Gutasi dan Transpirasi adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Gutasi dan Transpirasi?Mungkin anda pernah mendengar kata Gutasi dan Transpirasi? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, Fungsi, Faktor, Proses dan perbedaannya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Gutasi-dan-Transpirasi

Pengertian Gutasi Pada Tumbuhan

Gutasi adalah proses pelepasan air dalam bentuk cair dari jaringan daun.Pada saat awal tumbuhan ia dapat menyerap air melalui akar serta akan kehilangan air lewat daun. Penguapan ini hanya terjadi hanya sejumlah tetes air selama 1 minggu, akan tetapi untuk pohon dewasa akan terjadi penguapan dengan lebih dari 1000 liter perhari. Pada saat transpirasi air berlangsung menguap dari daun lewat celah kecil yang dikenal sebagai stomata.


Terdapat beberapa kecil, seringnya kurang dari 1% air yang diarbsorpsi tumbuhan digunakan dalam reaksi metabolisme atau hidrolisisi. Beberapa besar air yang diarbsorbsi akan tanaman akan ditranspirasikan melewati daun.


Fungsi Gutasi

Adapun fungsi gutasi untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut:

  1. Menjadi proses pendukung dari keluarnya titik titik air yang berasal dari dalam tumbuhan ke daun tumbuhan tersebut sendiri.
  2. Menjadi proses yang mempunyai peran penting guna mengeluarkan zat maupun kandungan air yang terdapat dalam sebuah batang tumbuhan, sampai digantikan menggunakan air yang baru yaitu yang diserap oleh akar tumbuhan tersebut.
  3. Menjadi proses yang mempunyai peran guna mengeluarkan kandungan sejumlah senyawa dalam kandungan mineral
Baca Lainnya :  √Ode: Pengertian, Ciri-Ciri Serta Contoh Puisi Ode

Faktor Penyebab Proses Gutasi

Adapun faktor pendukung atau penyebab dari terjadinya proses gutasi pada daun, diantaranya sebagai berikut :

  • Karna adanya penyerapan air pada akar yang terjadi secara terus menerus maupun akar yang terjadi tekanan positif
  • Karna adanya laju yang spirasi rendah
  • Karna adanya kelembaban udara yang tinggi

Proses Gutasi Pada Tumbuhan

Gutasi terjadi ketika kondisi tanah sesuai sehingga penyerapan air tinggi tetapi laju penguapan/transpirasi rendah ataupun ketika penguapan air sulit terjadi karena tingginya kelembapan udara. Proses gutasi terjadi pada daun yang strukturnya mirip stomata yang dinamakan dengan hidatoda.


Pengeluaran air melewati proses gutasi terjadi karena adanya tekanan positif yang asalnya dari akar. Meskipun ketika laju transpirasi rendah, akar tetap menyerap air dan mineral menjadikan air yang masuk ke jaringan lebih banyak daripada yang dilepaskan keluar.


Kondisi yang tidak menunjang terjadinya tekanan akar antara lain suhu dingin dan tanah yang kering karena memperlambat terjadinya gutasi. Kurangnya mineral juga bisa menjadi pengaruh proses gutasi.


Gutasi pada tumbuhan dapat diamati dengan munculnya tetes-tetes air di tepi daun. Gutasi biasanya terjadi pada malam hari, namun ada yang terjadi pada siang hari. Karena itu tetes-tetes air hasil gutasi yang biasanya dapat di temui pada pagi hari sering disalah artikan sebagai embun. Padahal sebenarnya bukan embun yang menempel di daun tapi adalah hasil dari proses gutasi.


Prose gutasi pada tumbuhan terjadi jika akar mendapat tekanan positif. Tekanan postif pada akar terjadi jika lingkungan tumbuh akar mendapat suplay air yang sangat banyak sehingga akar dapat menyerap air secara berlebihan. Kelebihan air tersebut seharusnya di lepaskan melalui transpirasi. Namun jika transpirasi tidak terjadi, karena beberapa faktor seperti kelembaban udara yang tinggi, maka kelebihan air pada sel-sel tumbuhan dilepaskan dengan cara gutasi.

Baca Lainnya :  √Teks Ulasan Menurut Para Ahli (Pengertian, Ciri, Struktur, Kaidah dan Contoh)

Pengertian Trasnpirasi Pada Tumbuhan

Transpirasi adalah proses menguapnya air tumbuhan ke udara.sebuah proses dari melepasnya air ke dalam bentuk cairan yang berasal dari daun membuat adanya daya isap menjadikan tumbuhan dapat menyerap mineral dan nutrient penting dari dalam tanah.


Fungsi Transpirasi

Berikut ini terdapat beberapa fungsi transpirasi, yakni sebagai berikut:

  1. Mengangkut air dan juga mineral-mineral dari dalam tanah ke batang dan juga daun-daun.
  2. Menyangga tanaman itu sendiri sehingga ia tidak mudah jatuh atau roboh.
  3. Pengangkutan air ke daun dan difusi air antar sel
  4. Penyerapan dan pengangkutan air, hara
  5. Pengangkutan asimilat
  6. Membuang kelebihan air
  7. Pengaturan bukaan stomata
  8. Mempertahankan suhu daun
  9. Pengangkutan mineral
  10. Pertukaran energi

Faktor Terjadinya Transpirasi

Berikut ini terdapat beberapa faktor terjadinya transpirasi, yakni sebagai berikut:

  • Karna terdapat tekanan akar sekalipun hanya menaikkan aliran air dalam beberapa meter saja.
  • Karna terdapat daya kohesi dan adhesi antarmolekul air dengan dinding kapiler xilem.
  • Karna terdapat daya kapiler xilem (pembuluh kayu) sekalipun hanya dapat setinggi beberapa puluh meter.
  • Karna terdapat daya isap daun sehingga memperlancar aliran molekul air dari akar ke batang hingga dikeluarkan dari daun melalui stomata atau kutikula.

Proses Transpirasi Pada Tumbuhan

Transpirasi merupakan hilangnya air berupa uap air dari tubuh tumbuhan dengan penguapan. Penguapan air membuat adanya daya isap menjadikan tumbuhan dapat menyerap mineral dan nutrient penting dari dalam tanah.


Ratio antara hilangnya air dengan proses transpirasi dengan produksi bahan kering selama pertumbuhan adalah ukuran efisiensi pemakaian air oleh tumbuhan.


Semakin besar ration, maka semakin berkurang efisien jenis tumbuhan tersebut dalam pemakaian air. Ratio transpirasi dari beberapa besar tanaman budidaya yakni antara 100-500 atau lebih, ini berarti memerlukan 100-500 gram air air untuk mendapatkan 1 gram bahan kering tumbuhan.

Baca Lainnya :  Asteroid: Pengertian, Sejarah, Jenis, Ciri Beserta Contohnya

Maka dari itu, jenis tumbuhan tinggi yang hidup di darat sangat tidak efisien dalam pemakaian air. Walaupun begitu, terdapat juga sebagian tumbuhan yang lebih efisien dibanding jenis tumbuhan lainnya. Tumbuhan C4 per unit air yang dipakai dapat menghasilkan bahan kering 3-4 kali lebih banyak dari tumbuhan C3.


Hilangnya air ketika transpirasi bisa berlangsung dari setiap bagian tumbuhan yang berkaitan dengan atmosfer. Meskipun demikian, beberapa besar berlangsung melalui daun lewat stomata. Sebab sifat kutikula yang impermeabel terhadap air, transpirasi yang berlangsung melewati kutikula cenderung sangat kecil, untuk menjadikan uap 1 gram air diperlukan energi panas sebanyak 500 kal. Dengan demikian, transpirasi membuat pengaruh pendinginan di daun.


Perbedaan Gutasi dan Transpirasi Pada Tumbuhan

Adapun perbedaan dari gutasi dan transpirasi pada tumbuhan, perhatikan tabel dibawah ini:

Perbedaan-Gutasi-dan-Transpirasi-Pada-Tumbuhan


Demikian Penjelasan Materi Tentang Gutasi Dan Transpirasi: Pengertian, Fungsi, Faktor, Proses dan Perbedaan
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya