, yakni sebagai berikut:


  • Patahan Vertikal

Patahan Vertikal merupakan suatu patahan yang mengakibatkan sesar bergerak ke atas dan kebawah.


  • Patahan Horizontal

Patahan horizontal merupakan bentuk patahan yang disebabkan dari tekanan tenaga endogen yang bergerak secara horiontal. Patahan horizontal dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni Dekstral dan Sinistral.


  • Block Mauntain

Block Mauntain merupakan kumpulan patahan yang tidak tersusun.


  • Oblique

Oblique merupakan sesar yang mendapat patahan vertikal bersamaan dengan patahan horizontal.


Contoh Patahan di Indonesia

Berikut ini terdapat beberapa contoh patahan di Indonesia, yakni sebagai berikut:

  1. Patahan Semangko mulai dari Aceh sampai Semaka, Lampung
  2. Patahan Lembang di Bandung
  3. Patahan Opak di Bantul, Yogyakarta
  4. Patahan Flores di Nusa Tenggara
  5. Patahan Palu, Gorontalo, dan Matano di Sulawesi
  6. Patahan Jakarta di sepanjang Ciputat-Kota
  7. Patahan Banda di Laut Banda, Kepulauan Maluku
Baca Lainnya :  √Tumbuhan Dikotil: Pengertian, Ciri, Struktur dan Contoh

Demikian Penjelasan Materi Tentang Lipatan dan Patahan: Pengertian, Bagian, Macam, Bentuk dan Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi