Energi Alternatif

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Energi Alternatif? Mungkin anda pernah mendengar kata Energi Alternatif? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Energi Alternatif: Pengertian, Ciri, Jenis, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan . Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Energi-Alternatif

Pengertian Energi Alternatif

Energi alternatif adalah sebuah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Energi alternatif juga mempunyai manfaat yaitu apabila kita menggunakan energi alternatif, maka kita bisa mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mudah untuk merusak lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbon dioksida yang tinggi yang berpotensi terhadap pemanasan global.


Ciri-Ciri Energi Alternatif

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri energi alternatif, yakni sebagai berikut:

  1. Dapat digunakan berulang-ulang
  2. Jumlahnya berlimpah
  3. Pengolahannya tidak merusak alam
  4. Ramah lingkungan
  5. Tidak berbahaya,aman serta tidak menimbulkan berbagai penyakit akibat pengolahan.penggunaannya

Jenis-Jenis Energi Alternatif

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis energi alternatif, yakni sebagai berikut:


1. Energi Surya

Energi surya yang berasal dari matahari merupakan sumber energi paling berlimpah yang saat ini tersedia. Energi tersebut terdiri dari energi panas dan energi cahaya.


2. Energi Panas Bumi (Geothermal)

Energi panas bumi atau yang dikenal dengan nama energi geothermal berasal dari Bahasa Yunani, “geo” berarti bumi dan “thermal” berarti panas. Energi geothermal merupakan energi alternatif yang dihasilkan dan tersimpan di inti bumi sehingga diperlukan biaya pengeboran tinggi untuk memperolehnya. Sumber energi panas bumi dapat ditemukan di sekitar daerah yang memiliki gunung berapi aktif.

Baca Lainnya :  Dataran adalah

3. Energi Angin

Energi angin sudah dimanfaatkan manusia sejak lama sebagai energi penggerak kapal layar. Selain itu, tenaga angin juga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin penggiling jagung.Saat ini energi angin juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi penghasil listrik dengan menggunakan kincir angin raksasa yang akan menggerakkan turbin penghasil listrik.


4. Energi Air

Air selalu mengalir dari tempat tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Air yang mengalir sangat deras merupakan sumber energi gerak untuk mengasilkan hydropower atau energi listrik yang dihasilkan dari kekuatan air. Pada stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), air dibendung sehingga permukaanya menjadi lebih tinggi. Kemudian aliran air diarahkan ke turbin melalui pipa air untuk menghasilkan listrik. Pada umumnya tempat yang dapat digunakan untuk menampung air dalam jumlah yang besar adalah danau atau waduk.


5. Biogas

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari sisa atau hasil buangan makhluk hidup (manusia dan hewan). Biogas ini termasuk dalam kelompok bioenergi. Pada umumnya pemanfaatan sisa kotoran ini dilakukan dengan membangun sebuah instalasi dari tangki yang menampung kotoran manusia dan hewan.


6. Biofuel

Biofuel merupakan energi yang berasal dari bahan-bahan nabati berupa biodiesel dan bioethanol. Sama halnya dengan biogas, biofuel juga termasuk dalam tipe bioenergi. Energi ini dapat digunakan sebagai Bahan Bakar Nabati (BBN) yang dapat menjadi energi alternatif bahan bakar kendaraan. Biofuel dalam bentuk biodiesel dapat dibuat dari minyak nabati seperti minyak tanaman jarak pagar dan minyak kelapa sawit.


7. Energi Pasang Surut Air Laut 

Meskipun energi alternatif ini kurang pupuler di kalangan masyarakat, namun energi pasang surut air laut memiliki beberapa kelebihan dibanding energi alternatif lainnya. Kelebihan energi jenis ini antara lain lebih pasti/ mudah diprediksi, lebih hemat ruang, dan tidak membutuhkan teknologi yang rumit.

Baca Lainnya :  √Black Hole: Pengertian, Sejarah, Teori, Jenis, Sifat dan Karakteristik

Ketika pasang air laut dengan volume yang besar akan naik ke daratan. Di daratan dibuat bendungan/waduk yang besar sehingga air laut akan tertampung di dalamnya. Di dalam bendungan/waduk dipasang baling-baling yang berputar sesuai arah air. Pada umumnya digunakan dua arah putaran ketika pasang dan ketika surut. Gerakan yang dihasilkan akan menggerakan turbin yang ada dan menghasilkan listrik.


8. Baterai

Energi alternatif yang lain adalah baterai yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM). Penggunaan baterai pada kendaraan baik itu roda 2 maupun roda 4 akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri.


Manfaat Energi Alternatif

Berikut ini terdapat beberapa manfaat energi alternatif, yakni sebagai berikut:

  1. Matahari manfaatnya yaitu sebagai sumber proses fotosintesis tumbuhan hijau, Matahari dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai keperluan misalnya menjemur, membuat garam dan lainnya.
  2. Air manfaatnya yaitu sebagai sarana transportasi, sarana wisata/rekreasi, dan sarana irigasi/pengairan.
  3. Angin manfaatnya untuk kehidupan karena angin bisa dijadikan sumber energi alternatif dengan mengubah energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan kincir angin yang disambungkan menggunakan generator yang dapat menghasilkan listrik.
  4. Panas Bumi manfaatnya yaitu ntuk menghasilkan listrik sebagai salah satu bentuk dari energi alternatif. Apabila dilakukan pengeboran, maka akan terjadi semburan yang berupa gas/uap air panas atau air panas yang dapat langsung dimanfaatkan untuk memutar turbin uap yang kemudian dikaitkan dengan generator pembangkit listrik dan akan diperoleh energi listrik
  5. Biogas manfaatnya yaitu Karena gas yang dihasilkan mudah terbakar sehingga sangat cocok jika digunakan untuk memasak dan untuk industri tahu.
  6. Biofuel manfaatnya yaitu dimanfaatkan untuk bahan bakar mesin menggantikan bahan bakar dari fosil. Kelebihan biofuel yaitu ramah lingkungan, tidak beracun dan membuat mesin menjadi lebih awet dan tidak cepat rusak .
  7.  Energi Laut manfaatnya yaitu Potensi dari lautan yang begitu luar biasa ini energinya dapat dikonversi menjadi energi listrik. Saat ini beberapa negara termasuk Indonesia mulai mengembangkan potensi dari energi terbarukan ini.
  8. Baterai manfaatnya yaitu dimanfaatkan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Kendaraan dengan bahan energi baterai biasanya menggunakan baterai yang bisa diisi ulang.
Baca Lainnya :  √Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis dan Metode Menurut Para Ahli

Kelebihan Energi Alternatif

Adapun kelebihan dari energi alternatif antara lain sebagai berikut:

  • Energi terbarukan, dapat digunakan terus menerus karena tidak akan habis sehingga tidak akan terjadi kelangkaan energi.
  • Ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah yang membahayakan lingkungan dalam jangka waktu yang panjang, kecuali nuklir.
  • Sumber energi gratis karena bisa didapatkan secara cuma-cuma, hanya memerlukan biaya awal pemasangan saja.
  • Energi yang dihasilkan sangat besar, pasokan melimpah karena energi didapatkan dari alam, maka pasokan akan selalu ada tergantung lokasinya.

Kekurangan Energi Alternatif

Adapun kelebihan dari energi alternatif antara lain sebagai berikut:

  • Dibutuhkan biaya yang besar untuk memanfaatkan energi alternatif.
  • Dibutuhkan teknologi tinggi dan pemikiran yang rumit untuk memanfaatkan energi alternatif.
  • Tersedianya juga dipengaruhi musim. Contoh air akan melimpah ketika musim penghujan, tetapi akan berkurang ketika musim kemarau.
  •  Masalah yang menyangkut kebijaksanaan pengelolaan sumber daya alam, energi, dan lingkungan hidup.
  •  Langkanya sumber daya manusia, keterampilan, dan sumber daya penunjang.
  •  Masih memerlukan suku cadang impor sehingga memboroskan biaya produksi.
  • Kurangnya peran serta lembaga-lembaga dalam pengembangan teknologi tepat guna.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Energi Alternatif: Pengertian, Ciri, Jenis, Manfaat, Dampak, Kelebihan dan Kekurangan
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya