Ekonomi Kreatif

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Ekonomi Kreatif? Mungkin anda pernah mendengar kata Ekonomi Kreatif? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian menurut para ahli, ciri, macam, manfaat, ruang lingkup dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Ekonomi Kreatif: Pengertian, Ciri, Macam Serta Manfaatnya

Pengertian Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif adalah suatu gagasan atau ide di era ekonomi baru yang mengoptimalkan informasi dan inspirasi dengan menyandarkan gagasan dan keahlian dari sumber daya manusia berupa aspek produksi yang pokok. Gagasan atau ide tersebut umumnya akan ditopang dengan kehadiran industri kreatif yang sebagai pelaksanaannya.


Pengertian Ekonomi Kreatif Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian ekonomi kreatife menurut para ahli yaitu:

1. Menurut John Howkins

Menjelaskan ekonomi kreatif sebagai “kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menghasilkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang.


2. Menurut Paul Romer (1993)

Adalah barang ekonomi yang sangat penting, lebih penting dari objek yang ditekankan di kebanyakan model-model ekonomi.


3. Menurut suryana (2013)

Ekonomi kreatif pada hakikatnya adalah kegiatan ekonomi yang mengutamakan pada kreativitas berpikir untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda yang memiliki nilai dan bersifat komersial.


Ciri Ciri Ekonomi Kreatif

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri ekonomi kreatif, yakni sebagai berikut:

  1. Mempunyai faktor pokok berbentuk inspirasi, kemampuan dan bakat yang daya mengembangkan ketenteraman melewati promosi kreasi intelektual.
  2. Terdiri atas persedian produk kreatif langsung pada konsumen dan penyokong pembuat nilai kreatif pada bagian lain yang secara tidak langsung berkaitan dengan konsumen.
  3. Daur hidup singkat, keuntungan tinggi, keragaman tinggi, rivalitas tinggi dan mudah diteladani.
  4. Mendasar pada konsep.
  5. Peningkatan tidak terbatas dalam beragam macam bidang usaha.
  6. Gagasan atau ide yang diciptakan berbentuk relatif.
Baca Lainnya :  √Analisis SWOT: Pengertian, Manfaat dan Perusahaan Membutuhkan

Macam-Macam Ekonomi Kreatif

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam ekonomi kreatif, yakni sebagai berikut:

  • Periklanan

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan jasa periklanan (hubungan satu arah dengan memakai standar tertentu), seperti proses produksi, produksi dan penyalur dari iklan yang diperoleh.


  • Arsitektur

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan jasa desain bangunan, perancangan biaya, kontruksi, pemeliharaan bangunan warisan, pengontrolan konstruksi baik secara lengkap dari level makro hingga dengan level mikro.


  • Pasar Barang Seni

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan perdagangan barang-barang asli, unik dan eksentrik serta mempunyai nilai estetika seni yang tinggi melewati lelang, galeri, toko, pasar swalayan dan internet.


  • Kerajinan

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan karya, produksi dan penyalur produk yang dibuat dan diperoleh oleh tenaga pengrajin yang bersumber dari desain awal hingga dengan proses penuntasan produknya.


  • Desain

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan karya desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, dialog ciri-ciri perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi bungkusan dan jasa pembungkusan.


  • Fashion

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan karya desain pakaian, desain alas kaki dan desain aksesoris mode lainnya, pembuatan pakaian pola dan aksesorisnya, dialog pertengahan produk fashion serta penyalur produk fashion.


  • Musik

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan karya pameran, reproduksi dan penyalur dari rekaman suara ataupun lagu.


  • Seni Pertunjukan

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan usaha peningkatan konten dan pembuatan pameran, misalnya pameran teater opera.


  • Layanan Komputer dan Perangkat Lunak

Aktivitas kreatif yang berhubungan dengan peningkatan teknologi informasi termasuk jasa fasilitas komputer, pengolahan data, peningkatan database, peningkatan perangkat lunak, penggabungan sistem, desain dan analisis sistem.


Manfaat Ekonomi Kreatif

Berikut ini terdapat beberapa manfaat ekonomi kreatif, yakni sebagai berikut:

  1. Datangnya bisnis startup
  2. Akselerasi pembaharuan
  3. Bisnis menjadi lebih bersaing
  4. Membuat manusia yang inovatif
  5. Mengembangkan nilai produk
  6. Membuka lapangan kerja
  7. Peningkatan ekonomi

Ruang Lingkup Ekonomi Kreatif

Hingga saat ini, Indonesia adalah satu-satunya Negara di dunia yang memiliki institusi
Pemerintahan di tingkat pusat dengan nomenklatur ekonomi kreatif, yakni kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Dasar hukum ekonomi kreatif adalah instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan ekonomi kreatif. Saat ini, ekonomi kreatif dibagi dalam 15 sub-sektor, yaitu:

  • Periklanan
  • Arsitektur
  • Pasar barang seni
  • Kerajinan
  • Desain
  • Mode/fashion
  • Film, video, dan fotografi
  • Permainan interaktif
  • Music
  • Seni pertunjukan
  • Penerbitan dan percetakan
  • Layanan komputer dan peranti lunak
  • Televisi dan radio
  • Penelitian dan pengembangan
  • Kuliner

Contoh Ekonomi Kreatif

Berikut ini adalah beberapa contoh dari ekonomi kreatif yaitu:

1. Musik

Musik menjadi salah satu industri hibran yang menggiurkan di tanah air. Walaupun masih marak pembajakan tetapi para artis yang bergerak di dunia musik memperoleh pendapatan darisumber yang lain yaitu pertunjukan di televis maupun konser tour di seluruh wilayah indonesia. Produk dari ekonomi kreatif di bidang musik adalah adanya berbagai jenis musik yang berkembang di kalangan musisi Indonesia seperti Keroncong, Campursari, Dangdut.Pop, Rock, Reggae, dan juga Music tekno.

Baca Lainnya :  Surat Pesanan

2. Arsitektur

Industri ini memang tidak begitu terkenal tetapi sejarah memcatat bahwa dari seorang arsitek kang Ridwan Kamil bisa menjadi Gubernur Jawa Barat. Industri arsitektur terus berkembang dengan rancangan yang inovatif. Contohnya adalah bentuk gedung gedung yang berkonsep tidak biasa atau nyeneh. Untuk di Indonesia sendiri masih belum begitu terasa gaungnya. Namun di luar negeri anda bisa mencari contoh gedung gedung yang wah dan tidak biasa mulai dari gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa sampai dengan gedung yang unik seperti Sydney opera house.


3. Kesenian

Kesenian tradisional maupun modern yang di kemas secara apik dapat menjadi daya tarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Bali untuk menikmati indahnya tari kecak dan tari bali lainnya.Itu adalah contoh ekonomi kreatif di Bali yang berkembang dengan pesat selain objek wisata alam. Di Jawa juga ada desa tari. Anda ingatkan Iklan Obat sakit kepala. Namanya desa Tanon Ngrawan yang mengembangkan seni tari tradisional untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Desa tanon perlu di jadikan contoh desa desa lainnya karena telah sukses mengembangkan ekonomi kreatif desa dengan memanfaatkan seni budaya. Contoh produk ekonomi kreatif kesenian di antaranya tari Lengger, Tari Serimpi, Tari Kecak, Tari jaepong dan ribuan tari lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia dari ujung sumatra sampai Papua.


4. Kerajinan

Kerajinan tangan yang di kemas secara profesional akan dapat mendatangkan devisa bagi negara.hal ini tidak terbatas pada kerajinan kayu saja tetapi mencakup semua jenis kerajinan tangan baik yang berbahan baku logam maupun tumbuhan. Contohnya adalah kerajinan kayu jati,Rotan dan pandan produk kerajinan yang di hasilkan contohnya Patung, Ukiran kaligrafi, Perkakas rumah tangga, Meja dan Kursi, Vas bunga, Topi jerami, Tas dari Daun pandan maupun Enceng Gondok.


5. Permainan interaktif

Permainan interaktif yang memancing minat anak anak untuk mengeksplorasi keindahan alam. Seperti Gasing, Gobag sodor, Main Egrang, Lompat Tali.

Baca Lainnya :  Sedimentasi adalah

6. Fashion

Indonesia berpeluang untuk menjadi pusat fashion busana muslim dunia.Hal ini di dukung oleh jumlah umat muslim Indonesia terbesar di dunia.Ekonomi kreatif ini telah menelurkan perancang perancang busana muslim muda Indonesia Seperti Dian Pelangi dan Zaskia Sungkar. Tentu saja bukan hanya busana muslim. Namun juga busana konvensional lainnya. Untuk busana biasa Indonesia tentu akan ketinggalan dengan Milan di Italia dan Paris di Prancis. jangan lupakan juga New York. Jika mau di kembangkan tentu Busana muslin Indonesia bisa mendunia. Dan menjadi kiblat muslim fashion.


7. Film,Fideo,Fotografi

Tidak di pungkiri film merupakan aset yang bisa di jadikan daya tarik dan duta sebuah negara.Dulu mungkin kita kurang mengenal budaya korea.Tetapi seiring dengan bumingnya budaya korea mulai dari drama maupun musik maka dari seluruh penjuru dunia orang orang berdatangan ke negeri ginseng tersebut.


8. Software dan komputer

Produk digital sekarang memegang peranan penting dalam dunia perkonomian. Mulai dari Game Online, Aplikasi transportasi seperti Gojek dan Uber. Aplikasi keuangan dan juga toko online.


9. Penyiaran

Berita yang di kemas dengan baik dan terpercaya juga akan mendatangkan berbagai keuntungan dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.


10. Penerbitan dan percetakan

Banyak novel maupun buku yang menjadi best seller mampu mengangkat industri percetakan dan sastra di negeri tersebut. contoh produknya adalah Novel seperti laskar Pelangi dan Ayat ayat cinta. Jangan di lupakan surat kabar dan majalah serta buku buku Ilmu pengetahuan juga penting.


11. Riset dan pengembangan

Kita Bisa melihat contoh ekonomi kreatif di bidang riset dan pengembangan di amerika yaitu Silicon valley. Tempat star Up dan perusahaan raksasa di kembangkan. Kalau di Indonesia mungkin Lapan dan juga ITB.


12. Pertunjukan

Seni Pertunjukan ini bisa pertunjukan musik, teaer dan Pertunjukan tradisionaal seperti Wayang kulit, Ludruk, Ketoprak dan Lenong betawi.


13. Kuliner

Setiap negara maupun daerah mempunyai jenis kuliner yang beraneka ragam dan dapat menarik para wisatawan.Untuk kuliner Indonesia banyak sekali yang telah mendunia contoh produk ekonomi kreatif kulinaer  adalah Nasi Goreng, Rendang, Sate dan Gudeg.


Demikian Penjelasan Materi Tentang Ekonomi Kreatif: Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Macam, Manfaat, Ruang Lingkup dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.