Bipolar adalah

Diposting pada

Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Bipolar? Mungkin anda pernah mendengar kata  Bipolar? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, Ciri, Penyebab, Upaya Pengobatan, Penanganan. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Bipolar

Pengertian Bipolar

Bipolar merupakan suatu gangguan mental yang dialami oleh seseorang yang menyebabkan terjadinya perubahan emosi secara ekstrem tanpa pola atau waktu yang pasti. kadang merasa sangat bahagia (mania) dan kadang merasa sangat sedih (depresi). Namun diantara kedua periode emosi tersebut penderita berada dalam kondisi yang normal seperti orang pada umumnya.Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub (bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) yang ekstrim.Saat berada dalam kondisi sedih maka penderita bipolar akan merasa sangat tertekan, kehilangan harapan, dan kehilangan keinginan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Namun sebaliknya ketika merasa senang maka penderita akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah.


Ciri-Ciri Bipolar

  • Mudah merasa sedih, tapi juga merasa sangat tertekan dan hilang harapan.
  • Terjadinya perubahan mood terjadi secara tiba-tiba dan tanpa sebab
  • Waktu tidur tidak teratur atau perubahan berat badan dan nafsu makan.
  • Mudah merasa sangat bahagia, namun juga diiringi dengan energi yang melonjak dan rasa percaya diri yang tinggi.
  • Sering berpikir untuk bunuh diri
  • Terus-terusan merasa diri bersalah, tidak berguna, atau tidak layak.
  • Merasa agresif dan konfrontasional.
  • Kesulitan tidur dalam beberapa hari.
Baca Lainnya :  √Cybercrime: Pengertian, Ciri, Macam-Macam Serta Contohnya Lengkap

 


Penyebab Gangguan Bipolar

Berikut ini adalah faktor penyebab orang mengalami bipolar antara lain sebagai berikut:

  1. Stres tinggi; pada periode stres yang tinggi ada kecenderungan seseorang tidak dapat menggunakan otak atau logikanya dengan baik. Pada periode ini, banyak orang melakukan hal-hal yang tidak baik bagi kesehatannya sebagai pelarian, misalnya minum minuman beralkohol dan memakai obat-obatan terlarang.
  2. Anggota Keluarga dengan gangguan mental; jika seseorang memiliki anggota keluarga yang menderita bipolar disorder maupun gangguan kondisi mental lainnya maka kemungkinan besar orang tersebut juga bisa terserang.
  3. Kesedihan mendalam; risiko seseorang terkena bipolar juga bisa disebabkan karena sedang mengalami kesedihan yang sangat mendalam karena kematian seseorang yang disayangi, atau sedang merasa sangat kehilangan.
  4. Kondisi Otak; otak dapat mengalami berbagai perubahan fisik yang dapat mempengaruhi tingkat bahan kimia otak yang ada di dalamnya. Cairan-cairan kimia (Norepinephrin, dopamin, dan serotonin) pada otak penderita bipolar berada dalam kondisi yang tidak seimbang sehingga membuat kondisi emosi seseorang tidak stabil.
  5. Faktor Genetik; bila salah satu orang tua mengidap gangguan bipolar maka risiko mewariskannya kepada anaknya sebesar 15% – 30%. Namun, bila kedua orang tua mengidap bipolar disorder maka risiko mewariskan kepada anaknya meningkat menjadi 50% – 75%.
  6. Pengaruh Lingkungan; penyebab juga bisa dikarenakan pengaruh lingkungan penderita. Misalnya karena lingkungan kerja yang mengakibatkan perasaan stres, atau stres karena peristiwa di masa lalu, rendahnya rasa kepercayaan diri, serta mengalami suatu kehilangan yang sangat tragis.
  7. Kecanduan Minuman Alkohol;biasanya orang bipolar yang merasa banyak masalah dan tidak tenang dia akan cendrung melampiaskanya dengan minum alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang untuk menenangkan dirinya.
Baca Lainnya :  √Syair : Pengertian, Ciri, Jenis Beserta Contohnya

Upaya Pengobatan


1. Terapi Obat

Pasien dianjurkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.Dokter dapat menganjurkan resep obat untuk menstabilkan mood pengidap bipolar. Obat tersebut dapat membantu mengurangi gejala yang dialami.Obat-obatan yang diberikan biasanya tediri dari antidepresan, penstabil mood, antipsikotik, dan obat anti stres.

Pengidap bipolar mungkin diharuskan untuk mengonsumsi obat yang diresepkan dalam jangka waktu yang lama untuk mencegah suatu episode depresi yang dapat menyebabkan bunuh diri.


2 Konsultasi

Pengidap bipolar mungkin akan perlu melakukan konsultasi atau konseling untuk membicarakan kondisinya dan bagaimana cara melewati episode emosi yang dialaminya. Bisa dengan cara mendatangi komunitas yang biasa menjadi tempat konsultasi para pengidap bipolar.


3. Perawatan di Rumah Sakit

Ada baiknya jika pengidap bipolar sudah pada fase yang parah, biasanya diharuskan untuk dirawat di rumah sakit untuk pengawasan berkala. Perawatan tersebut khususnya terjadi apabila pengidap mengalami tanda-tandan ingin melakukan bunuh diri. Pada level ini, pengidap bisa saja melukai dirinya dan orang-orang di sekitarnya.Tapi, yang harus diingat adalah tidak semua situasi dan kondisinya sama, jadi lebih baik untuk selalu diskusikan setiap keluhan yang dirasakan kepada psikiater.


4. Psikoterapi

Terdapat beberapa metode psikoterapi yang dapat digunakan dalam meredakan gejala gangguan bipolar. Untuk menentukan metode yang tepat, pasien dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.


Upaya Penanganan Membantu Seseorang Dengan Gangguan Bipolar

  • Berikan dukung pengobatan mereka( suport mereka untuk sembuh)
  • Berikan mereka kesempatan untuk menyendiri dan menenangkan dirinya
  • Sesering mungkin untuk anda mengajak mereka untuk melakukan aktivitas bersama
  • Tanyakan kepada mereka apakan mereka membutuhkan bantuan kita atau tidak
  • Dukung mereka untuk menjalani gaya hidup sehat
  • Katakan bahwa Anda siap kapanpun mereka butuh bicara
Baca Lainnya :  Prinsip Ekonomi

Demikian Penjelasan Materi Tentang Bipolar: Pengertian, Ciri, Penyebab, Upaya Pengobatan, Penanganan

Semoga Materinya Bermanfaat Bagi semuanya.