Biaya Peluang

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Biaya Peluang? Mungkin anda pernah mendengar kata Biaya Peluang? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, ciri, cara menghitung dan contohnya. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Biaya Peluang: Pengertian, Ciri, Cara Menghitung dan Contohnya

Pengertian Biaya Peluang

Biaya peluang (Opportunity Cost) ialah tarif yang diterbitkan apabila mempunyai suatu aktivitas. Berbeda dengan tarif sehari-hari, tarif kesempatan yang timbul dari aktivitas yang tidak dapat dijalankan.


Pengertian Biaya Peluang Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli mengenai biaya peluang, yakni sebagai berikut:

  • Menurut Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus

Menurut pendapat dari Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus, menganjurkan apabila hasil untuk mempunyai biaya peluang diakibatkan karena mempunyai 1 keadaan di dalam dunia kesulitan yang mengakibatkan harus memberikan sesuatu yang lainnya. Sehingga biaya peluang ialah nilai barang maupun jasa yang paling bernilai yang hilang.

  • Menurut N. Gregoru Mankiw

Menurut pendapat dari N. Gregoru Mankiw, biaya peluang ialah semua sesuatu yang hendak anda korbankan supaya bisa mempertaruhkan sesuatu.

  • Menurut B. Ekelund, Jr dan Robert D. Tollison

Menurut pendapat dari B. Ekelund, Jr dan Robert D. Tollison, biaya peluang ialah biaya pemakaian sumber daya ekonomi dengan arti untuk tujuan yang spesifik yang di ukur menurut ukuran laba yang tidak jadi dihasilkan yang diakibatkan karena tidak mempunyai opsi atau pilihan tersebut disamakan dengan dagangan yang dihasilkan sebagai penggantinya yang diakibatkan karena mempunyai opsi lain.

Baca Lainnya :  √Tenaga Endogen: Pengertian, Jenis-Jenis Serta Dampaknya

Ciri Ciri Biaya Peluang

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri dari biaya peluang, yakni sebagai berikut:

  1. Anggaran biaya peluang tidak selalu berkaitan dengan uang. Dapat berbentuk waktu, kegembiraan, laba di masa depan dan lain sebagainya.
  2. Mempunyai banyak peluang pemakaian.
  3. Pengambilan hasil biaya peluang terkait pada tujuan dan kondisi seseorang.
  4. Umumnya sebagai suatu keperluan sekunder maupun tersier.

Macam-Macam Biaya Peluang

  1. Biaya peluang bagi konsumen, akan muncul saat seorang konsumen menentukan beberapa alternatif terhadap barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan. Oleh karena penghasilan dan kesempatan terbatas, maka ketika memenuhi kebutuhan setiap orang dihadapkan pada beberapa pilihan, inilah yang nantinya menjadi biaya peluang.
  2. Biaya peluang bagi produsen, merupakan manfaat atau kesempatan lain yang dikorbankan, karena memproduksi suatu jenis barang/jasa. Pengorbanan disini merujuk pada kesempatan atau keuntungan lain jika memproduksi jenis produksi lain dengan menggunakan sumber daya produksi yang ada. Misalkan disini, Arlan memutuskan untuk memproduksi sepatu dibanding menjalankan usaha restoran. Pada bagian ini, Arlan telah mengorbankan kesempatan untuk menjalankan usaha restoran.

Cara Menghitung Biaya Peluang

Berikut ini terdapat dua cara menghitung dalam biaya peluang, yakni sebagai berikut:

  • Dijumlah dari nilai peluang yang tidak diseleksi atau yang mempertaruhkan apabila terdapat 2 pilihan.
  • Dijumlah dari nilai peluang yang terbaik yang mempertaruhkan  pabila terdapat lebih dari 2 pilihan.

Contoh Biaya Peluang

Berikut ini terdapat salah satu contoh dari biaya peluang, yakni sebagai berikut:

Perusahaan mempunyai sumber daya seperti gedung. Alternatifnya ialah apakah perusahaan tersebut akan mengontraknya beberapa bagian dari gedung tersebut untuk lokasi usaha lain atapun dengan memakai gedung itu sendiri. Akan tetapi, perusahaan tersebut mempunyai untuk memakai gedung menjadi lokasi usaha dan mempertaruhkan  biaya peluang untuk memperoleh laba dari mengontraknya beberapa bagian dari gedung tersebut.

Baca Lainnya :  ISP adalah

Demikian Penjelasan Materi Tentang Biaya Peluang: Pengertian, Ciri, Cara Menghitung dan Contohnya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi dan Mahasiswa