Banjir adalah

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Banjir? Mungkin anda pernah mendengar kata Banjir? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, faktor, dampak dan upaya mengurangi. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Banjir: Pengertian, Jenis, Faktor, Dampak dan Upaya Mengurangi Banjir

Pengertian Banjir

Banjir ialah kejadian terendamnya daratan, yang umumnya kering, oleh air yang bersumber dari asal mula  air disekeliling daratan. Asal mula air tersebut yakni sungai, danau maupun laut. Kubangan yang disebabkan oleh asal mula air tersebut rupanya tidak stabil.

Banjir berlangsung karena asal mula air tersebut tidak bisa lagi membendung banyaknya air, baik air hujan, salju yang meleleh, serta air pasang sehingga air membeludak melebihi garis asal air. Air yang membeludak tersebut juga tidak bisa diresap oleh daratan di sekelilingya sehingga daratan menjadi terendam. Hujan yang sangat lebat dan dalam periode yang cukup lama ialah mengakibatkan berlangsungnya banjir yang biasanya berlangsugn di seluruh dunia.


Ciri-Ciri Banjir

Berikut adalah ciri-ciri atau tanda-tanda datangnya banjir yakni:

  • Air sungai sudah mulai pasang
  • Air selokan sudah mulai naik
  • Hujan yang sangat deras
  • Hujan yang tidak berhenti sampai beberapa hari

Jenis-Jenis Banjir

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis banjir, yakni sebagai berikut:

  • Banjir Pasang

Banjir pasang bisa berlangsung antara lain akibat angin topan, ledakan gunung berapi serta gempa bumi. Frekuensi pasang yang efek dari gempa bumi diingat dengan kata Tsunami.

  • Banjir sungai

Banjir sungai biasanya berlangsung secara periodik. Membeludaknya sungai bisa berlangsung karena akibat hujan derat ataupun melelehnya es salju di kawasan hulu maupun kutub utara dan selatan. Di Indonesia banjir sungai berlangsung pada saat masa hujan.

  • Banjir danau

Air danau bisa membeludak ke daratan di sekelilingnya antara lain karena efek badai dan angin yang sangat kencang. Sesudah badai redah, air danau masih bisa bergerak secara seketika ke satu haluan kemudian ke haluan yang lain. Banjir danau juga bisa berlangsung karena bendungan jebol akibat tidak dapat menampung air di dalamnya.

Baca Lainnya :  Menyunting Karangan adalah

Faktor Penyebab Terjadinya Banjir

Berikut ini terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya banjir, yakni sebagai berikut:

  • Penggundulan hutan di sekeliling DAS bagian hulu sungai sehingga tidak terdapat dinding lahan yang bisa membendung sirkulasi air
  • Transformasi pemakaian lahan di sekeliling DAS secara sembrono
  • Terkatupnya sirkulasi sungai, baik oleh sampah ataupun pengendapan
  • Pembentukan penghubung air ataupun proses penyingkiran air yang tidak efisien

Dampak Terjadinya Banjir

Berikut ini terdapat 2 dampak terjadinya banjir, yakni sebagai berikut:


Dampak Positif

Dampak positif dari banjir ialah:

  • Mengembangkan tanah di kawasan sekeliling sirkulasi karena banjir membawa tanah yang steril dari hulu.
  • Membuat masyarakat sadar meningkatkan kebersihan
  • Banjir membuat manusia untuk peduli kepada sesama
  • Banjir Memberikan pekerjaan Saat banjir akan banyak muncul kuli angkut / ojeg perahu dadakan, yang siap membantu anda dengan imbalan tentunya. 
  • Menyadarkan masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan akan ada akibatnya

Dampak Negatif

Terdapat beberapa dampak negatif dari terjadinya banjir, antara lain:

  • Mengalirkan tanaman dan susunan bunga tanah
  • Menghancurkan rumah dan harta benda
  • Merendam kawasan pertanian
  • Memblokir jalinan pengangkutan sehingga kawasannya menjadi terkurung
  • Cadangan air bersih menjadi minim
  • Sirkulasi dan rendaman banjir bisa menimbulkan berbagai penyakit

Akibat Banjir

Berikut adalah akibat terjadinya banjir yang dialami bagi manusia yakni:

  1. Menyebabkan kehilangan harta benda akibat terbawanya oleh banjir
  2. Menyebabkan menyebarnya berbagai bibit penyakit
  3. Menyebabkan fasilitas umum, sarana prasarana yang rusak
  4. Menyebabkan ladang, tanaman, lahan pertanian yang rusak
  5. Menyebabkan banyak korban jiwa akibat banjir bandang
  6. Menyebabkan kelangkaan air bersih karena sudah terkontaminasi banjir
  7. Menyebabkan pohon-pohon besar yang lama terendam akan mati
  8. Menyebabkan pemulihan kembali daerah bencana yang butuh waktu lama
  9. Menyebabkan Biaya untuk membangun sarana prasarana yang rusak tidak murah
  10. Menyebabkan terjadi kenaikan harga karena bahan makanan yang langka.
Baca Lainnya :  Pengertian Musyawarah

Upaya Mengurangi Akibat Terjadinya Banjir

Berikut ini terdapat beberapa upaya mengurangi akibat terjadinya banjir, yakni sebagai berikut:

  • Sekitar kawasan DAS di bagian hulu, aktivitas manusia tidak melakukan penebangan hutan sembarangan
  • Melaksanakan penghutanan di kawasan DAS bagian hulu
  • Membentuk sirkulasi air ataupun proses penyingkiran air yang efisien
  • Melakukan penggalian endapan di kawasan sungai
  • Setiap warga yang tinggal di kawasan bibir sungai, tidak boleh membuat sampah sembarangan di area sungai

Contoh Berita Banjir

Sungai Ciliwung Meluap, 2 Desa Terendam Banjir Setinggi 3 Meter

Terjadi banjir bandang disekitar sungai ciliwung, banjir tersebut diduga karena hujan yang turun sangat deras dari jam 17.00 WIB hingga pagi jam 10.00 WIB. 2 Desa terendam dan banyak keluarga yang mengungsi di kampung sebelah.

Sekitar 153 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya karena banjir. Pemerintah segera memberikan bantuan berupa tempat pengungsian air bersih, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian.

Sebelumnya juga pernah terjadi banjir di desa ini sekitar dua tahun yang lalu, tetapi banjir tahun ini lebih besar dibandingkan dengan tahun kemarin. Salah satu penyebabnya juga diduga karena kebiasaan masyarakat sekitar yang membuang sampah sembarangan di sungai ciliwung sehingga terjadi banjir ketika musim hujan datang.


Hujan deras di kawasan itu sudah mengguyur sejak Rabu (10/11) sore hingga Minggu dinihari. Guyuran hujan ini menyebabkan sungai Citarum meluap. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBA masih memantau perkembangan banjir.

Sementara di Sumatera Selatan, banjir merendam rumah warga di dua kecamatan sejak pukul 11.30 WIB. Ketinggian air di daerah tersebut bervariasi mulai 25 sentimeter hingga 70 sentimeter.

Tukimin menjelaskan, korban terdampak banjir di dua kecamatan Bayuasin dan Prajen mencapai 1,140 orang. Sebagian masyarakat di sana saat ini mengungsi ke masjid-masjid atau tempat tinggi.

Baca Lainnya :  Tokoh-Tokoh Dunia dalam Penjelajah Samudra dan Gambarnya

Demikian Penjelasan Materi Tentang Banjir: Pengertian, Ciri, Jenis, Faktor, Dampak dan Upaya Mengurangi Banjir, Contoh
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi