Hutan – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Manfaatnya

Diposting pada

Selamat datang di PakDosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Hutan? Mungkin anda pernah mendengar kata Hutan? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, fungsi, jenis-jenis dan manfaat. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Hutan - Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Manfaatnya

Pengertian Hutan

  1. Hutan merupakan suata kawasan atau daerah yang ditumbuhi dengan lebat oleh berbagai macam pepohonan dan tumbuhan yang lainnya.
  2. Pengertian hutan merupakan suatu tempat yang dihuni oleh berbagai macam jenis tumbuhan yang lebat. Seperti semak, rumput, jamur, tumbuhan jenis paku-pakuan, pohon-pohon serta tumbuhan lainnya di suatu wilayah yang sangat luas.

Pengertian Hutan Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat pendapat dari para ahli mengenai hutan, yakni sebagai berikut:


1. Menurut Sharma

Hutan adalah komunitas tumbuh-tumbuhan dengan mayoritas pohon-pohon berkayu yang tumbuh secara bersamaan dan berjajar rapat.


2. Menurut Helms

Hutan adalah suatu ekosistem yang terbentuk dari penutupan pepohonan secara luas dan berjajar rapat. Selain itu, terdiri atas ekosistem berupa tegakan-tegakan yang terdiri atas aneka ragam sifat baik struktur, kelas umur, komposisi, jenis serta beberapa proses tertentu yang saling terkait.


3. Menurut Departemen Kehutanan

Hutan adalah ekosistem yang terdiri atas liputan pohon baik yang tumbuh secara lebat atau kurang lebat di area yang cukup luas.


4. Menurut Davis dan Johnson

Hutan adalah kumpulan beberapa bidang lahan yang ditumbuhi oleh tumbuhan berbentuk pohon dimana dikelola sebagai suatu kesatuan yang utuh demi mencapai tujuan yang ditetapkan oleh pemilik lahan. Tujuannya adalah hasil hutan berupa kayu dan hasil lainnya yang berkaitan dengan kesatuan kepemilikan, kesatuan perencanaan dan kesatuan pengelolaan.


5. Menurut Bruenig

Hutan adalah sebidang lahan yang ditutupi oleh pepohonan yang membentuk iklim tegakan atau iklim mikro di dalamnya, seperti lahan bekas tebangan atau lahan yang sengaja ditebang dengan tujuan untuk penghijauan yang kemudian dipelihara menjadi hutan kembali dimana lahan tersebut merupakan tanah milik negara.


Fungsi Hutan

Berikut ini terdapat beberapa fungsi hutan, yakni sebagai berikut:

  1. Hutan merupakan sumber penghasil kayu yang mendukung proses industri.
  2. Hutan menjaga keseimbangan sistem lingkungan hidup, sehingga kondisi lingkungan menjadi stabil.
  3. Hutan menjadi sumber penelitian yang dapat mendukung kemajuan ilmu pengetahuan manusia.
  4. Hutan menjaga kualitas tanah tetap subur. Sebab, hutan memiliki bagian permukaan tanah yang berfungsi sebagai sumber humus.
  5. Hutan dapat membantu perekonomian penduduk yang tinggal di sekitar hutan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan penduduk.
Baca Lainnya :  √Struktur Sosial: Pengertian, Ciri, Bentuk, Unsur Serta Fungsinya

Jenis-Jenis Hutan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis hutan, yakni sebagai berikut:


1. Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya hutan dibedakan menjadi:


  • Hutan Lindung

Hutan Lindung adalah hutan yang berfungsi menjaga kelestarian tanah dan tata air wilayah.


  • Hutan Suaka Alam

Hutan Suaka alam adalah kawasan hutan yang karena sifat-sifatnya yang khas diperuntukan secara khusus untuk perlindungan alam hayati atau manfaat-manfaat yang lainnya. Hutan suaka alam terdiri dari Cagar alam dan Suaka margasatwa.

Cagar Alamiah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistem atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.

Suaka margasatwa ialah kawasan suaka alam yang mempunyai cirri khas berupa keanekaragaman atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.


  • Hutan Wisata

Hutan Wisata adalah hutan yang diperuntukan untuk dibina dan dipelihara guna kepentingan pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata terdiri dari Taman Wisata, Taman Baru dan Taman Laut.

Taman Wisata adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam baik keindahan nabati, keindahan hewani, maupun keindahan alamnya sendiri yang mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rekreasi dan kebudayaan.

Taman Baru adalah hutan wisata yang didalamnya terdapat satwa baru yang memungkinkan diselenggarakannya perburuan secara teratur bagi kepentingan rekreasi.

Taman Laut adalah laut kawasan lepas pantai atau laut yang masih di dalam batas wilayah laut Indonesia yang di dalamnya terdapat batu-batuan kosong atau biota.

Di kawasan ini terdapat ekosistem dan keindahan khusus yang keadaan alamnya secara fisik tidak mengalami perubahan yang diakibatkan karena perbuatan manusia. Contoh taman laut adalah taman laut bunaken (Sumatra Utara).


  • Hutan Produksi

Hutan Produksi berfungsi sebagai penghasil kayu atau non kayu, seperti hasil industri kayu dan obat-obatan.


2. Berdasarkan Jenis Pohonnya

Menurut jenis pohonnya, hutan dapat dibedakan menjadi:


  • Hutan Heterogen

Hutan Heterogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon, misalnya hutan rimba. Biasanya di daerah tropic yang banyak hujannya seperti di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan Australia Timur Laut pohon-pohonnya tinggi dan berdaun lebar. Di Indonesia hutan Heterogen antara lain terdapat di pulau Jawa, Sumatra,Kalimantan dan Irian Jaya.


  • Hutan Homogen

Hutan Homogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh satu macam tumbuhan. Pada umumnya hutan homogen dibuat dengan tujuan tertentu, misalnya untuk reboisasi, penghijauan, atau keperluan perluasan industri. Contoh hutan homogen antara lain hutan jati dan hutan pinus.

Baca Lainnya :  √Usus Halus: Pengertian, Struktur, Komponen, Enzim Serta Fungsinya

3. Berdasarkan Proses Terjadinya

Menurut terjadinya atau terbentuknya hutan dibedakan menjadi dua, yaitu hutan asli atau hutan alam dan hutan buatan.

  • Hutan Asli adalah hutan yang terjadi secara alami, misalnya hutan rimba.
  • Hutan Buatan adalah hutan yang terjadi karena dibuat oleh manusia. Biasanya hutan ini terdiri dari pohon-pohon yang sejenis dan dibuat untuk tujuan tertentu. Khusus untuk hutan mangrove (hutan bakau) kebanyakan merupakan hutan alami, namun ada juga hutan mangrove yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menanggulangi pantai dari bahaya yang ditimbulkan oleh gelombang atau arus laut.

4. Berdasarkan Tempatnya

Untuk daerah tropik yang memiliki curah hujan tinggi, hutan dapat tumbuh di berbagai tempat, sehingga hujan tersebut dinamai berdasarkan tempat tumbuhnya. Contoh hutan menurut tempatnya adalah hutan rawa, hutan pantai dan hutan pegunungan.


5. Berdasarkan Iklimnya

Berdasarkan iklimnya, hutan dibedakan menjadi:


  • Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropic basah dengan dengan curah hujan tinggi dan terbesar sepanjang tahun. Hutan hujan tropis antara lain terdapat di Amerika Tengah danSelatan, Australia timur Laut, Afrika dan Asia Tenggara. Ciri khas dari tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di hutan hujan tropis adalah ukuran pohon yang tinggi, berdaun lebar, selalu hijau dan jumlah jenis besar. Hutan ini kaya akan hewan Vertebrata dan Invertebrata.


  • Hutan Musim Tropik

Hutan ini terdapat di daerah tropic beriklim basah, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Biasanya pohon-pohon di hutan musim tropic menggugurkan daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropik banyak terdapat di kawasan India dan Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia.


  • Hutan Hujan Iklim Sedang

Hutan hujan iklim sedang adalah hutan raksasa yang terdapat di Australia dan sepanjang pantai Pasific di Amerika Utara dan California sampai negara bagian Washington. Hutan hujan iklim sedang di Australia merupakan hutan dengan pohon-pohon tertinggi di dunia.


  • Hutan Pegunungan Tropik

Hutan jenis ini mirip dengan hutan hujan iklim sedang, namun struktur dan karakteristik lainnya sangat berbeda.


  • Hutan Hujan Iklim Sedang yang selalu hijau

Terdapat di daerah beriklim sedang. Hutan jenis ini tersebar di Amerika Serikat dan Eropa yang beriklim kontinen.


  • Hutan Gugur Iklim Sedang

Hutan ini terdapat didaerah dengan iklim kontinen sedang namun agak basah dengan musim hujan di musim panas dan dengan musim dingin yang keras. Pohon-pohon yang dominant adalah pohon-pohon yang berdaun lebar yang menggugurkan daunnya dimusim dingin. Hutan ini banyak tersebar di kawasan Amerika Serikat, Eropa, Asia Timur, Chile dan Amerika Tengah.

Baca Lainnya :  √Siklus Krebs: Pengertian, Tahapan, Fungsi dan Hasil

  • Taiga

Taiga terdiri dari jenis-jenis conifer yang tumbuh di tempat terdingin dari daerah iklim hutan. Taiga terbesar terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.


  • Hutan Lumut

Hutan lumut adalah komunitas pegunungan tropik yang memilki struktur yang berbeda dengan taiga. Hutan lumut terdapat di daerah yang memilki ketinggian 2500 m. pohon-pohonnya kerdil dan juga ditumbuhi lumut dan lumut kerak.


  • Sabana

Sabana adalah padang rumput tropis yang diselingi pohon-pohon besar. Umumnya sabana merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. Sabana antara lain terdapat di Australia dan Brasilia.


  • Gurun

Gurun adalah wilayah daratan yang tidak ada tumbuhan kecuali beberapa jenis kaktus.


6. Berdasarkan Tujuannya

Menurut jenisnya hutan digolongkan menjadi:

  • Hutan Konservasi dan Taman Nasional
  • Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Tetap
  • Hutan Lindung
  • Hutan Konversi

Manfaat Hutan

Sejak jaman nenek moyang manusia, hutan telah dijadikan sebagai lahan untuk mencari nafkah hidup. Sejak itu pula telah ada kearifan lokal manusia untuk melindungi dan melestarikan hutan dan lingkungannya sehingga hutan tetap menjadi primadona penopang kehidupan mereka.

Hutan diketahui memiliki manfaat yang langsung maupun tidak langsung bagi kehidupan manusia seperti yang dikemukakan sebagai berikut.


1. Manfaat Langsung

Antara lain:

  1. Sumber bahan/konstruksi bangunan (rumah, jembatan, kapal, perahu, bantalan kereta api, tiang listrik, plywood, particle board, panel-panel dll).
  2. Sumber bahan pembuatan perabot rumah (meubel, ukiran, piring, senduk, mangkok dll).
  3. Sumber bahan pangan (sagu, umbian, sayuran, dll).
  4. Sumber protein (madu, daging, sarang burung, dll).
  5. Sumber pendukung fasilitas pendidikan (pinsil dan kertas).
  6. Sumber bahan bakar (kayu api, arang dll).
  7. Sumber oksigen (pernapasan manusia, respirasi hewan)
  8. Sumber pendapatan (penjualan hasil hutan kayu dan non kayu)
  9. Sumber obat-abatan (daun, kulit, getah, buah/biji)
  10. Habitat satwa (makan, minum, main, tidur)

2. Manfaat Tidak Langsung

Antara lain:

  • Pengatur sistem tata air (debit air, erosi, banjir, kekeringan)
  • Kontrol pola iklim (suhu, kelembaban, penguapan)
  • Kontrol pemanasan bumi
  • Ekowisata (rekreasi, berburu, camping dll)
  • Laboratorium plasma nutfah (taman nasional, kebun raya dll)
  • Pusat pendidikan dan penelitian
  • Sumber bahan pendukung industri-industri kimia (pewarna, terpen, kosmetik, obat-obatan, tekstil dll).
  • Menghasilkan devisa lewat program CDM dan REDD.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Hutan – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Manfaatnya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi