Lembaga Politik: Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis dan Proses

Diposting pada

Lembaga Politik: Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Fungsi, Jenis dan Proses


Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Lembaga Politik? Apakah kalian pernah mendengar istrilah dari Lembaga Politik? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian menurut para ahli, ciri, fungsi, jenis dan proses. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Lembaga Politik: Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Fungsi, Jenis dan Proses

Pengertian Lembaga Politik

Lembaga adalah seperangkat norma, aturan perilaku yang dipakai menjadi kesepakatan bersama. Sementara politik adalah kegiatan dalam suatu sistem politik atau Negara yang menyangkut proses penentuan tujuan dari sistem tersebut dan bagaimana melaksanakan tujuannya. Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya.

Jadi kesimpulannya lembaga politik adalah seperangkat norma yang di jadikan kesepakatan bersama yang juga menyangkut dalam bidang politik dan juga mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Tak lepas juga lembaga politik merupakan badan yang mengatur untuk memilih pemimpin yang berwibawa.

Lembaga politik akan berkaitan dengan kehidupan politik. Kehidupan politik menyangkut tujuan dari keseluruhan masyarakat agar tercapai suatu keteraturan dan tertib kehidupan. Adapun yang diatur dan ditertibkan dalam masyarakat adalah kepntingan-kepentingan dari para warga masyarakat itu sendiri. Sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan satu orang atau kelompok orang dengan kepentingan orang atau kelompok orang lain. Untuk dapat mengatur kepentingan ini diperlukan suatu kebijaksanaan tertentu.

Baca Lainnya :  Teks Cerpen

Pengertian Lembaga Politik Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli mengenai lembaga politik, yakni sebagai berikut:


  • Menurut Kornblum

Menurut pendapat dari Kornblum, lembaga politik merupakan seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang.


  • Menurut Surbakti

Menurut pendapat dari Surbakti, lembaga politik merupakan pranata yang memegang monopoloi penggunaan paksaan fisik dalam suatu kawasan tertentu.


  • Menurut Kamanto Soenarto

Menurut pendapat dari Kamanto Soenarto, lembaga politik merupakan suatu badan yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Oleh sebab itu, lembaga politik melingkupi eksekutif, legislatif, yudikatif, keamanan dan pertahanan nasional serta partai politik.


  • Menurut J.W.Schorel

Menurut pendapat dari J.W.Schorel, lembaga politik merupakan badan yang mengelola dan memelihara tata tertib dan untuk memilih pemimpin yang berwibawaan dan berkarismatik.


Ciri-Ciri Lembaga Politik

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri dari lembaga politik, yakni sebagai berikut:

  1. Berada dalam suatu kawasan yang ditempati dan dipunyai oleh suatu kelompok masyarakat dalam waktu tertentu. Kelompok masyarakat tersebut mempunyai nilai-nilai sosial dan norma-norma yang sudah dipenuhi bersama
  2. Diperoleh perkumpulan politik yang terbentuk dengan sistem tertentu ataupun yang disebut dengan pemerintahan.
  3. Setiap seseorang yang sebagai penduduk di kawasan tersebut diberikan tanggung jawab untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, baik dengan anjuran maupun paksaan.
  4. Suatu lembaga politik yang mempunyai hak dan kewajiban yang berlaku hanya dalam batas kawasan mereka saja dan tidak berlaku di negara maupun kawasan lainnya.

Fungsi Lembaga Politik

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari lembaga politik, yakni sebagai berikut:

  1. Membentuk norma-norma kenegaraan yan berbentuk Undang-Undang yang disusun oleh legeslatif.
  2. Menjalankan norma yang sudah disepakati bersama.
  3. Memberikan fasilitas kepada masyarakat baik dibidang pendidikan, kesehatan, kesejahterahan dan keamanan.
  4. Mempertahankan kedaulatan suatu negara dari serangan bangsa lain.
  5. Menumbuhkan kesiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan bahaya.
  6. Menjalankan diplomasi untuk berhubungan dengan bangsa.
Baca Lainnya :  Pantun dan Syair

Jenis-Jenis Lembaga Politik Di Indonesia

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis lembaga politik di Indonesia, yakni sebagai berikut:


  • Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.


  • Presiden

Suatu jabatan seorang pimpinan organisasi, perusahaan, perguruan tinggi, maupun negara.


  • Wakil Presiden

Suatu jabatan pemerintahan yang berada satu tingkat lebih rendah daripada Presiden.


  • Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang sebagai lembaga perwakilan rakyat.


  • Dewan Pertimbangan Agung (DPA)

Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia menurut Undang-Undang Dasar 1945 sebelum di-amandemen yang berfungsi sebagai pemberi masukan ataupun pertimbangan kepada presiden.


  • Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)

Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang bertanggung jawab untuk memeriksa pengaturan dan tanggung jawab keuangan negara.


  • Mahkamah Agung (MA)

Mahkamah Agung (MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, pejabat kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi (MK) dan bebas dari pengaruh cabang-cabang kekuasaan lainnya.


Proses Pembentukan Lembaga Politik

Berikut ini terdapat beberapa proses pembentukan dari lembaga politik, yakni sebagai berikut:

  • Mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat. Misalnya, pembangunan bendungan, irigasi dan pabrik.
  • Menekankan adanya persamaan nilai, norma atau sejarah melalui.
  • Pengajaran di sekolah ataupun media massa.
  • Pembentukan tentara nasional dari suatu Negara merdeka dengan.
  • Partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat.
  • Mengadakan upacara pada kesempatan tertentu.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Lembaga Politik: Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Fungsi, Jenis dan Proses
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi