√Hukum Internasional: Pengertian, Asas, Sumber, Hubungan dan Penyelesaian

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Hukum Internasional? Mungkin anda pernah mendengar kata Hukum Internasional? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, asas, sumber, hubungan dan penyelesaian. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Hukum Internasional: Pengertian, Asas, Sumber, Hubungan dan Penyelesaian

Pengertian Hukum Internasional

Hukum Internasional ialah keseluruhan norma-norma dan asas-asas hukum yang mengelola hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas negara, antara negara dengan negara dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subyek hukum bukan negara satu sama lain.


Asas-Asas Hukum Internasional

Berikut ini terdapat tujuh asas-asas hukum internasional, yakni sebagai berikut:

  1. Setiap negara tidak melakukan tindakan berupa ancaman agresi terhadap keutuhan terhadap wilayah dan kemerdekaan negara lain
  2. Setiap negara harus menyelesaiakan masalah-masalah inernasional dengan cara damai
  3. Tidak melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain
  4. Negara-negara berkewajiban untuk menjalin kerja sama dengan negara lain berdasar pada piagam PBB
  5. Asas persamaan hak dan penentuan nasib sendiri
  6. Asas persamaan kedaulatan dari negara
  7. Setiap negara harus dapat dipercaya dalam memenuhi kewajiban

Sumber Hukum Internasional

Berikut ini terdapat beberapa sumber hukum internasional, yakni sebagai berikut:

  • Perjanjian internasional baik yang bersifat umum, maupun khusus
  • Kebiasaan internasional
  • Prinsip-prinsip hukum umum yang diakui oleh negara-negara beradab
  • Keputusan pengadilan dan Pendapat para ahli yang telah diakui kepakarannya, yang merupakan sumber hukum internasional tambahan

Hubungan Hukum Internasional Dengan Hukum Nasional

Ada dua teori yang dapat menjelaskan bagaimana hubungan antara hukum internasional dan hukum nasional, yaitu: teori Dualisme dan teori Monisme.

Menurut teori Dualisme, hukum internasional dan hukum nasional, merupakan dua sistem hukum yang secara keseluruhan berbeda. Hukum internasional dan hukum nasional merupakan dua sistem hukum yang terpisah, tidak saling mempunyai hubungan superioritas atau subordinasi.

Berlakunya hukum internasional dalam lingkungan hukum nasional memerlukan ratifikasi menjadi hukum nasional. Kalau ada pertentangan antar keduanya, maka yang diutamakan adalah hukum nasional suatu negara.

menurut teori Monisme, hukum internasional dan hukum nasional saling berkaitan satu sama lainnya. Menurut teori Monisme, hukum internasional itu adalah lanjutan dari hukum nasional, yaitu hukum nasional untuk urusan luar negeri.

Menurut teori ini, hukum nasional kedudukannya lebih rendah dibanding dengan hukum internasional. Hukum nasional tunduk dan harus sesuai dengan hukum internasional.


Penyelesaian Sengketa Internasional

Berikut ini terdapat beberapa penyelesaian sengketa internasional, yakni sebagai berikut:


  • Arbitrase Internasional

Penyelesaian sengketa internasional melalui arbitrase internasional adalah pengajuan sengketa internasional kepada arbitrator yang dipilih secara bebas oleh para pihak, yang memberi keputusan dengan tidak harus terlalu terpaku pada pertimbangan-pertimbangan hukum.

Arbitrase ialah merupakan suatu cara penerapan prinsip hukum terhadap suatu sengketa dalam batas-batas yang telah disetujui sebelumnya oleh para pihak yang bersengketa.


  • Peyelesaian Yudisial

Penyelsaian Yudisial ialah suatu penyelesaian sengketa internasional melalui suatu pengadilan internasional.


  • Negosiasi, Jasa-jasa Baik, Mediasi, konsiliasi dan Penyelidikan

Negosiasi, Jasa-jasa Baik, Mediasi, konsiliasi, dan Penyelidikan merupakan penyelesain sengketa yang kurang formal dibandingkan dengan arbitrasi dan penyelesaian yudisial, yang dalam pelaksanaanya tergantung pihak yang bersengketa atau dengan pihak ketiga.


  • Penyelesaian dibawah Naungan Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Anggota PBB harus berusaha menyelesaikan sengketa-sengketa melalui cara-cara damai dan menghindarkan ancaman perang atau penggunaan kekerasan.tanggung jawab penting beralih ketangan Dewan keamanan dan majlis umum. MU memiliki wewenang merekomendasikan tindakan-tindakan untuk penyelesaian damai.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Hukum Internasional: Pengertian, Asas, Sumber, Hubungan dan Penyelesaian
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

Baca Lainnya :  √Ilmu Politik: Pengertian, Sejarah, Teori dan Mekanisme Ilmu Politik
Baca Lainnya :  √Distribusi: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis, Faktor dan Pelaku
Baca Lainnya :  Mitigasi Bencana