Jaringan Komputer

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Jaringan Komputer? Mungkin anda pernah mendengar kata Jaringan Komputer? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, sejarah, jenis, ciri, manfaat, tujuan, komponen, keuntungan dan kerugian. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Jaringan Komputer: Pengertian, Jenis-Jenis Serta Manfaatnya

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah suatu sistem yang terdiri dari komputer, perangkat keras dan perangkat lunak yang disusun untuk bisa bekerja sama untuk memperoleh beraan manfaat dan tujuan untuk bisa berkomunikasi, mengakses informasi, menerima dan memberikan fasilitas informasi.


Sejarah Jaringan Komputer

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.


Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.


Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.


Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

Baca Lainnya :  Karakteristik Makalah: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Syarat

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu:

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.


2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.


3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.


4. Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.


5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.


Ciri-Ciri Jaringan Komputer

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri jaringan komputer yaitu:

  • Berbagi perangkat keras (hardware).
  • Berbagi perangkat lunak (software).
  • Berbagi saluran komunikasi (internet).
  • Berbagi data dengan mudah.
  • Memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
Baca Lainnya :  √Iman Kepada Allah: Pengertian, Dalil, Hikmah Serta Contohnya

Manfaat Jaringan komputer

Berikut ini terdapat beberapa manfaat dari jaringan komputer, yakni sebagai berikut:

  • Dengan memakai jaringan komputer bisa dengan ringan untuk menjalankan transisi data ataupun berbagi sumber daya.
  • Bisa memudahkan komunikasi dan transaksi.
  • Menolong memperoleh akses informasi secara cepat dan tepat waktu serta up to date.
  • Dengan jaringan komputer bisa memudahkan pekerjaan menjadi lebih segera.

Tujuan Jaringan Komputer

Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju kesisi penerima (receiver) melalui media komunikasi.

Ada beberapa hal yang masih dirasa menjadi kendala, yaitu :

  1. Masih mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan bagaimana memanfaatkan jaringan komunikasi yang ada secara efektif dan efisien.
  2. Jalur transmisi yang digunakan tidak benar – benar bebas dari masalah gangguan (noise)
Manfaat di bangunnya jaringan komputer Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu :
  • Media berbagi sumber daya (Sharing resources)

Sharing resources bertujuan agar seluruh yang ada pada jaringan daat berbagi program, database, hardware atau sumbe daya lainnya tanpa pengaruh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. Dengan demikian sumber daya yang diperlukan dapat dikurangi.


  • Media komunikasi

Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. Dengan demikian, orang orang yang jaraknya berjauhan akan lebih mudah untuk bekerja sama.


  • Media Integrasi Data

Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ketempat lainnya. Dengan adanya jaringan komputer, maka pengembangan peralatan daapt dilakukan dengan mudah, karena adanya kemampuan berbagi peralatan melalui jaringan.


  • Media Keamanan Data

Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data . jaminan keamanan terserbut diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan password, serta perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan efektif, sumber daya lebih efisien, dan informasi terkini.


  • Pengembangan dan Pemeliharaan

Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama-sama.  Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat.


  • Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini

Dengan pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai.

Baca Lainnya :  Bela Negara

Komponen Jaringan komputer

Berikut ini adalah komponen jaringan komputer yaitu:

1. Koneksi Fisik (Physical Connection)

Koneksi fisik sebagai penghubung antara adapter card (MODEM, NIC)dari komputer kedalam suatu jaringan. Transfer data yang megalir dalam koneksi fisik menggunakan transfer sinyal melalui media (kabel atau gelombang). Komponen yang diperlukan agar terjadi koneksi fisik adalah perangkat keras komputer dan perangkat keras jaringan, seperti komputer yang terhubung dengan modem.


2. Koneksi Logis

Koneksi logis adalah suatu koneksi menggunakan protokol atau aturan yang di gunakan oleh komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya. Protokol juga berfungsi sebagai media dalam mentransmisikan atau menerima data dan informasi kedalam suatu jaringan(TCP/IP). Komponen yang diperlukan agar terjadinya koneksi logis adalah protokol dan standar. protokol adalah himpunan aturan aturan main yang mengatur komunikasi data. sedangkan standar adalah suatu hal yang penting dala penciptaan dan pemerliharaan sebuah kompetisi pasar dari penyedia layanan komunikasi, khususnya internet. Sebuah komputer agar terhubung ke jutaan komputer diseluruh dunia membutuhkan koneksi internet. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutukan koneksi GPRS, 3G, atau protokol lainnya kepada penyedia layanan internet.


3. Aplikasi (Application)

Aplikasi adalah suatu kumpulan perintah atau kombinasi dari seluruh perintah yang bekerja bersama protokol dan digunakan sebagai media dalam menampilkan data atau informasi(web browser, FTP). Aplikasi Web browser antara lainnya adalah Internet Explorer, Mozila Firefox, dan Opera. Sedangkan aplikasi FTP (File Transfer Protocol) antara lain adalah WS-FTP, Go!Zilla, da Cute-FTP.

Keuntungan dan Kerugian Jaringan Komputer

Berikut ini adalah keuntungan dan kerugian jaringan komputer yaitu:

  • Keuntungan Jaringan Komputer

Jaringan komputer mempunyai keuntungan lebih jika dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Keuntungan yang didapatkan dari jaringan komputer yaitu :
  • Dapat berbagi sumber daya.
  • Ketahanan data tinggi.
  • Menghemat biaya.
  • Berbagi hardware.
  • Memberikan keamanan dan keteraturan data.
  • Manajemen sumber daya lebih efisien.
  • Mempertahankan informasi agar tetap handal dan up-to-date.
  • Membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing).
  • Memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
  • Membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.

  • Kerugian Jaringan Komputer

Selain keuntungan yang terdapat pada sistem jaringan komputer, juga masih terdapat kerugian yang ditimbulkan, diantaranya :
  1. Manajemen perangkat keras dan administrasi sistem.
  2. Sharing file yang tidak diinginkan. “With the good comes the bad”.
  3. Aplikasi virus dan metode hacking.
  4. Pengaksesan file yang tidak terbatas.
  5. virus.
  6. Biaya.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Jaringan Komputer: Pengertian, Sejarah, Jenis, Ciri, Manfaat, Tujuan, Komponen, Keuntungan dan Kerugian Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.