√Lapisan Atmosfer: Pengertian, Fungsi dan 5 Susunan Lapisan Atmosfer

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Lapisan Atmosfer? Mungkin anda pernah mendengar kata Lapisan Atmosfer? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, fungsi dan 5 susunan. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Lapisan Atmosfer: Pengertian, Fungsi dan 5 Susunan Lapisan Atmosfer

Pengertian Lapisan Atmosfer

Atmosfer ialah lapisan udara yang melingkupi bumi secara ekstensif. Di antara komponen yang diperoleh dalam atmosfer yakni nitrogen, oksigen, karbon dioksida dan argon. Keempat komponen tersebut menduduki 99,97% kapasitas atmosfer.

Atmosfer menjaga bumi dari pemancaran Matahari pada siang hari dan kikisnya panas yang melampaui pada malam hari. Apabila tidak terdapat atmosfer temperatur bumi akan bertambah samapi 93,3°C pada siang hari dan melingsir sampai -148,9 °C pada saat malam hari.

Atmosfer juga berfungsi sebagai penangkal meteor yang akan lingsir ke bumi. Meteor yang beranjak menuju bumi bahkan dahulu harus melalui atmosfer dengan kelajuan 60 sampai 70 km/detik. Tabrakan antara meteor dan atmosfer menimbulkan berlangsugnya panas sampai-sampai memusnakan meteor sebelum jatuh ke bumi.

Susunan Lapisan Atmosfer

Berikut ini terdapat 5 susunan lapisan atmosfer, yakni sebagai berikut:

  • Lapisan Troposfer

Troposfer ialah lapisan atmosfer sangat buncit dengan ketinggian hingga 8 km di kawasan kutub dan 18 km di kawasan khatulistiwa. Di lapisan tersebut setiap maju 100 meter suhunya turun sampai 0,5 °C. Oleh sebab itu, kondisi suhu pada fase lapisan ini sampai -57 °C hingga -62 °C. Fase yang mengidentifikasi habisnya penyusutan temperatus ialah tropopause.

Baca Lainnya :  40 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli dalam Bukunya
  • Lapisan Stratosfer

Stratosfer berlokasi di atas troposfer hingga ketinggian 50 km. Stratosfer lebih kuat di kawasan kutub dan sewaktu-waktu tidak diperoleh di khatulistiwa. Di lapisan tersebut berlangsung pemfokusan ozon paling besar, yakni di antara fase terluar lapisan. Lapisan ozon berfungsi sebagai penjaga bidang bumi dari sorotan sinar ultraviolet dari Matahari yang melampaui. Suhu pada akhir lapisan tersebut naik hingga 55 °C. Fase yang mendapati selesainya lapisan tersebut ialah disebut dengan stratopause.

  • Lapisan Mesosfer

Mesosfer berlokasi di atas stratosfer pada ketinggian 50 sampai 75 km. Suhu di lapisan tersebut mulai  naik, tetapi lalu turun hingga -72 °C di ketinggian 75 km. Penyusutan temperatur di mesosfer tersebut ialah setiap naik 100 m suhu dan turun hingga 0,4 °C. Di lapisan tersebut separuh meteorit terbakar. Fase yang mendapati habisnya lapisan tersebut disebut dengan mesopause.

  • Lapisan Termosfer

Lapisan tersebut berlokasi pada ketinggian 85 sampai 500 km. Lapisan atmosfer yang satu ini disebut dengan lapisan panas. Karena pada lapisan tersebut berlangsung peralihan kenaikan suhu yang sangat tinggi.

Suhu lapisan tersebut mencapai 90 sampai 5000°C. Tinggi suhu tersebut diakibatkan partikel oksigen menerima pancaran daya matahari. Pancaran tersebut menimbulkan sebuah proses kimia yang menciptakan lapisan berisi listrik.

Baca Lainnya :  Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
  • Lapisan Eksosfer

Lapisan Eksosfer ialah lapisan atmosfer yang berlokasi paling luar. Lapisan eksosfer berada pada ketinggian 500 km. Pada lapisan tersebut, pertikel-partikel udara bergulir dengan kilat dan akibat gaya  grafitasi bumi sudah jauh menurun. Sehingga tabrakan-tabrakan benda diudara sudah renggang terjadi.

Fungsi Lapisan Atmosfer

Berikuti ini terdapat beberapa fungsi dari lapisan atmosfer, yakni sebagai berikut:

  • Mendukug proses penyaluran spora tumbuhan
  • Menjadi penghubung frekuensi suara
  • Menjadi generator listrik ialah generator listrik daya angin yang terisi dalam atmosfer
  • Menjadi penyusun keluar masuk satelit bumi, baik satelit alami bumi yang berbentuk bulan dan satelit buatan
  • Menjadi dinding bagi bumi dari hantaman yang ditimbulkan oleh objek-objek angkasa
  • Menjadi benih oksigen dan karbon dioksida
  • Sebagai dinding bagi bumi untuk menyusutkan dampak ancaman pancaran sinar ultra violet yang diradiasikan oleh matahari. Sementara pada saat malam harinya berperan sebagai penata temperatur di bumi supaya selalu konsisten.
Baca Lainnya :  √Plasenta: Pengertian, Struktur, Proses Serta Fungsi Plasenta

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Lapisan Atmosfer: Pengertian, Fungsi dan 5 Susunan Lapisan Atmosfer
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi