Hipertensi adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Hipertensi?Mungkin anda pernah mendengar kata Hipertensi? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, penyebab, ciri, gejala, penangananya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Hipertensi

Pengertian Hipertensi

Hipertensi adalah salah satu jenis Penyakit  kelainan jantung dan pembuluh darah yg ditandai dengan peningkatan tekanan darah(darah tinggi).kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke, dan gagal jantung.


Penyebab Hipertensi 

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat memicu tekanan darah tinggi, di antaranya:

  1. penyakit ginjal
  2. Kehamilan
  3. penyakit kelenjar teroid
  4. tumor kelenjar adrenal
  5. Kelainan bawaan pada pembuluh darah
  6. Kecanduan Alkohol
  7. penyalahgunaan NAPZA
  8. Sleep Apnea(Gangguan pernapasan saat tidur)
  9. mengonsumsi obat-obat tertentu
  10. Kelelahan

Selain itu dapat terjadi akibat beberapa faktor yaitu:

  • Meningkatnya berat badan (Obesitas)
  • Umur
  • Keturunan
  • Terlalu banyak mengonsumsi garam dan terlalu sedikit mengonsumsi makanan yang mengandung kalium
  • Merokok
  • Kurang Olahraga

Ciri-ciri Hipertensi

Namun secara umum, gejala hipertensi antara lain sebagai berikut:

  • Sakit kepala parah
  • Pusing
  • Penglihatan buram
  • Mual
  • Telinga berdenging
  • Kebingungan
  • Detak jantung tak teratur
  • Kelelahan
  • Nyeri dada
  • Sulit bernapas
  • Darah dalam urin
  • Sensasi berdetak di dada, leher, atau telinga
Baca Lainnya :  Pemanasan Global: Pengertian, Proses, Faktor, Dampak dan caranya

Gejala Umum Hipertensi

Dengan memahami cara yang tepat, serta tahu tentang penyebabnya diharapkan orang akan lebih waspada dengan gejala hipertensi yang secara umum sering dirasakan oleh pengidapnya. Jika merasakan gejala berikut ini, sebaiknya perlu untuk segera memeriksa tekanan darah ke dokter.

  1. Sakit kepala, akibat meningkatnya tekanan darah
  2. Susah berkonsentrasi, intensitas buang air kecil yang semakin sering yang menyebabkan kencing berdarah
  3. Nyeri di daerah dada Sulit bernapas
  4. Denyut jantung tidak teratur Berdenyut kencang di bagian dada, leher, atau telinga
  5. Pandangan mata sering kabur dan juga jantung terasa berdebar-debar
  6. Cepat lelah menjalani beragam aktifitas kadang diselingi  vertigo dengan intensitas hampir setiap hari
  7. Mudah marah, atau sensitif terhadap hal-hal yang dirasa tidak menyenangkan atau tidak disukai

Bila gejala-gejala awal yang demikian sudah muncul, bisa jadi maka seseorang tersebut terserang hipertensi. Untuk menjaga agar jangan sampai mengarah semakin parah sehingga menyebabkan terjadinya hal-hal seperti stroke dan sejenisnya maka, perlu untuk mengantisipasi dengan melakukan 5 langkah sebagaimana dijelaskan di awal. Tak kurang dari itu, beberapa langkah berikut ini sebaiknya juga dijalankan beriringan agar semakin efektif.

  • Bila terjadi obesitas atau overweight, maka segeralah melakukan pola diet untuk menurunkan berat badan
  • Kurangi asupan garam berlebihan, juga alkohol dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi
  • Hentikan kebiasaan merokok, serta mulailah kebiasaan sehat disertai olahraga secara teratur
  • Menurunkan dan menghindari penyebab stress

Penanganan Hipertensi

Berikut ini terdapat beberapa penanganan hipertensi, terdiri atas:


1. Membatasi Asupan Garam, Perbanyak Sayur

Sifat garam yang mampu mengikat air menjadikan potensi konsumsi makanan yang terlalu asin atau yang diasinkan secara berlebihan tidak pas untuk pengidap hipertensi. Terlebih untuk menghindari terjadinya stroke, konsumsi garam berlebihan malahan depat memicu yang demikian. Oleh karena itu, sangat tepat bagi penderita hipertensi untuk membatasi asupan garam agar tekanan darah tetap normal.

Baca Lainnya :  √Sistem Koloid: Pengertian dan Sifat-Sifat Koloid Serta Penjelasannya

2. Perbanyak Olah Raga Kardio seperti Berjalan Secara Rutin, atau Olahraga Jalan Cepat

Berjalan kaki adalah kebiasan sehat, malahan berjalan dengan langkah yang cepat terbukti menurunkan tekanan darah hingga 8/6mmHg. Selain itu, olahraga ringan dan mudah ini mengefisiensi suplai oksigen ke jantung, dampaknya kinerja jantung jadi lebih stabil. Butuh 30 menit total dalam seminggu, dengan jarak dan kecepatan yang bervariasi agar tekanan darah tetap normal.


3. Banyak Konsumsi Kentang karena Kaya Potassium untuk Kontrol Tekanan Darah

Beberapa bahan pangan, seperti kentang dipercaya untuk menurunkan tekanan darah. Hal yang senada juga diamini peneliti Linda Van Horn, PhD, RD seorang profesor kedokteran preventif di Northwestern University Feinberg School of Medical yang menyatakan,”buah dan sayuran yang kaya potassium dengan jumlah 2000-4000 mg per hari, menjadi bagian penting dari program penurunan tekanan darah apapun”. Sebagai bahan pangan, kentang tak hanya kaya dengan karbohidrat, tetapi juga punya kandungan potassium yang tinggi.


4. Menambah Asupan Suplemen

Laporan dari 12 studi, menunjukan bahwa koenzim Q10m punya dampak yang maksimal dalam penurunan tekanan darah sampai 17 mm/Hg. Didalam suplemen ini terkandung, antioksidan, yang diperlukan dalam produksi energi yang secara umum bermanfaat untuk melebarkan pembuluh darah. Karena sifatnya yang bersifat medical, maka perlu untuk konsultasi dengan dokter tentang ukuran berapa milligram sebaiknya suplemen ini harus dikonsumsi untuk setiap harinya.


5. Dark Chocolate, Cara Menyenangkan Tangani Hipertensi

Konsumsi setengah ons dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70% secara teratur setiap hari dipercaya dapat meminimalisir tekanan darah. Ini karena didalam dark chocolate terdapat kandungan flavanol yang merangsang pembuluh darah untuk jadi lebih elastis. Hal yang senada dibuktikan dengan sebuah penelitian dimana tak kurang dari 18% pasien hipertensi yang rutin mengkonsumsi dark chocolate setiap harinya mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan.

Baca Lainnya :  √Gurindam: Pengertian, Ciri, Macam Serta Contoh Gurindam

Demikian Penjelasan Materi Tentang Hipertensi: Pengertian, Penyebab, Ciri, Gejala, Penangananya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya