√Hujan Es: Pengertian, Proses, Faktor, Fakta Serta Gejala Hujan Es

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Hujan Es? Mungkin anda pernah mendengar kata Hujan Es? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, proses, faktor, fakta serta gejala. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Hujan Es: Pengertian, Proses, Faktor, Fakta Serta Gejala Hujan Es

Pengertian Hujan Es

Hujan es merupakan presipitasi yang terdiri dari bongkahan es yang berbentuk seperti bola. Salah satu penciptaan dari bola es tersebut ialah melewati pengembunan uap air melalui prosedur pendinginan di area atmosfer pada sebuah susunan yang diperoleh di atas level membeku. Umumnya hanya es yang berdiameter besar saja yang berlangsung dengan prosedur seperti ini. Karena diameternya yang cukup besar, sehingga kendati es telah turun ke temperatur yang lebih hangat dan kawasan lebih rendah, tidak semua es tesebut menjadi mencair.

Proses Terjadinya Hujan Es

Berikut ini terdapat beberapa proses terjadinya hujan es, yakni sebagai berikut:

  • Air yang banyak tersebut terkandung dalam satu tempat yang disebut samudera, laut, sungai, danau dan rawa. Lalu air tersebut akan menghadapi penangasan melewati perantara sinar matahari. Termasuk juga dengan air yang berada di permukaan tanah.
  • Proses penguapan air tersebut disebut dengan transpirasi. Uap air yang diperoleh dari penangasan tersebut akan penangasan kompresi yang lalu menjadi awan. Setalh itu awan tersebut beranjak ke lokasi berganti-ganti dengan bantuan angin, baik angin yang bertiup lurus maupun melintang.
  • Kemudian awan yang berisi uap air tersebut berhempus dan tibalah pada lokasi yang temperaturnya lebih dingin dan sampai ke titik embun, kemudian titik embun tersebut terjadinya titik hujan.
  • Apabila sudah mengembun, telah menjadi air dan berhembus oleh angin thermis yang naik, ketinggian yang mempunyai suhu dibawah titik beku, embun tersebut akan berganti menjadi es yang akan jatuh ke bawah permukaan bumi.

Faktor Terjadinya Hujan Es

Apabila kita memperhatikan proses terjadinya hujan air, maka kita akan memahami bahwa hujan air dapat berlangsung karena terbentuknya penangasan air laut yang kemudian menjadi awan yang berisi air dan selanjutnya air tersebut turun menjadi titik air yang disebut hujan. Akan tetapi, apakah kondisi tersebut sama dengan yang mengakibatkan hujan es turun? Ya, kondisi tersebut ternyata tidak sangat berbanding dengan yang mengakibatkan terjadinya hujan es. Salah satu yang mengakibatkan berlangsungya hujan es ialah pengerasan. Dimana pada keadaan tersebut, uap air melalui dingin terbawa ke permukaan emberio es. Karena berlangsung pengembunan yang tiba-tiba, maka berlangsung pembentukan es dengan diameter yang sangat besar. Sesungguhnya hujan es tersebut tidaklah gejala alam yang abnormal dan langka.

Hujan es ini telah acap kali terjadi. Dan berlangsungnya hujan es tersebut dapat saja melanda di kawasan tropis bahkan tidak pada saat musim hujan saja. Butiran es yang jatuh saat hujan es ialah penguapan dari air hujan yang membeku di atas permukaan bumi yang disebut juga dengan awan gelap.

Fakta Terjadinya Hujan Es

Berikut ini terdapat beberapa gejala-gejala terjadinya hujan es, yakni sebagai berikut:

  1. Hujan es yag diikuti dengan angin kencang tersebut umumnya berlangsung pada saat pergantian iklim di Indonesia pada musim kemarau menjadi musim hujan.
  2. Hujan es tersebut lebih terkadang berlangsung pada saat siang maupun sore hari.
  3. Satu hari sebelum hujan es turun, udara pada pagi sampai malam hari mengalami sangat panas dan sesak.
  4. Udara yang terdapat pada di sekeliling kita mulai terasa dingin yang membuat gidik.
  5. Hujan es umumnya saat hujan pertama kali datang ialah hujan yang mendadak deras.
  6. Apabila kita mendengar terdapatnya sambaran petir yang cukup keras, maka dapat tampaknya bahwa hujan lebat diikuti petir dan angin kencang akan berlangsung.

Gejala Hujan Es di Indonesia

Telah diuraikan sebelumnya bahwa hujan es tersebut bisa terjadi di kawasan yang dilewati garis ekuator ataupun khatulistiwa, signifikan mempunyai iklim tropis. Salah satunya ialah Indonesia. Hujan es tersebut tidaklah fenomena yang abnormal dan langka di Indonesia. Beberapa hujan es sudah berlangsung di kawasan Indonesia, misalnya Bandung, Banjarnegara, Medan, Madiun, Sumatera Barat dan kawasan lainnya di Indonesia.

Hujan es tersebut bisa berlangsung Indonesia karena beberapa faktor, faktornya karena terdapatnya keadaan yang menunjang berlangsungnya hujan es tersebut dapat di kawasan Indonesia. Hujan es tersebut apabila diameternya tidak terlalu besar, sesungguhnya tidak terancam, akan tetapi, apabila hujan yang turun memiliki diameter yang besar seperti bongkahan es, tersebut yang akan mencelakakan.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Hujan Es: Pengertian, Proses, Faktor, Fakta Serta Gejala Hujan Es
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi

 

Baca Lainnya :  √32 Pengertian HAM Menurut Para Ahli dalam Bukunya
Baca Lainnya :  Bagian-Bagian Mata
Baca Lainnya :  √Wilayah: 4 Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri Serta Jenisnya