√Audit: Pengertian, Jenis, Tujuan, Tahapan, Serta Pelaksanaan

Diposting pada

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentan Audit? Apakah kalian pernah mendengar istrilah dari Audit? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, tujuan, tahapan, serta pelaksanaan. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Audit: Pengertian, Jenis, Tujuan, Tahapan, Serta Pelaksanaan

Pengertian Audit

Audit ialah sebuah audit yang mengevaluasi secara kristis maupun sistematis yang dilakukan pada suatu organisasi, sistem, proses maupun produk.

Menurut ASOBAC, audit merupakan salah satu proses sistematik yang mengevaluasi secara asersi tentang kejadian berbagai ekonomo yang meningkatkan sesuai objektif.

Jenis Audit

Berdasarkan pemeriksaannya, terdapat beberapa jenis audit antara lain sebagai berikut:

  • Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan ialah audit yang mengevaluasi laporan dimana laporan tersebut permintaan dari klien agar balance auditnya. Audit ini berasal dari perusahaan swasta.

  • Audit Operasional

Audit operasional ialah Bagian dari prosedur yang beroperasi untuk suatu organisasi yang meninjau efisein dan efektif para pekerjanya. Pada umumnya, audit operasional ini memberi pengarah untuk memperbaiki prosedur dalam manajemen suatu perusahaan.

  • Audit Umum

Audit umum ialah suatu jenis audit yang dilakukan oleh auditor untuk bertujuan memberikan mengenai laporan keuangan secara menyeluruh. Pemeriksaan laporan keuangan dapat dilakukan berdasarkan standar operasional akuntan yang menggunakan kode etik akuntan publik.

  • Audit Khusus

Audit khusus ialah salah satu bentuk audit dimana dilakukan terbatas oleh perusahaan untuk menginginkan audit divisi keuangan pada laporan pengeluaran perusahaan.

  • Audit Kinerja

Audit Kinerja ialah salah satu bentuk audit dilakukan pada perusahaan maupun instansi pemerintah untuk mengevaluasi ekonomis, efisien maupun efektif. Audit kinerja memiliki manfaatnya, karena suatu kegiatan dengan biaya murah diharapkan mendapatkan manfaat bagi masyarakat. Akan tetapi, dengan biaya murah maka ada kegiatan  yang dianggap kinerja kurang baik dan kurang cekatan.

Tujuan Pelaksaan Audit

Terdapat 7 pada tujuan pelaksanaan audit antara lain sebagai berikut:

  • Kelengkapan

Tujuan dari kelengkapan ialah untuk memudahkan seluruh transaksi yang telah dicatat dan dimasukkan ke dalam jurnal yang tepat.

  • Eksitensi

Tujuan dari eksitensi ialah untuk memastikan semua aset dan kewajiban sudah dilakukan pencatatan yang sesuai dengan pada waktu tertentu.

  • Penilaian

Tujuan dari penilaian ialah untuk menerapkan prinsip yang berlaku berdasarkan secara umum.

  • Klasifikasi

Tujuan dari klasifikasi ialah untuk memastikan semua transaksi harus dicatat sesuai periode tertentu dan setiap pencatatan transaksi harus dicantumkan pada jurnal berdasarkan akun tertentu.

  • Pisah Batas

Tujuan dari pisah batas ialah untuk memastikan setiap transaksi pada tanggal neraca periode yang tepat pada pencatatan, maka harus diteliti terlebih semua pencatatan tersebut agar tidak terjadi kesalahan pada akhir periode saat pencatatan.

  • Pengungkapan

Tujuan dari pengungkapan ialah untuk memastikan semua saldo yang berkaitan dengan seluruh persyaratan yang disajikan dan dijelaskan dalam laporan keuangan dan isi pencatatan laporan.

  • Ketepatan

Tujuan dari ketepatan ialah untuk memudahkan melakukan transaksi berdasarkan jumlah yang tepat.

Tahapan-Tahapan Audit

Terdapat 4 tahapan-tahapan pada audit menurut dari Arens antara lain sebagai berikut:

  1. Perencanaan dalam pendekatan sebuah audit
  2. Pengujian pengendalian dalam transaksi dan saldo
  3. Pelaksanaan prosedur analitis dalam saldo dan transaksi
  4. Penyelesaian audit secara tepat

Prosedur Pelaksanaan Audit

Secara umum, terdapat 7 prosedur pelaksanaan audit antara lain sebagai berikut:

  • Persiapan KinerjaAudit
  • Pengendalian Pengujian Manajemen
  • Pengukuran dan Pengujian Key Performance Indicator
  • Review Operasional
  • Pembuatan Kertas Kerja Audit
  • Pelaporan
  • Pemantauan Tindak Lanjut

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Audit: Pengertian, Jenis, Tujuan, Tahapan, Pelaksanaan Serta Manfaatnya
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Mahasiswa

 

Baca Lainnya :  √Suku Bunga: Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contohnya
Baca Lainnya :  √Promosi: Pengertian, Jenis, Manfaat, Tujuan dan Contoh Promosi
Baca Lainnya :  Data dan Informasi: Pengertian, Contoh Beserta Perbedaannya