Contoh Prosa

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Prosa?Mungkin anda pernah mendengar kata Prosa ? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, ciri, karakteristik, unsur, jenis, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Contoh Prosa

 

Pengertian Prosa

Prosa merupakan suatu karya sastra yang berupa sebuah tulisan bebas yang tidak terikat dengan berbagai aturan  dalam menulis seperti rima, diksi, irama, dan lain sebagainya. Meskipun terkadang terdapat kata kiasan di dalamnya, hal tersebut hanya berfungsi sebagai memperindah tulisan dalam prosa tersebut.


Ciri-Ciri Prosa

Berikut adalah ciri-ciri prosa antara lain sebagai berikut:


Ciri prosa lama

  • Bersifat tradisional Prosa lama bersifat tradisional, kalimat-kalimat dan ungkapan-ungkapan yang sama terdapat dalam cerita-cerita yang berlainan, bahkan di dalam satu cerita juga sering diulang.
  • Tidak mengindahkan sejarah atau perhitungan tahun Sejarah menurut pengertian lama adalah karangan tentang asal usul raja dan kaum bangsawan dan kejadian-kejadian yang penting, tanpa memperhatikan perurutan waktu dan kejadian-kejadiannya (tidak kronologis) sehingga alur cerita sulit dipahami.
  • Di pengaruhi oleh sastra hindu atau arab.
  • Ceritanya anonim “tanpa nama”Milik bersama.
  • Bersifat statis, sesuai dengan kondisi masyarakat waktu itu.
  • Berbentuk hikayat, tambo, dongeng”pembaca di bawa ke alam imajinasi
  • Ceritanya mengenai raja-raja dengan istananya, pemerintahannya, orang bawahannya, dan lain-lain. Tidak pernah menceritakan orang pada umumnya, bila ada, yang diceritakan adalah orang yang luar biasa.
  • Biasanya tokoh yang diceritakan diperankan oleh manusia, hewan dan tumbuhan
  • Amanat/isi/pesan Mite, legenda, pendidikan, pelipur lara dan kepahlawanan

Ciri prosa baru

  • Tertulis
  • Diketahui siapa pengarangnya karena dinyatakan dengan jelas.
  • Tertulis. Prosa baru bersifat tertulis yang disampaikan dalam bentuk tulisan.
  • Bersifat modern/ tidak tradisional. Unsur-unsur dalam prosa mengenai hal-hal yang terjadi pada masa sekarang (modern).
  • Masyarakat sentris”cerita diambil dan kehidupan masyarakat sekitar”.
  • Memperhatikan urutan peristiwa Dalam menggambarkan suatu keadaan disesuaikan dengan urutan kejadian sehingga alur yang digunakan dapat mudah dipahami.
  • Tokoh yang digunakan umumnya manusia.
  • Di pengaruhi  pengarangnya
  • Bahasa tidak bersifat klise dan dipengaruhi oleh kesusastraan Barat.
  • Bentuknya roman ,cerpen ,drama dll

Karakteristik Prosa

Berikut adalah Karakteristik prosa antara lain sebagai berikut:


1. Bentuknya Bebas

Pada Umumnya bentuk prosa tidak terikat oleh baris, bait, suku kata, dan irama. pada umumnya bentuk prosa adalah sebuah rangkaian kalimat yang membentuk suatu paragraf, misalnya dongeng, hikayat, dan lain sebagainya. Prosa juga bisa disajikan dalam bentuk tulisan maupun secara lisan.


2. Memiliki Tema

Umumnya setiap prosa juga pasti memiliki tema yang menjadi dasar dalam sebuah cerita dan merupakan pokok pembahasan di dalamnya.

Baca Lainnya :  Surat Niaga

3. Mengalami Perkembangan

Prosa juga dapat mengalami suatu perkembangan karena dipengaruhi oleh perubahan yang ada di masyarakat.


4. Terdapat Urutan Peristiwa

Pada umumnya di dalam prosa juga terdapat alur sebuah cerita yang menjelaskan urutan peristiwa. Alur peristiwa tersebut ada yang berbentuk alur maju, mundur atau campuran.


5. Terdapat Tokoh di Dalamnya

Seperti halnya karya sastra lain, di dalam prosa tersebut juga terdapat tokoh, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan.


6. Memiliki Latar

Biasnya di dalam prosa tersebut juga terdapat latar pada masing-masing kejadian, baik itu latar tempat, waktu, maupun suasana.


7. Terdapat Amanat

Di dalam prosa juga banyak terkandung amanat dan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca atau pendengarnya sehingga dapat mempengaruhi mereka.


8. Pengaruh Bahasa Asing

Pada prosa juga dapat dipengaruhi oleh bahasa asing, misalnya bahasa Jepang, atau bisa juga tidak terpengaruh.


9. Nama Pengarang

Seperti halnya setiap prosa pasti ada yang mengarangnya. Akan tetapi, nama pengarangnya juga ada tidak selalu dipublikasikan.


Unsur Intrinsik Prosa

Adapun dibawah ini merupakan bagian dari unsur instrinsik prosa antara lain yaitu:


1. Alur

Alur atau yang biasa disebut plot merupakan suatu kronologi ataupun urutan peristiwa dalam sebuah cerita. Plot yang satu tentunya terjalin dengan alur yang lain sehingga membentuk cerita utuh. Alur cerita umumnya memiliki urutan: eksposisi (perkenalan tokoh dan informasi-informasi penting)àkomplikasi (pemaparan masalah dan konflik yang ada)àklimaks (puncak permasalahan sebuah cerita)àresolusi (penyelesaian masalah dan amanat). Berdasarkan urutan menyusun alur, ada alur maju (cerita terus berlangsung dari awal hingga akhir tanpa kilas balik, alur mundur (cerita diawali dari kilas balik masa lampau), dan alur campuran (cerita memiliki alur maju dan mundur di saat bersamaan). Dan berdasarkan kuantitasnya, alur dibagi menjadi alur tunggal (alur hanya memiliki satu tema cerita) dan alur ganda (alur yang memiliki lebih dari satu jalan cerita, seperti pada novel).


2. Tema

Tema atau suatu ide pokok dalam persoalan yang ada dalam sebuah cerita. Untuk prosa panjang yang berbentuk novel memiliki tema utama yang luas dengan beberapa tema-tema kecil yang mengiringinya. Namun untuk prosa pendek seperti cerpen maka tema hanya ada satu.


3. Latar

Latar dalam prosa merupakan suatu bagian yang menggambarkan lokasi, waktu, dan suasana yang ada dalam sebuah cerita.


4. Sudut pandang

Sudut Pandang (point of view ) merupakan kedudukan atau status pengarang dalam bercerita. Pengarang memiliki empat macam sudut pandang seperti sudut pandang orang pertama yang bercirikan menggunakan bahasa aku, sudut pandang orang pertama yang berlaku sebagai tokoh sampingan, sudut pandang orang ketiga yang tahu segalanya dan menceritakan yang terjadi, dan bisa juga menggunakan campuran ketiganya.


5. Amanat

Amanat merupakan pesan sekaligus  juga moral yang ingin di sampaikan oleh pengarang kepada pembaca ada di dalam amanat. Dan amanat memiliki dua macam yaitu amanat eksplisit yang secara terang-terangan ditulis pengarang di ceritanya, dan amanat implisit yang tidak tertulis namun bisa disimpulkan setelah membaca keseluruhan cerita.

Baca Lainnya :  Tritura: Latar Belakang, Isi, Tujuan, Tokoh dan Aksi

6. Gaya Bahasa

Gaya Bahasa merupakan alat yang digunakan oleh pengarang untuk menyampaikan idenya. Pengarang kadangkala memilih gaya bahasa gaul untuk cerita remaja, dan gaya bahasa dewasa yang lebih rumit dan menggunakan majas.


7. Tokoh dan Penokohan

Tokoh /penokohan merupakan suatu pemeran dalam cerita. Sedangkan penokohan adalah cara menentukan watak. Ada tiga tokoh dalam prosa. Tokoh protagonis (tokoh utama), tokoh antagonis (tokoh yang menentang tokoh utama), dan tokoh tritagonis (tokoh pendukung). Penokohan dapat dilakukan dengan menyebutkan langsung di dalam cerita (analitik), maupun tidak langsung (dramatik).


Jenis-Jenis Prosa

Secara umum jenis Prosa dibagi menjadi 2 Bagian, yaitu Prosa Lama & Prosa Baru. Berikut penjelasanya:


Prosa Baru

Prosa Baru merupakan jenis Prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apapun setelah menerima Literatur atau pengaruh Budaya Barat. Berikut adalah jenis-jenis yang termasuk dalam prosa baru yakni:


1. Roman

Roman merupakan sebuah bentuk prosa yang mengkisahkan suatu pelaku utama yang suka dukanya dalam kehidupan. Bentuk Prosa ini mengkisahkan tentang kehidupan pelaku utamanya dari awal kehidupannya hingga saat akhir  hidupnya.

Contohnya ialah ; Layar Terkembang oleh Sultan Takdir Ali Syahbana.


2. Novel

Novel merupakan sebuah bentuk prosa yang menggambarkan sebagian kehidupan peran utamanya hanya yang terpenting, paling menarik, & yang mengandung sebuah konflik.

Contoh; Novel Dear Nathan, Paris my sweet dan lain sebagainya


3. Cerpen

Cerpen merupakan jenis prosa yang mengkisahkan sebagian kecil kehidupan tokoh-tokohnya hanya yang terpenting & paling menarik.

Contohnya ialah ; Bidadari Meniti Pelangi , oleh S. Prasetyo Utomo


4. Riwayat

Riwayat atau Biografi merupakan jenis prosa yang berisikan tentang pengalaman hidup sang pengarang sendiri (autobiografi) atau pengalaman hidup orang lain, dari kecil sampai dewasa atau sampai meninggal dunia.


5. Kritik

Kritik merupakan jenis prosa yang menguraikan suatu pendapat bagus atau buruknya pada suatu karya, dan memberikan suatu alasan tentang isi & bentuk dengan kriteria yang bersifat objektif & menghakimi.


6. Resensi

Resensi merupakan sebuah bentuk prosa tentang pembicaraan, pertimbangan atau ulasan pada suatu karya sastra.


7. Esai

Esai merupakan sebuah bentuk prosa yang sebagai suatu ulasan atau kupasan pada masalah secara sepintas berdasarkan pandangan pribadi pengarang.


Prosa Lama

Prosa Lama merupakan Prosa yang masih murni menggunakan Bahasa Indonesia yang belum dipengaruhi Budaya Barat. Karya Sastra prosa lama ini awal mulanya hanya disampaikan secara lisan, karena pada saat itu masyarakat belum mengetahui tulisan.Tetapi setelah Agama & Kebudayaan Islam telah masuk di Indonesia, saat itulah masyarakat mulai mengenal tulisan. Berikut ini adalah bentuk-bentuk prosa lama :


1. Hikayat

Hikayat merupakan jenis prosa yang menceritakan suatu kejadian yang tidak masuk akal & menggambarkan tentang kehidupan Para Raja, Ratu, Pangeran, Putri, Para Dewa & Dewi yang mempunyai sebuah kekuatan gaib yang luar biasa.


2. Sejarah

Sejarah (Tambo) merupakan jenis prosa yang menceritakan tentang suatu peristiwa atau kejadian yang nyata dan telah terjadi pada zaman dahulu. Selain menceritakan suatu peristiwa sejarah, dan dapat menceritakan silsilah pada seorang Raja.

Baca Lainnya :  Hujan Asam

3. Kisah

Kisah merupakan jenis prosa yang menggambarkan suatu Kisah Perjalanan atau Pelayaran Seseorang dari Satu Tempat Ke Tempat Lainnya.


4. Dongeng

Dongeng merupakan jenis prosa yang menggambarkan suatu cerita fiksi. Berikut adalah ragam dongeng antara lain yaitu :

  • Fabel merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita lama yang dimana Hewan sebagai tokohnya.dan ditujukan sebagai lambang pengajaran suatu moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang).
  • Mitos merupakan sebuah karya sastra yang menceritakan tentang kepercayaan terhadap sebuah benda atau hal lainnya yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib.
  • Legenda merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita lama tentang riwayat terjadi dan terbentuknya suatu tempat atau wilayah.
  • Sage merupakan sebuah karya satra yang menggambarkan cerita lama yang berhubungan dengan sebuah keberanian atau kesaktian & keajaiban pada seseorang.
  • Parabel merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan cerita rekaan keagamaan atau sikap moral dan melibatkan ibarat atau perbandingan.
  • Dongeng Jenaka merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan tentang tingkah laku seseorang yang malas, rajin, bodoh atau cerdik, dan diceritakan secara humor.
  • Cerita Berbingkai merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan suatu cerita yang didalamnya mempunyai cerita lagi lalu dibicarakan oleh tokoh-tokoh yang ada didalam cerita tersebut.

Contoh Prosa

Berikut adalah contoh prosa yakni:


Contoh Prosa Tentang Keindahan

Sekali lagi Tuhan menunjukkan keindahan yang ada pada dirimu,

Keindahan yang membuat perasaanku semakin dalam,

Keindahan yang membuat cintaku semakin besar,

Keindahan yang juga menumbuhkan rasa takut yang begitu besar.

Takut jika keindahan itu membuat hatiku semakin tak terkendali.

Takut jika keindahan itu membuat cintaku kepadamu melebihi cintaku kepada Tuhanku.

Sempurna dalam dirimu

Menyadarkan bahwa memang kamu pantas untuk dicintai,

Dan aku terlalu lancang menjadi salah satu orang yang mencintaimu.

Tetapi tolong biarkan aku tetap dengan cinta ini,

Biarkan aku berusaha dengan caraku.

Berusaha untuk juga menjadi pantas mencintaimu,

Berusaha untuk mendapatkan restu dari-Nya.


Contoh Prosa Tentang Hari Ulang Tahun

22 tahun yang lalu,

tangis seorang bayi mungil menyunggingkan senyum semua orang di sekelilingnya

22 tahun yang lalu,

tidak ada yang tahu akan menjadi seperti apa bayi itu nanti,

bayi itu telah tumbuh menjadi sosok yang mungkin dikagumi banyak orang

Yang jelas, di mata seseorang

dia adalah sosok yang luar biasa

luar biasa hebat, luar biasa cerdas, luar biasa jahil, dan tentunya luar biasa menyebalkan.

Tuhan.. Terimakasih telah Kau hadirkan sosok itu di dunia ini

Untuk seorang ibu disana yg telah melahirkan sosok itu

terimakasih, telah melahirkannya di dunia ini..

Walaupun entah dia terlahir untuk siapa

tetapi, bagi seseorang, untuk siapapun dia terlahir ,jika bukan untuknya,

dia tetap bersyukur karena pernah mengenalnya

Selamat Ulang Tahun.. Semoga kebaikan selalu beserta mu..


Demikian Penjelasan Materi Tentang Contoh Prosa: Pengertian, Ciri, Karakteristik, Unsur, Jenis, Contoh

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya