√Aurora: Pengertian, Jenis, Proses, Akibat Serta Fakta Aurora

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Aurora? Mungkin anda pernah mendengar kata Aurora? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, proses, akibat serta fakta. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Aurora: Pengertian, Jenis, Proses, Akibat Serta Fakta Aurora

Pengertian Aurora

Aurora ialah suatu gejala alam yang bagaikan sinaran cahaya yang bernyala-nyala pada susunan ionosfer dari sebuah planet seperti dampak adanya hubungan antara medan magnetik yang dipunyai planet tersebut dengan komponen bermuatan yang dialirkan oleh Matahari.

Jenis-Jenis Aurora

Berikut ini terdapat 2 jenis-jenis dari aurora, yakni sebagai berikut:

  • Aurora Borealis

Aurora Borealis ialah jenis aurora yang berlangsung di kawasan sebelah utara, aurora ini diberi nama menurut nama Dewi Fajar Roma kuno, yakni Aurora dan juga nama Yunani untuk angin utara, yakni Boreas. Sebab, di Eropa aurora sering tertampak berwarna merah-merahan di kawasan sebelah utara seakan-akan Matahari akan terbit dari daerah tersebut.

Aurora borealis terus sering terlihat di antara bulan September dan bulan Oktober serta Maret dan April. Aurora Berealis bisa tertampak di kawasan benua antartika dimana negara Utara Kanada, Alaska, Rusia, dan Skandinavia.

  • Aurora Australis

Aurora Australis ialah jenis gejala alam aurora di kawasan sebelah Selatan yang mempunyai bentuk-bentuk yang hampir sama dengan aurora borealis. Sesuai namanya, aurora ini selalu berlangsung di kawasan bagian selatan. Kemudian tidak heran namanya sesuai dengan negara didekat kutub selatan, yakni Australia. Namun, sewaktu-waktu aurora kelihatan di puncak gunung di kawasan yang beriklim tropis. Aurora jenis ini sudah ada di gunung tertinggi di Indonesia.

Baca Lainnya :  Kalimat Tunggal: Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Jenis dan Contoh

Proses Terjadinya Aurora

Aurora ialah cahaya yang terbentuk dari udara yang diakibatkan oleh partikel-partikel dan zat yang berbenturan dengan elektron yang mempunyai angkutan, terutama atom dan partikel yang bersumber dari dalam matahari. elektron tersebut terhempas dari matahari serta kecepatan sampai lebih dari 500 mil/detik, kemudian terhirup oleh medan magnet bumi di kawasan kutub Utara dan kutub Selatan.

Aneka warna yang dibuat oleh aurora dikarenakan oleh adanya hantaman elektron dan atom maupun zat yang berbeda. Seperti, aurora warna hijau terjadi oleh hantaman antara partikel atom dengan elektron nitrogen. Aurora warna merah terbentuk karena hantaman antara partikel atom dan elektron oksigen. Belahan yang sangat penting dari sistem aurora adalah angin matahari.

Angin matahari ialah sebuah arus atom yang berhempur dari dalam matahari. Angin matahari mendorong sebagian maupun beberapa besar listrik di atmosfer. Energi tersebut akan memperlancar atom ke atmosfer bagian atas, seterusnya akan bergesekan dengan bermacam gas. Sehingga hasilnya, aneka warna yang bergerak-gerak di langit. Proses terjadinya aurora tersebut melahirkan cahaya yang beraneka warna dan menjadi reaksi dari atom dan elektron berbeda yang menghadapi hantaman.

Akibat Terjadinya Aurora

Berikut ini terdapat beberapa akibat terjadinya aurora, yakni sebagai berikut:

  • Plasma Panas

Ilmuwan dari University of Southampton yakni Dr Robert melaksanakan observasi dalam tentang dua lobus atom di susunan magnetosfer bumi yang secara umum sering berkeadaan dingin, apabila sering suatu proses aurora yang disebut denga aurora theta kelihatan didapatkan bahwa plasma lobusnya bertemperatur panas. Selanjutnya, beliau terus menampilkan spekulasi bahwa susunan plasma panas pada aurora theta berasal dari bergabungnya plasma panas di daerah lobus lintang tinggi. Jadi khusus untuk gejala aurora yang diberi nama theta tersebut susunan plasma yang dipengaruhi dari bertemperatur panas.

  • Beraneka Warna Di Langit Malam

Salah satu kecantikan yang ditampilkan oleh aurora yang merupakan daya tarik bagi manusia yakni hasil warna yang dihasilkan oleh hantaman elektron angin matahari dengan susunan udara bumi. Dalam jumlah observasi yang telah dilakukan kesimpulan maka perbedaan hantaman antara elektron dengan jenis susunan atmosfer bumi kelihatan juga menghasilkan perbedaan warna dari aurora tersebut. Jika elektron angin matahari berbentuk partikel, kemudian berhantam dengan nitrogen sehingga warna yang dihasilkan di langit biasanya warna hijau, sementara apabila elektron berhantam dengan oksigen warna yang dihasilkan di langir biasanya warna biru ataupun bisa warna merah. Jadi semacam akibat proses aurora langit akan menjadi berwarna sesuai keunikan tabrakan elektronnya.

Baca Lainnya :  Teks Deskripsi adalah

Fakta Khas Mengenai Aurora

Berikut ini ada beberapa fakta khas yang mengenai aurora, yakni sebagai berikut:

  • Aurora tidak saja berlangsung di planet Bumi saja, namu terdapat juga berlangsungnya di Planet di Tata Surya lainnya, seperti planet Jupiter dan sebagainya.
  • Aurora bisa bergerak dari sebelah utara ke kawasan sisi lebih selatan
  • Aurora bertemperatur dingin, sehingga penampilan di langit yang benar-benar sama dengan api, aurora bagaikan api dingin
  • Aurora akan bertambah baik jika dilihat memakai kamera canggih

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Aurora: Pengertian, Jenis, Proses, Akibat Serta Fakta Aurora
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi