Globalisasi Adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Globalisasi? Mungkin anda pernah mendengar kata Globalisasi? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian menurut para ahli, ciri, faktor, dampak, macam, gejala, aspek dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Globalisasi

Pengertian Globalisasi

Globalisasi menurut para ahli adalah sebuah proses sosial yang disebabkan kemajuan zaman dan dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif. Menurut bahasanya globalisasi terdiri dari dua frasa yakni global dan sasi, global memiliki arti mendunia dan sasi berarti proses. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian globalisasi adalah proses kemajuan yang mengikuti arus perkembangan jaman. Faktor penyebab globalisasi umumnya datang dari berbagai arah. Namun penyebab utama terjadinya globalisasi adalah perkembangan jaman yang semakin cepat.


Perkembangan jaman ini menuntut manusia untuk beradaptasi agar dapat tetap bertahan hidup dengan kondisi jaman yang semakin maju dan modern. Dampak globalisasi dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari kita, mulai dari penggunaan smartphone, penggunaan internet, munculnya peralatan masak serba canggih, ditemukannya tenaga listrik dengan tenaga matahari dan lain sebagainya. Pada dasarnya globalisasi dapat memberikan dampak positif dan negatif jika dikaji lebih dalam. Pengaruh globalisasi memang tidak dapat kita hindari, hal ini disebabkan karena arus perkembangan jaman terus meningkat. Semakin lama jaman semakin modern begitu juga dengan globalisasi yang terjadi. Akhirnya globalisasi kan terus terjadi dan berkembang seiring dengan arus perkembangan jaman.


Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Para ahli menafsirkan pengertian globalisasi adalah sebagai berikut:

Thomas L Friedman

Globalisasi merupakan gabungan dari teknologi dan dimensi ideologi. Dimensi ideologi sendiri adalah pasar bebas dan kapitalisme, sedangkan dimensi teknologi adalah penggunaan informasi dan teknologi yang menghubungkan dunia.


Emanuel Ritcher

Globalisasi adalah sebuah jaringan kerja dalam skala global yang menyatukan masyarakat dunia dalam suatu ikatan saling membutuhkan satu sama lain.


Malcom Waters

Globalisasi adalah suatu proses sosial yang mengakibatkan pikiran bahwa pembatasan geografis dalam hal sosial dan budaya menjadi kurang penting.


Achmad Suparman

Globalisasi adalah sebuah proses untuk menjadikan perilaku maupun benda menjadi ciri khusu suatu individu tanpa dibatasi oleh geografis dan wilayah.


Martin Albrown

Globalisasi adalah proses menghubungkan masyarakat diseluruh dunia kedalam sebuah komunitas masyarakat tunggal dunia.


Ciri-ciri Globalisasi

Menurut Hamijoyo (Mimbar, 1990) ciri-ciri globalisasi ialah:
  • Didukung oleh kecepatan informasi, teknologi canggih, transportasi, dan komunikasi yang diperkuat oleh tatanan dan manajemen yang tangguh.
  • Telah melampaui batas tradisional geopolitik. Batas tersebut saat ini harus tunduk kepada kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik, dan mempertemukan tatanan yang sebelumnya sulit dipertemukan.
  • Adanya saling ketergantungan antara negara.
  • Pendidikan merupakan bagian dari globalisasi.

Menurut Emil Salim (Mimbar, 1989) ada empat kekuatan yang menyebabkan dunia menjadi transparan yaitu perkembangan Iptek yang semakin tinggi, perkembangan bidang ekonomi yang mengarah kepada perdagangan bebas, lingkungan hidup, dan politik.


Menurut Tilaar ciri era globalisasi yaitu adanya era masyarakat terbuka. Keterbukaan tersebut meliputi bidang ekonomi yang ditandai dengan adanya pasar bebas dan bidang politik ditandainya dengan berkembangnya nilai demokratis. Masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi antara hak dan kewajiban.


Kesimpulan yang dapat kita ambil bahwa ciri-ciri globalisasi ditandai dengan adanya:

  1. Kecanggihan teknologi/era digital khususnya pada bidang informasi dan komunikasi. Oleh sebab itu, kejadian, kegiatan dan atau keputusan individu/masyarakat di belahan dunia sangat mudah diakses dan dikomunikasikan atau disebarluaskan kepada masyarakat dunia.
  2. Kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik yang mampu menembus/ melampaui batas-batas geopolitik.
  3. Penyebarluasan gagasan, pembaharuan dan penemuan hal-hal baru melalui pendidikan.
  4. Era kompetitif baik dalam hal jasa dan produk barang.
  5. Masyarakat yang aktif, kreatif, dan selalu mengikuti zaman.
  6. Era perdagangan bebas.
  7. Tuntutan transparansi, demokratisasi maupun penghormatan hak asasi manusia.
  8. Kehidupan bisnis yang semakin marak.
Baca Lainnya :  Fiksi Adalah

Faktor Penyebab Globalisasi

Globalisasi yang terjadi bukanlah suatu kebetulan, faktor penyebab globalisasi dapat dibagi menjadi dua yakni faktor internal dan faktor eksternal, berikut ini adalah penjelasannya:

Faktor Internal Penyebab Globalisasi

  • Rasa ketergantungan suatu Negara dengan Negara lain.
  • Berkembangnya demokrasi dan transparansi pemerintahan.
  • Kebebasan berpendapat.
  • Munculnya berbagai lebaga swadaya masyarakat dan lembaga politik.
  • Perkembangan pola pikir dan pendidikan masyarakat.

Faktor Eksternal Penyebab Globalisasi

  1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEK.
  2. Perkembangan sarana komunikasi.
  3. Munculnya kesepakatan diselenggarakannya pasar bebas.
  4. Meningkatnya fungsi dan peran lembaga Internasional.
  5. Terjadinya modernisasi di berbagai bidang.
  6. Perkembangan HAM yang berlaku.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Terjadinya globalisasi tentunya akan menimbulkan dampak baik itu positif maupun negatif. Dampak dampak tersebut tidak dapat kita hindari karena bersifat konkret. Dibawah ini adalah penjelasan tentang dampak positif dan dampak negatif globalisasi yakni sebagai berikut:

Dampak Positif Globalisasi

  • Meningkatnya kedisiplinan dan etos kerja yang dimiliki oleh masyarakat.
  • Meningkatnya produktivitas masyarakat yang akan mengarah pada penghidupan yang lebih baik.
  • Penggunaan teknologi yang lebih baik dari sebelumnya.
  • Kemajuan di bidang transpostasi, teknologi dan komunikasi.
  • Mobilas tinggi karena meningkatnya sarana transportasi.
  • Meningkatnya pembangunan suatu daerah.
  • Dapat menyebarluaskan kebudayaan melalui jalur pariwisata.
  • Meluasnya pasar dan peningkatan pendapatan negara.

Dampak Negatif Globalisasi

  1. Semakin mudahnya kebudayaan asing dapat masuk ke Indonesia.
  2. Semakin luntur rasa gotong royong yang dimiliki oleh masyarakat karena selalu bergantung pada teknologi.
  3. Terjadinya penyelundupan barang ilegal masuk ke Indonesia.
  4. Terjadinya kesenjangan sosial.
  5. Menghambat pertumbuhan di sektor industri dalam Negeri.
  6. Timbulnya kebiasaan boros dan suka menghambur hamburkan uang.

Macam-Macam Globalisasi

Dibawah ini adalah macam-macam globalisasi yakni sebagai berikut:

Globalisasi Di Bidang Ekonomi

Globalisasi dalam bidang ekonomi berarti globalisasi yang di dalamnya ada tuntutan dunia berupa perdagangan internasional tanpa hambatan batas-batas negara (ekspor-impor). Proteksi berupa bea masuk yang tinggi atau larangan masuknya barang luar negeri dianggap bertentangan dengan arus global.


Globalisasi Di Bidang Kebudayaan

Globalisasi di bidang kebudayaan telah menyebarluaskan perilaku dan nilai-nilai dari negara lain. Globalisasi dalam bidang ini juga dapat mengubah cara berfikir seseorang sehingga dapat merubah tingkat sosial budaya manusia. Pergaulan antarindividu beda negara telah terjadi perpindahan nilai budaya.


Globalisasi Di Bidang Politik

Globalisasi di bidang politik adalah kebijakan suatu negara secara tidak langsung bisa atau akan mempengaruhi kebijakan di tingkat regional ataupun dunia.


Globalisasi Di Bidang Informasi Dan Komunikasi

Globalisasi di bidang informasi dan komunikasi telah menghasilkan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat. Kemajuan ini telah memudahkan manusia untuk berkomunikasi dan bertukar informasi, baik dengan orang dalam negeri maupun luar negeri.


Globalisasi Di Bidang Ideologi

Dengan berkembangnya globalisasi dalam bidang ideologi menyebabkan berkembangnya paham ideologi asing di negara-negara dunia yang telah memengaruhi sikap dan perilaku negara lain.


 Gejala Globalisasi

Sebagai sebuah rangkaian proses sosial, globalisasi dapat dikenali melalui gejalanya. Gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  • Penciptaan dan penggandaan. Berbagai aspek kehidupan, seperti produk, gaya hidup, ataupun praktik-praktik politik saat ini cenderung tidak lagi dibatasi oleh kaidah-kaidah atau batasan-batasan geografis ataupun kultural. Globalisasi bisa muncul dalam bentuk penggandaan praktik ataupun produk yang telah ada sebelumnya, tetapi bisa juga muncul dari hal-hal yang baru. Berbagai merek produk dari negara Amerika Serikat ataupun Eropa, saat ini tersedia di seluruh belahan bumi dan bisa dinikmati oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Pada saat yang sama, demokrasi telah berkembang menjadi sebuah praktik politik yang diidealkan.

  • Perluasan dan pemekaran hubungan sosial, aktivitas, dan saling ketergantungan. Globalisasi juga ditandai dengan perluasan dan pemekaran dalam artian spasial dan temporal. Semua kegiatan, hubungan, dan proses berlangsung pad saat yang bersamaan dalam skala global dan berlangsung selama 24 jam. Perluasan dan pemekaran temporal dan spasial ini dapat terlihat seperti adanya operasi kegiatan finansial global,chain stores, kelompok teroris, ataupun gerakan-gerakan sipil global.
Baca Lainnya :  √20 Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli dalam Bukunya

  • Intensifikasi dan akselerasi. Proses intensifikasi dan akselerasi terjadi dalam kaitannya dengan pertukaran data dan informasi maupun dalam kaitannya dengan hubungan sosial. Dalam kaitan ini, Anthony Giddens melihat globalisasi pada dasarnya adalah lokalisasi. Jika selama ini lokal dan global dipahami sebagai dua kutub ekstrem dari sebuah kontinum, globalisasi menjadi lokal dan global sekaligus sebagai awal dan akhir.

Selain pendapat tersebut, ada pula ahli yang mengungkapkan tentang gejala yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. Gejala-gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet, menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. Sementara itu, pergerakan massa seperti turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung. Hal ini sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacamWorld Trade Organization (WTO).
  3. Peningkatan interaksi kultural/budaya melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita serta olahraga internasional). Saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan atau pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidangfashion (pakaian), literatur, dan makanan.
  4. Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, masalah pemanasan bumi, masalah pencemaran, dan memberantas terorisme. Masalah-masalah tersebut memerlukan penanganan bersama sehingga diadakanlah kerja sama internasional, baik kerja sama bilateral maupun multilateral.

Untuk mengungkapkan gejala-gejala globalisasi dalam kehidupan masyarakat, beberapa ahli melakukan penelitian tentang globalisasi. Pada umumnya, globalisasi ditunjukkan dengan gejala-gejala berikut:

  • Meningkatnya perdagangan global.
  • Meningkatnya aliran modal internasional, diantaranya investasi langsung luar negeri.
  • Meningkatnya aliran data lintas batas, misalnya penggunaan internet, satelit komunikasi,, dan telepon.
  • Adanya desakan berbagai pihak untuk mengadili para penjahat perang internasional di Mahkamah Internasional.
  • Adanya gerakan untuk memperjuangkan keadilan internasional.
  • Meningkatnya pertukaran budaya internasional, misalnya pertukaran film-film Hollywood dan Bollywood.
  • Menyebarluasnya multikulturalisme dan semakin besarnya akses individu terhadap berbagai macam budaya.
  • Meningkatkan perjalanan dan turisme lintas negara.
  • Meningkatnya imigrasi, termasuk imigrasi ilegal.
  • Berkembangnya infrastruktur telekomunikasi global.
  • Berkembangnya sistem keuangan global.
  • Meningkatnya aktivitas perekonomian dunia yang dikuasai oleh perusahaan multinasional.
  • Meningkatnya peran organisasi-organisasi internasional seperti IMF, WTO, dan WIPO yang berurusan dengan transaksi-transaksi internasional.

Aspek-Aspek Globalisasi

Menurut Malcolm Waters terdapat tiga dimensi/aspek globalisasi, yaitu globalisasi ekonomi, globalisasi politik, dan globalisasi budaya, berikut ini penjelasannya:

Globalisasi Ekonomi

Globalisasi perekonomian adalah proses kegiatan ekonomi dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar. Kekuatan tersebut terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi tersebut mengharuskan keterbukaan terhadap arus modal, barang, dan jasa. Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi, antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut ini:


Globalisasi produksi

Perusahaan berproduksi di berbagai negara dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. Hal ini dilakukan, baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai, ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif.


Globalisasi pembiayaan

Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitra usaha dari mancanegara.


Globalisasi tenaga kerja

Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi, makahuman movement(pergerakan manusia) akan semakin mudah dan bebas.


Globalisasi jaringan informasi

Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui : TV, radio, media cetak, internet, dan lain-lain. Jaringan komunikasi yang semakin maju membantu perluasan pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celanajeansLevi’s, atau hamburger yang melanda pasar di mana-mana. Akibatnya, selera masyarakat dunia, baik yang berdomisili di kota ataupun di desa, menuju pada selera global.

Baca Lainnya :  Umbi Akar

Globalisasi perdagangan

Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian, kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan adil.


Globalisasi Politik

Kekuasaan politik, tentunya, berada di bawah kendali setiap pemerintah. Namun, dalam era globalisasi terdapat ketentuan bahwa negara yang ingin bergabung dalam ekonomi global harus terbuka dalam bidang ekonomi, politik, budaya, dan bidang kehidupan lainnya. Keterbukaan ini membuat negara-negara nasional tidak boleh bersaing berdasarkan kebanggaan mereka akan ideologi nasional. Mereka harus bersaing berdasarkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam menyesuaikan diri dan memenuhi tuntutan global.


Setiap negara nasional harus mengadaptasikan konsep identitas nasional terhadap tuntutan globalisasi. Adaptasi ini terkadang menimbulkan dilema terhadap kedaulatan nasional. Apakah mereka harus mempertahankan kedaultan nasional dengan konsep lama atau meleburkan kedaulatan nasional negaranya dalam kerja sama transnasional (antarbangsa). Tentunya, hal itu harus dipertimbangkan berdasarkan manfaat dari globalisasi. Meskipun dilema, namun ada beberapa dampak positif yang bisa diambil. Adapun dampak diantaranya sebagai berikut.

  • Adanya jaminan penegakan hak asasi manusia di setiap negara.
  • Semakin tegaknya perdamaian dunia.
  • Tumbuhnya kesadaran bangsa-bangsa sebagai warga dunia yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mempertahankan kelangsungan hidup di dunia.
  • Memberikan dorongan besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara.
  • Globalisasi Sosial Budaya

Era globalisasi menyebabkan masuknya berbagai budaya luar, baik yang bersifat positif maupun negatif. Globalisasi telah menyebarkan berbagai nilai sosial dan budaya suatu negara ke seluruh dunia. Proses ini akan melahirnya budaya dunia atau world culture. Perkembangan teknologi komunikasi pada abad ke-20 telah meningkatkan intensitas globalisasi kebudayaan. Kontak melalui media atau alat perantara telah menggantikan bentuk kontak fisik. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. Berkembangnya globalisasi budaya ditandai dengan :


  1. Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional;
  2. Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism) dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya;
  3. Berkembangnya turisme dan pariwisata;
  4. Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain;
  5. Berkembangnya mode yang bersakla global, seperti pakaian, film, dan lain-lain;
  6. Bertambah banyaknyaevent-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.

Contoh Globalisasi

Dibawah ini adalah beberapa contoh tentang globalisasi yakni sebagai berikut:

Globalisasi di Bidang Ekonomi

  • Banyaknya Supermarket
  • Adanya jual beli online yang memungkinkan melakukan transaksi dengan orang yang jauh
  • Terciptanya mesin-mesin canggih untuk menunjang proses produksi
  • Adanya Ekspor dan Impor
  • Masuknya produk luar negeri dengan mudah
  • Terbukanya pasar bursa Internasional

Globalisasi di Bidang Budaya

  1. Masuk dan menyebarnya budaya asing
  2. Masuknya mode-mode pakaian luar negeri
  3. Banyaknya imigrasi
  4. Terjadinya pertukaran budaya Internasional
  5. Hilangnya budaya-budaya tradisional secara perlahan

Globalisasi di Bidang Politik

  • Dibentuknya PBB
  • Timbulnya kerjasama antar negara
  • Timbulnya politik negara
  • Hubungan bilateral maupun multirateral antar negara dapat dengan mudah dilakukan
  • Munculnya ideologi-ideologi asing

Globalisasi di Bidang IPTEK

  1. Munculnya berbagai macam handphone untuk memudahkan berhubungan dengan orang yang jauh
  2. Adanya internet untuk memudahkan berkomunikasi dan mendapatkan informasi
  3. Munculnya video call yaitu kita dapat bertatap muka dengan orang yang jauh
  4. Informasi-informasi dan menyebar dengan cepat dan luas
  5. Kita dapat melihat suatu kejadian dimanapun secara langsung dengan menggunakan televisi, internet, dan hp.

Globalisasi di Bidang Ideologi

  • Bahasa Asing masuk dengan mudahnya
  • Perempuan bekerja sudah tidak asing lagi
  • Masyarakat semakin heterogen
  • Hilangnya rasa gotong royong
  • Timbulnya rasa egoisme diantara masyarakat

Demikian Penjelasan Materi Tentang Globalisasi adalah: Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Faktor, Dampak, Macam, Gejala, Aspek dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.